Rabu, 26 Juli 2017 | 13.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kasihan, Bocah Asal Tapteng Ini Derita Kelainan di Kelaminnya

Kasihan, Bocah Asal Tapteng Ini Derita Kelainan di Kelaminnya

Minggu, 26 Juni 2016 - 13:31 WIB

IMG-15757

Rut, ibu Jonatan saat memberi keterangan kepada wartawan. Foto/KedaiPena

Sibuluan, kini.co.id – Malang nian nasib Jonatan. Bocah empat tahun buah hati pasangan Abdul dan Rut Mey Hutagalung itu harus menderita kelainan di kelaminnya.

Warga Lingkungan II, Kelurahan Sibuluan Terpadu, Kecamatan Sibuluan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara itu terlihat seperti memiliki kelamin ganda.

Sepintas, struktur kelamin yang berjenis laki-laki terlihat lebih menonjol dibandingkan jenis perempuan. Yakni,dengan keberadaan alat kelamin pria yang berbentuk telah tersunat secara alami dan keberadaan testis. Meski menurut penuturan Ibu Rut Mey, bagian testis itu terkadang hilang.

“Mau ada, mau ndak ada (Testis-red). Makanya heran,” tutur Rut Mey.

Sementara itu, bagian berbentuk jenis kelamin perempuan tidak terlalu kentara. Keberadaan klitoris diakui hanya terlihat sangat kecil. Tak hanya itu, pada bagian testis, terlihat membelah seperti membentuk labium tipis yang biasa dimiliki pada jenis kelamin perempuan.

Menurut Rut, saat difungsikan untuk membuang air kecil, kelamin jenis laki-laki itu sama sekali tak berfungsi. Air seni bocah itu keluar dari bagian sebelah pangkal.

“Dari bawah dia bang, bukan dari ujung (Penis-red) nya. Jadi kalau dia kencing (buang air seni-red), diangkatnya (batang penis-red) baru dia bisa kencing,” kata Rut.

Penuturan Rut, kelainan yang dialami Jonatan yang lahir 23 April 2012 itu, baru diketahui setelah berusia 2 tahun. Saat buah hatinya itu lahir, bidan yang menangani menyebut Jonatan berjenis kelamin laki-laki.

“Katanya waktu lahir, laki-laki bang. Baru, tahun lalu lah itu bang kami tau, setelah hari raya. Dia (Jonatan) gak kencing ada tiga hari. Pas kebetulan ada Bou (tante-red) nya, ditengoknya, di situlah kami tau,” kisah Rut.

Penuturan Rut, kelainan pada kelamin Jonatan sudah pernah ia keluhkan kepada puskesmas terdekat. Ia disarankan, menunggu hingga Jonatan berusia sekitar 12 tahun, saat pertumbuhan hormon mulai terlihat.

“Pernah bawa (puskesmas), katanya, nantilah kalau udah umur kelas VI SD lah, baru nanti ketahuan dia perempuan atau laki-laki,” kata Rut.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:19 WIB

Kasus BLBI, Laksamana Sukardi Penuhi Panggilan KPK

Laksmana Sukardi, Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akhrinya datang memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk ...
Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 13:02 WIB

Idhzam Azis Resmi Jabat Kapolda Metro Jaya, Ini Alasan Tito

Pucuk pimpinan Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya resmi diganti dari Inspektur Jendral M Iriawan kepada Inspektur Jendral Idham Azis dalam ...
Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi
Peristiwa - Rabu, 26 Juli 2017 - 12:06 WIB

Aktivis: Ada Politik Saling Sandra di Tubuh Polisi

Genap 106 hari proses penyidikan yang dilakukan Polisi terkait teror penyiraman terhadap Novel Baswedan belum juga menemukan titik terang siapa ...
KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 11:59 WIB

KPK Panggil Marisi Martondang Terkait Kasus Korupsi RS Udayana

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mahkota Negara, Marisi Martondang terkait kasus tindak pidana korupsi ...
KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:30 WIB

KPK: Penetapan Tersangka Terhadap Muchtar Effendi Tidak Berdasarkan Dendam

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa penetapan tersangka terhadap Muchtar Effendi tidak berdasarkan pada dendam pribadi. Hal itu membantah tudingan ...
KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK
Hukum - Rabu, 26 Juli 2017 - 08:17 WIB

KPK Perpanjang Masa Penahanan 2 Auditor BPK

Tersangka kasus suap dalam pemberian opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas laporan keuangan Kemendes PDTT Tahun Anggaran 2016 yakni Rochmadi ...