Rabu, 26 April 2017 | 16.56 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Bagaimana Membedakan Vaksin Palsu dengan yang Asli?

Bagaimana Membedakan Vaksin Palsu dengan yang Asli?

Kamis, 23 Juni 2016 - 21:00 WIB

IMG-15663

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Terbongkarnya praktik pembuatan vaksin palsu menimbulkan dua gejolak. Ada yang mengapresiasi kinerja Mabes Polri yang membongkar kasus itu, namun ada keresahan yang hinggap di kalangan masyarakat awam. Lalu bagaimana membedakan vaksin palsu dengan yang aslinya?

Pada Kamis (23/06/2016) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Tengku Bahdar Johan Hamid mencoba menjawab keresahan tersebut. Johan menjelaskan, guna mencegah menyebarnya vaksin palsu, BPOM dan pabrik-pabrik vaksin antara lain Indofarma dan Sanopi sudah membentuk tim. Nantinya akan dilakukan pemeriksaan ketat membasmi vaksin palsu.

“Semua konsumen yang curiga bisa hubungi BPOM,” terangnya.

Tak hanya itu, dia juga menjelaskan produk-produk vaksin palsu dengan yang asli.

“Tadi dikasih tahu yang biofarma tutupnya abu-abu, kalau nggak abu-abu berarti palsu. Kalo yang Sanopi kemasannya lebih berkilat, kalau kemasan kacau jangan dibeli. Sanopi juga menjual produknya lewat aplikasi tidak lewat freelance atau eceran. Kalo Biofarma dari jalur-jalur resmi. Yang diamankan ini banyaknya dari jalur-jalur freelance,” tegas dia.

Dia mengimbau kepada masyarakay agar tidak membeli vaksin di tempat-tempat yang tidak resmi atau freelance.

“Jadi harus diingat jangan beli vaksin di tempat yang tidak resmi atau freelance. Dia datang satu kotak harganya murah,” tambahnya.

Johan mengimbau masyarakat agar bertanya saat diinjek vaksin.

“Hati-hati dan tanyakan pada RS cukup satu kata, ini belinya di mana? Kalau dari freelance nggak jadi saja,” tutup dia.

Pada Rabu 22 Juni 2016, Bareskrim Polri membongkar jaringan pelaku pemalsuan vaksin di Tangerang, Banten.

Direktur Tipid Eksus Bareskrim Polri, Brigjen Agung Setya mengatakan para pelaku digerebek di pabrik mereka di Pondok Aren Tangerang Selatan pada Selasa (21/06/2016). Ada lima orang yang diamankan yakni M, T, A, S, dan L.

“Pabrik pembuatan vaksin palsu ini membuat vaksin campak, polio, dan hepatitis B, tetanus, dan BCG,” jelas Agung.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:21 WIB

Polisi Ungkap Sabu 2 Kilogram Disembunyikan dalam Sendal Wanita

Lagi seorang warga Nigeria penyelundup narkoba jenis sabu dari Guangzhou, Cina sebanyak 2 kilogram berinisial DHO (40) dan Evi alias ...
Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:09 WIB

Andi Taufan Tiro Divonis 9 Tahun Penjara

Anggota Komisi V DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) RI non-aktif, Andi Taufan Tiro divonis 9 tahun penjara karena terbukti secara sah ...
Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 16:07 WIB

Saipul Jamil Ajukan Eksepsi, Ini Alasannya

Pedangdut Saipul Jamil melalui kuasa hukumnya yakni Tito Hananta Kusuma mengaku akan mengajukan eksepsi atas dakwaan yang telah dibacakan JPU ...
Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 14:58 WIB

Saipul Jamil Didakwa Tiga Pasal Alternatif

Pedangdut Saipul Jamil menjalani sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), hari ...
Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 12:01 WIB

Sidoarjo Bentuk Tim Teknis dan Siapkan Anggaran untuk Literasi

Seiring dengan akan berakhirnya Program USAID PRIORITAS khususnya di Jawa Timur, Kabupaten Sidoarjo sebagai salah satu kabupaten mitra telah menyiapkan ...
Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini
Nasional - Rabu, 26 April 2017 - 10:57 WIB

Andi Taufan Tiro Divonis Hari Ini

Sidang lanjutan perkara dugaan suap dalam proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) APBN TA 2016 atas terdakwa ...