Kamis, 19 Januari 2017 | 09.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kasus Suap Gatot, KPK Juga Garap Dekan FIB USU

Kasus Suap Gatot, KPK Juga Garap Dekan FIB USU

Jumat, 24 Juni 2016 - 19:40 WIB

IMG-15711

Medan, kini.co.id – Perkara suap dari mantan Gubsu Gatot Pujo Nugroho rupanya juga melebar hingga ke ruang akademis. Sejumlah dosen pun turut diperiksa terkait perkara yang telah menetapkan sejumlah tersangka tersebut.

Kabar pemeriksaan akademisi itu diketahui setelah Jumat (24/06/2016) penyidik KPK melakukan pemeriksaan sejumlah saksi di Mako Brimob Polda Sumut Jl Wahid Hasyim Medan.

Diketahui, dosen itu diperiksa sekaitan jabatan mereka sebagai tenaga ahli di DPRD Sumut.

Kata Plh Kabiro Humas KPK Yuyuk Andriati, akademisi itu diminta menjelaskan terkait rekomendasi apa yang diajukan para saksi dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Pemprov Sumut.

Para dosen yang ikut diperiksa di antaranya Agus Suriadi, Dosen USU yang diperiksa terkait pekerjaan Tenaga Ahli Fraksi Golkar.

Budi Agustono dari Fakultas Ilmu Budaya USU, yang juga Anggota Tim Ahli Pansus LKPJ Gubernur Sumut Tahun Anggaran 2014. Saat ini Budi Agustono menjabat sebagai Dekan FIB USU.

Kemudian Joharis Lubis, Dosen Universitas Negeri Medan, Mantan Tim Ahli Pansus LKPJ Gubernur Sumut Tahun 2014. Ahmad Feri Tanjung, Dosen Kopertis Wilayah I Medan. Kariono Dosen Fisip USU.

Saksi lain yang dipanggil adalah Sumarno (staf Fraksi Golkar DPRD Sumut), Imran Hernadi (staf Subbag Informasi Sekretariat DPRD Sumut), Erma Lestari (tenaga honorer DPRD Sumut), Isno Miyandri (PNS staf Fraksi Demokrat DPRD Sumut), Martina Marudur Sinaga (PNS staf Fraksi Gerindra DPRD Sumut), Yusrizal (mantan supir Anggota DPRD Sumut Indra Alamsyah), Tulus Natanael Pasaribu (Staf Fraksi PDI-P DPRD Sumut), dan Fahrizal Dalimunte (staf Indra Alamsyah).

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...