Sabtu, 20 Januari 2018 | 21.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Edarkan Uang Palsu, Bekas Oknum TNI Ditangkap

Edarkan Uang Palsu, Bekas Oknum TNI Ditangkap

Minggu, 26 Juni 2016 - 13:00 WIB

IMG-15753

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Setelah beberapa waktu lalu oknum TNI diduga terlibat dalam peredaran uang palsu, kini seorang oknum TNI yang sudah dipecat juga terlibat kasus serupa. Kali ini kasusnya terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/06/2016).

Informasi diperoleh, oknum TNI yang diberhentikan dengan tidak hormat (PDTH) itu bernama Akhmad Nofendy warga Medan.

Kini dia sudah diamankan petugas Polsek Medan Kota. Dia ditangkap karena kedapatan mengedarkan uang palsu pecahan Rp50 ribu.

“Dia sudah di PDTH tahun 2004 akibat desersi. Sebelumnya dia tugas di Aceh,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu.

Pelaku ditangkap Jalan Stadion Teladan, Medan. Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi ada seorang pria memiliki uang palsu dan siap untuk diedarkan.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berada di seputaran Stadion Teladan Medan, tepatnya di depan warung es kelapa muda.

“Setelah memastikan, kita langsung mengamankan pelaku dan menggeledahnya,” ujarnya.

Dari tangannya, polisi mendapatkan 86 lembar uang palsu sebanyak Rp50 ribu. Bila ditotalkan, uang palsu tersebut senilai Rp4,3 juta. Selain itu, juga turut disita satu unit telepon genggam.

Kepada polisi, pelaku mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang berinisial T. Kini, T tengah diburu polisi.

“Dia (pelaku) kenal sama T ini sejak Februari lalu dan sudah sering mengedarkan uang palsu. Hasil penjualannya itu sebagiannya untuk beli narkoba,” terang Martualesi.

Saat ini, pelaku masih diperiksa secara intensif di kantor polisi. Sementara, polisi masih mengejar jaringan pelaku lainnya terkait peredaran uang palsu ini.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...