Senin, 20 November 2017 | 20.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Istiqlal Santuni 1.000 Anak Yatim di Jumat Barokah

Istiqlal Santuni 1.000 Anak Yatim di Jumat Barokah

Jumat, 24 Juni 2016 - 18:11 WIB

IMG-15703

Jakarta, kini.co.id – Jumat ini Masjid Istiqlal Jakarta tampak berbeda. Iya, Shalat Jumat kali ini juga tampak lebih ramai ketika ada seribu anak yatim yang turut berjamaah di Jumat Barokah.

Sebagai rangkaian syiar kegiatan Ramadhan, Masjid Istiqlal memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim.

Dilansir Antara, Jumat (24/06/2016), Ketua Badan Pengurus Masjid Istiqlal Muzammil mengingatkan jamaah Jumat Istiqlal bahwa Ramadan akan memasuki fase 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Karenanya, Muzammil mengajak jamaah untuk lebih mempersiapkan diri dalam berikhtiar mencari Malam Lailatul Qadar, satu malam yang nilainya lebih baik dari 1.000 bulan.

“Kita semua dapat berharap mendapatkannya, tapi ada kewajiban berikhtiar. Selamat berikhtiar mudah-mudahan semuanya mendapat harapan indah itu,” terangnya.

“Dalam rangka berburu kebaikan itu, hari ini di Istiqlal diadakan santunan anak yatim. Mudah-mudahan, dengan kegiatan semacam ini, keberkahan semakin melimpah untuk kita semua,” tambahnya.

Pemberian santunan dilakukan setelah Salat Jumat dan secara simbolis diberikan oleh Muzammil Basyuni dan Imam Besar Masjid Istiqlal KH Nasaruddin Umar kepada perwakilan anak yatim. Mereka mendapatkan sarung dan uang senilai Rp250ribu.

Seusai penyerahan secara simbolis, para anak yatim yang sudah menerima surat undangan diatur berbaris rapi dalam sepuluh kelompok. Panitia telah menyiapkan 10 meja untuk memberikan santunan secara bergantian kepada 100 anak yatim dalam setiap mejanya.

Senyum mengembang menghiasai bibir anak-anak yang sudah tidak memiliki bapak. Mereka tampak bahagia dalam barisannya masing-masing menunggu gentian untuk menerima santunan yang diberikan oleh Masjid Istiqlal.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:17 WIB

Dirut Garuda Sambangi KPK Klarifikasi Soal LHKPN

Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero), Tbk, Pahala N Mansury menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan ...
PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR
Politik - Senin, 20 November 2017 - 17:12 WIB

PAN Desak Golkar untuk Pergantian Kursi Ketua DPR

Sekretaris Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPR Yandri Susanto mendesak Partai Golkar mengganti Setya Novanto dari kursi Ketua DPR RI. ...
Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti
Hukum - Senin, 20 November 2017 - 17:00 WIB

Proses hukum terhadap pimpinan KPK tergantung bukti

Wakapolri Komisaris Jenderal Syafrudin menegaskan kelanjutan proses hukum terhadap dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas dugaan pemalsuan surat dan ...
Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus  RUU Otsus Papua
Politik - Senin, 20 November 2017 - 16:01 WIB

Nasdem minta Pemerintah tidak gantung terus RUU Otsus Papua

Anggota Badan Legislasi DPR Sulaeman L. Hamzah menyatakan gelisah dengan nasib RUU Otsus Papua.Pasalnya, hingga saat ini RUU tersebut belum ...
Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap
Politik - Senin, 20 November 2017 - 15:42 WIB

Ketua DPR Masuk Bui, MKD Segera Ambil Sikap

Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Sarifudin Sudding mengatakan, lembaganya segera mengambil sikap pacaspenahanan Ketua DPR Setya Novanto oleh KPK."Hari ini ...
Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang
Ekonomi - Senin, 20 November 2017 - 15:33 WIB

Terkait Impor Tiang Pancang, Komisi VI: Akibat Rencana Pemerintah Kurang Matang

Bambang Haryo selaku Anggota Komisi VI DPR RI, sangat menyayangkan langkah yang diambil BUMN PT Waskiya Karya untuk mengimpor tiang ...