Kamis, 25 Mei 2017 | 02.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ketagihan Gituan dengan ABG, Remaja Ini Meringkuk di Balik Jeruji

Ketagihan Gituan dengan ABG, Remaja Ini Meringkuk di Balik Jeruji

Reporter : Rakisa | Kamis, 23 Juni 2016 - 23:47 WIB

IMG-15678

ilustrasi

Karanganyer, kini.co.id – Remaja AG (18) terpaksa harus mendekam di balik jeruji, gegara melakukan perbuatan cabul terhadap anak masih di bawah umur, AW (13). Bahkan, AG yang kerap melakukan perbuatan amoral itu, sempat melarikan AW beberapa hari.

Kejadian berawal saat keduanya berkenalan, sekira akhir tahun lalu, hingga suatu saat mereka berjanji bertemu di di lokasi Car free Day (CFD) Solo, pada Minggu 27 Maret 2016.

Saat itu, AG mengajak AW mampir ke rumahnya yang sedang kosong. Berbekal bujuk rayu akah menikahi korban, AG berhasil merenggut mahkota AW.

Ketagihan, pelaku mengajak korbannya, yang warga Gentan, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah ini kabur dari rumahnya. Lagi-lagi, berbekal bujuk rayu, pada Senin 9 Mei 2016 keduanya kabur ke Pekalongan.

Di Pekalongan, pelaku membawa korban menginap di salah satu hotel di wilayah tersebut. Keduanya kembali melakukan hubungan selayaknya suami istri sebanyak tiga kali.

“Saat kabur membawa korban, pelaku kembali mengajak berhubungan intim sebanyak tiga kali. Dengan janji akan bertanggung jawab semua perbuatannya dengan menikahi korban,” papar Kapolres Karanganyer,AKBP Ade Safri Simanjuntak, di Mapolres Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (23/6/2016).

Kasus pencabulan dengan korban di bawah umur terungkap saat orangtua korban menanyakan kepada anaknya ke mana saja selama pergi dari rumah tanpa izin.

“Karena didesak terus sama orangtuanya akhirnya korban mengaku pergi bersama kekasihnya. Dan selama kabur itu korban juga bercerita dipaksa untuk melakukan persetubuhan,” lanjut Kapolres.

Mendengar pengakuan korban, orangtuanya pun tidak terima karena usia anaknya yang masih di bawah umur. Sehingga orangtua korban melaporkan perbuatan bejat warga Serengan, Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar ini.

Berdasarkan laporan orangtua korban, polisi langsung mengamankan pelaku di rumahnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (20) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, Pasal 287 ayat (1) KUHP. Selain itu, pelaku juga akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

“Pelaku juga juga dijerat dengan Pasal 287 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun,” pungkasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jenis Bom Kampung Melayu Bom Panci
Peristiwa - Kamis, 25 Mei 2017 - 02:06 WIB

Jenis Bom Kampung Melayu Bom Panci

Aparat kepolisian memastikan bom bunuh diri di Halte Busway Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) yang menewaskan 2 pelaku dan ...
Pelaku Bom Kampung Melayu 2 Orang, 3 Polisi Tewas
Peristiwa - Kamis, 25 Mei 2017 - 02:01 WIB

Pelaku Bom Kampung Melayu 2 Orang, 3 Polisi Tewas

Dua pelaku bom bunuh diri di Halte Busway Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu (24/5) dinyatakan tewas sedangkan 3 ...
Polisi Masih Olah TKP Bom Bunuh Diri
Peristiwa - Kamis, 25 Mei 2017 - 00:11 WIB

Polisi Masih Olah TKP Bom Bunuh Diri

Aparat Kepolisian saat ini masih melakukan proses olah TKP di depan Halte Bus Way, Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, lokasi ...
Gepeng dan Anak Jalanan Biasanya dari Jawa Barat
Nasional - Kamis, 25 Mei 2017 - 00:07 WIB

Gepeng dan Anak Jalanan Biasanya dari Jawa Barat

Dinas Sosial Kota Bekasi, mengungkapkan wilayahnya menjadi sasaran pengiriman gelandangan dan pengemis (gepeng) dari tiga wilayah provinsi di Indonesia menjelang ...
Aroma Sengit Tercium usai Bom Bunuh Diri
Peristiwa - Rabu, 24 Mei 2017 - 23:28 WIB

Aroma Sengit Tercium usai Bom Bunuh Diri

Aroma pascaledakan dugaan bom bunuh diri di Halte Busway Trans Jakarta Kampung Melayu, Jakarta Timur tercium jelas, Rabu (24/5) malam. ...
Polisi Luka di Halte Busway Kp Melayu
Peristiwa - Rabu, 24 Mei 2017 - 22:58 WIB

Polisi Luka di Halte Busway Kp Melayu

Sekitar pukul 21.30 WIB terdengar ledakan keras di Halte Busway Kampung Melayu, Rabu (24/5). Informasi yang dikumpulkan, tiga petugas kepolisian ...