Sabtu, 20 Januari 2018 | 09.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kasihan, Bocah Asal Tapteng Ini Derita Kelainan di Kelaminnya

Kasihan, Bocah Asal Tapteng Ini Derita Kelainan di Kelaminnya

Minggu, 26 Juni 2016 - 13:31 WIB

IMG-15757

Rut, ibu Jonatan saat memberi keterangan kepada wartawan. Foto/KedaiPena

Sibuluan, kini.co.id – Malang nian nasib Jonatan. Bocah empat tahun buah hati pasangan Abdul dan Rut Mey Hutagalung itu harus menderita kelainan di kelaminnya.

Warga Lingkungan II, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Sibuluan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara itu terlihat seperti memiliki kelamin ganda.

Sepintas, struktur kelamin yang berjenis laki-laki terlihat lebih menonjol dibandingkan jenis perempuan. Yakni,dengan keberadaan alat kelamin pria yang berbentuk telah tersunat secara alami dan keberadaan testis. Meski menurut penuturan Ibu Rut Mey, bagian testis itu terkadang hilang.

“Mau ada, mau ndak ada (Testis-red). Makanya heran,” tutur Rut Mey.

Sementara itu, bagian berbentuk jenis kelamin perempuan tidak terlalu kentara. Keberadaan klitoris diakui hanya terlihat sangat kecil. Tak hanya itu, pada bagian testis, terlihat membelah seperti membentuk labium tipis yang biasa dimiliki pada jenis kelamin perempuan.

Menurut Rut, saat difungsikan untuk membuang air kecil, kelamin jenis laki-laki itu sama sekali tak berfungsi. Air seni bocah itu keluar dari bagian sebelah pangkal.

“Dari bawah dia bang, bukan dari ujung (Penis-red) nya. Jadi kalau dia kencing (buang air seni-red), diangkatnya (batang penis-red) baru dia bisa kencing,” kata Rut.

Penuturan Rut, kelainan yang dialami Jonatan yang lahir 23 April 2012 itu, baru diketahui setelah berusia 2 tahun. Saat buah hatinya itu lahir, bidan yang menangani menyebut Jonatan berjenis kelamin laki-laki.

“Katanya waktu lahir, laki-laki bang. Baru, tahun lalu lah itu bang kami tau, setelah hari raya. Dia (Jonatan) gak kencing ada tiga hari. Pas kebetulan ada Bou (tante-red) nya, ditengoknya, di situlah kami tau,” kisah Rut.

Penuturan Rut, kelainan pada kelamin Jonatan sudah pernah ia keluhkan kepada puskesmas terdekat. Ia disarankan, menunggu hingga Jonatan berusia sekitar 12 tahun, saat pertumbuhan hormon mulai terlihat.

“Pernah bawa (puskesmas), katanya, nantilah kalau udah umur kelas VI SD lah, baru nanti ketahuan dia perempuan atau laki-laki,” kata Rut.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 22:02 WIB

Redam tensi Pilkada, Polri bentuk Satgas Nusantara

Polri menurunkan Satuan Tugas (Satgas) Nusantara untuk meredam panasnya isu-isu politik dalam Pilkada serentak 2018. Dengan menggandeng tokoh agama , ...
Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan
Peristiwa - Jumat, 19 Januari 2018 - 20:02 WIB

Proses tender rampung, impor beras mulai jalan pekan depan

Perusahaan Umum (Perum) Bulog akan mulai melakukan impor beras pada pekan depan. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menyatakan Perum ...
Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:54 WIB

Rita Widyasari sebut puluhan koleksi tasnya ada yang palsu

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari menyatakan diantara puluhan koleksi tas mewahnya itu terdapat sejumlah tas yang palsu. Hal ...
Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:42 WIB

Verifikasi parpol lama mulai 28 Januari

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman menyatakan faktor waktu dan ketersediaan anggaran menjadi kendala dalam melakukan verifikasi faktual terhadap ...
Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang
Hukum - Jumat, 19 Januari 2018 - 19:09 WIB

Rita Widyasari mengaku asetnya dari hasil tambang

Bupati Kutai Kartanegara nonaktif Rita Widyasari mengaku aset dan harta kekayaannya berasal dari usaha tambang miliknya ."Tadi penyidik bilang bahwa ...
Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir
Politik - Jumat, 19 Januari 2018 - 17:37 WIB

Ketut sebut prahara internal partai Hanura berakhir

Konflik internal di tubuh Partai Hanura antara kubu Manhattan yang dipimpin Oesman Sapta Odang alias OSO dengan kubu Ambhara ...