Minggu, 25 Februari 2018 | 18.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ketagihan Gituan dengan ABG, Remaja Ini Meringkuk di Balik Jeruji

Ketagihan Gituan dengan ABG, Remaja Ini Meringkuk di Balik Jeruji

Reporter : Rakisa | Kamis, 23 Juni 2016 - 23:47 WIB

IMG-15678

ilustrasi

Karanganyer, kini.co.id – Remaja AG (18) terpaksa harus mendekam di balik jeruji, gegara melakukan perbuatan cabul terhadap anak masih di bawah umur, AW (13). Bahkan, AG yang kerap melakukan perbuatan amoral itu, sempat melarikan AW beberapa hari.

Kejadian berawal saat keduanya berkenalan, sekira akhir tahun lalu, hingga suatu saat mereka berjanji bertemu di di lokasi Car free Day (CFD) Solo, pada Minggu 27 Maret 2016.

Saat itu, AG mengajak AW mampir ke rumahnya yang sedang kosong. Berbekal bujuk rayu akah menikahi korban, AG berhasil merenggut mahkota AW.

Ketagihan, pelaku mengajak korbannya, yang warga Gentan, Baki, Sukoharjo, Jawa Tengah ini kabur dari rumahnya. Lagi-lagi, berbekal bujuk rayu, pada Senin 9 Mei 2016 keduanya kabur ke Pekalongan.

Di Pekalongan, pelaku membawa korban menginap di salah satu hotel di wilayah tersebut. Keduanya kembali melakukan hubungan selayaknya suami istri sebanyak tiga kali.

“Saat kabur membawa korban, pelaku kembali mengajak berhubungan intim sebanyak tiga kali. Dengan janji akan bertanggung jawab semua perbuatannya dengan menikahi korban,” papar Kapolres Karanganyer,AKBP Ade Safri Simanjuntak, di Mapolres Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (23/6/2016).

Kasus pencabulan dengan korban di bawah umur terungkap saat orangtua korban menanyakan kepada anaknya ke mana saja selama pergi dari rumah tanpa izin.

“Karena didesak terus sama orangtuanya akhirnya korban mengaku pergi bersama kekasihnya. Dan selama kabur itu korban juga bercerita dipaksa untuk melakukan persetubuhan,” lanjut Kapolres.

Mendengar pengakuan korban, orangtuanya pun tidak terima karena usia anaknya yang masih di bawah umur. Sehingga orangtua korban melaporkan perbuatan bejat warga Serengan, Desa Blulukan, Colomadu, Karanganyar ini.

Berdasarkan laporan orangtua korban, polisi langsung mengamankan pelaku di rumahnya.

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 Ayat (20) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak, Pasal 287 ayat (1) KUHP. Selain itu, pelaku juga akan dijerat dengan Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman selama 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

“Pelaku juga juga dijerat dengan Pasal 287 Ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 9 tahun,” pungkasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...
TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum
Pendidikan - Sabtu, 24 Februari 2018 - 12:49 WIB

TGB: Kualitas Siswa Jebolan Pesantren Tak Kalah dari Sekolah Umum

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Tuan Guru Haji (TGH) Muhammad Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) memberi semangat kepada ...