Kamis, 23 Maret 2017 | 09.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Istiqlal Santuni 1.000 Anak Yatim di Jumat Barokah

Istiqlal Santuni 1.000 Anak Yatim di Jumat Barokah

Jumat, 24 Juni 2016 - 18:11 WIB

IMG-15703

Jakarta, kini.co.id – Jumat ini Masjid Istiqlal Jakarta tampak berbeda. Iya, Shalat Jumat kali ini juga tampak lebih ramai ketika ada seribu anak yatim yang turut berjamaah di Jumat Barokah.

Sebagai rangkaian syiar kegiatan Ramadhan, Masjid Istiqlal memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim.

Dilansir Antara, Jumat (24/06/2016), Ketua Badan Pengurus Masjid Istiqlal Muzammil mengingatkan jamaah Jumat Istiqlal bahwa Ramadan akan memasuki fase 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Karenanya, Muzammil mengajak jamaah untuk lebih mempersiapkan diri dalam berikhtiar mencari Malam Lailatul Qadar, satu malam yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan.

“Kita semua dapat berharap mendapatkannya, tapi ada kewajiban berikhtiar. Selamat berikhtiar mudah-mudahan semuanya mendapat harapan indah itu,” terangnya.

“Dalam rangka berburu kebaikan itu, hari ini di Istiqlal diadakan santunan anak yatim. Mudah-mudahan, dengan kegiatan semacam ini, keberkahan semakin melimpah untuk kita semua,” tambahnya.

Pemberian santunan dilakukan setelah Salat Jumat dan secara simbolis diberikan oleh Muzammil Basyuni dan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar kepada perwakilan anak yatim. Mereka mendapatkan sarung dan uang senilai Rp250ribu.

Seusai penyerahan secara simbolis, para anak yatim yang sudah menerima surat undangan diatur berbaris rapi dalam sepuluh kelompok. Panitia telah menyiapkan 10 meja untuk memberikan santunan secara bergantian kepada 100 anak yatim dalam setiap mejanya.

Senyum mengembang menghiasai bibir anak-anak yang sudah tidak memiliki bapak. Mereka tampak bahagia dalam barisannya masing-masing menunggu gentian untuk menerima santunan yang diberikan oleh Masjid Istiqlal.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...