Rabu, 24 Januari 2018 | 06.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komjen Tito: Labora Sitorus tak Miliki Rekening Rp 1,2 Triliun

Komjen Tito: Labora Sitorus tak Miliki Rekening Rp 1,2 Triliun

Jumat, 24 Juni 2016 - 00:47 WIB

IMG-15682

Komjen Tito Karnavian

Jakarta, kini.co.id – Komisaris Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan, hingga saat ini, pihaknya tidak menemukan dana Rp 1,2 triliuan di rekening mantan anggota Polres Raja Ampat, Labora Sitorus.

Tito menyampaikan ini, saat menjalani fit and proper test di Komisi III DPR-RI, dimana saat kasus Labora mencuat Tito menjabat sebagai Kapolda Papua yang membawahi Polres Raja Ampat.

“Disebut Labora punya rek Rp 1,2 T, saya kaget dan antusias menangani,” kata Tito.

Dia menjelaskan, penyidik dari Polda Papua akhirnya mengusut dugaan kepemilikan rekening gendut Labora. Hasilnya tak ditemukan kepemilikan rekening yang jumlahnya mencapai Rp 1,2 triliun.

“Kami lihat, sampai (putusan) inkrah tak ada rekening Rp 1,2 triliun. Yang ada saldo Rp 10 miliar. Kami tanya mana yang Rp 1,2 triliun? Jawabnya itu akumulasi selama 5 tahun,” kata Tito.

Tito menuturkan, kasus Labora ditangani Polda Papua pada Februari 2013. Saat itu Labora diduga terlibat penimbunan bahan bakar minyak (BBM) ilegal.

Namun hasil penyelidikan, ternyata perusahaan yang disebut milik Labora tersebut legal. Distributor BBM juga bukan atas nama Labora.

Pada April 2013, Pusat Pelaporan dan Analisa Transaksi Keuangan (PPATK) memberikan informasi tentang hubungan jual beli BBM ilegal dan aliran dana gelap ke perusahaan Labora.

Pada data PPATK disebutkan, Labora memiliki rekening ‘gendut’ yang jumlahnya mencapai Rp 1,2 triliun.

“Jadi kalau kita punya Rp 10 juta, keluarin dua juta, tarik dua juta. Diakumulasi bisa Rp 10 miliar. Yang penting adalah saldonya. Tapi sudah terlanjur yang bersangkutan (Labora) dicap pemilik rekening Rp 1,2 T,” papar Tito

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...