Minggu, 19 Februari 2017 | 18.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Edarkan Uang Palsu, Bekas Oknum TNI Ditangkap

Edarkan Uang Palsu, Bekas Oknum TNI Ditangkap

Minggu, 26 Juni 2016 - 13:00 WIB

IMG-15753

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Setelah beberapa waktu lalu oknum TNI diduga terlibat dalam peredaran uang palsu, kini seorang oknum TNI yang sudah dipecat juga terlibat kasus serupa. Kali ini kasusnya terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, Minggu (26/06/2016).

Informasi diperoleh, oknum TNI yang diberhentikan dengan tidak hormat (PDTH) itu bernama Akhmad Nofendy warga Medan.

Kini dia sudah diamankan petugas Polsek Medan Kota. Dia ditangkap karena kedapatan mengedarkan uang palsu pecahan Rp50 ribu.

“Dia sudah di PDTH tahun 2004 akibat desersi. Sebelumnya dia tugas di Aceh,” kata Kanit Reskrim Polsek Medan Kota AKP Martualesi Sitepu.

Pelaku ditangkap Jalan Stadion Teladan, Medan. Sebelumnya, polisi mendapatkan informasi ada seorang pria memiliki uang palsu dan siap untuk diedarkan.

Mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan diketahui pelaku berada di seputaran Stadion Teladan Medan, tepatnya di depan warung es kelapa muda.

“Setelah memastikan, kita langsung mengamankan pelaku dan menggeledahnya,” ujarnya.

Dari tangannya, polisi mendapatkan 86 lembar uang palsu sebanyak Rp50 ribu. Bila ditotalkan, uang palsu tersebut senilai Rp4,3 juta. Selain itu, juga turut disita satu unit telepon genggam.

Kepada polisi, pelaku mengaku mendapatkan uang palsu tersebut dari seorang berinisial T. Kini, T tengah diburu polisi.

“Dia (pelaku) kenal sama T ini sejak Februari lalu dan sudah sering mengedarkan uang palsu. Hasil penjualannya itu sebagiannya untuk beli narkoba,” terang Martualesi.

Saat ini, pelaku masih diperiksa secara intensif di kantor polisi. Sementara, polisi masih mengejar jaringan pelaku lainnya terkait peredaran uang palsu ini.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...