Minggu, 23 Juli 2017 | 17.44 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pesona Sektor Pariwisata Gandeng Kenikmatan Kuliner Nusantara

Pesona Sektor Pariwisata Gandeng Kenikmatan Kuliner Nusantara

Oleh: Moch. Irfandi

Minggu, 26 Juni 2016 - 13:50 WIB

IMG-15759

Kuliner Nusantara

kini.co.id – Dunia kini mulai melirik pesona sektor pariwisata. Sektor ini dinilai telah mengalami peningkatan yang signifikan dengan melampaui perdagangan dunia dalam beberapa waktu terakhir. Pemanfaatan sektor pariwisata tidak lepas dari keindahan alam yang dimiliki oleh suatu daerah, lantas bagaimana dengan Indonesia yang memiliki pesona alam luar biasa, apakah beriringan dengan kemajuan sektor pariwisata.

Badan Pariwisata Dunia (UNWTO) yang berada di bawah Perserikatan Bangsa-bangsa menyatakan belanja pariwisata telah melampaui perdagangan dunia selama empat tahun berturut-turut. Menurut data UNWTO Mei 2016, pariwisata dunia tumbuh 4 persen pada tahun 2015 dengan nilai finansial mencapai 1,4 triliun dolar AS. Sebagai perbandingan, perdagangan dunia hanya tumbuh 2,8 persen pada tahun 2015. China, AS, dan Inggris adalah negara penyumbang turis terbanyak. Jumlah pelancong dari China terus meningkat setiap tahun sejak 2004 dengan peningkatan belanja mereka meningkat 25 persen pada tahun 2015.

Menurut Sekretaris Jenderal UNWTO Taleb Rifai seperti dilansir BBC, Pariwisata saat ini adalah kategori utama perdagangan internasional di sektor jasa. Pada tahun 2015, pariwisata menyumbang 7 persen dari total ekspor dunia, dibandingkan dengan 6 persen pada tahun sebelumnya Belanja pariwisata, termasuk di dalamnya akomodasi, makanan, hiburan, dan jasa, telah membantu menangkal penurunan ekspor.

Pariwisata telah menunjukkan kapasitas yang kuat untuk mengompensasi pendapatan ekspor yang melemah di banyak negara berkembang dan beberapa negara maju. Peningkatan pariwisata internasional bahkan terus terjadi meski ada serangan di fasilitas transportasi dan adanya peningkatan kewaspadaan maskapai penerbangan demi keselamatan penumpang.

Bercermin dari pertumbuhan sektor pariwisata yang sangat menjanjikan. Pihak Indonesia melalui Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kedepannya akan mempersiapkan Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai destinasi utama pariwisata Indonesia. Saat ini destinasi utama Indonesia masih dipegang oleh Bali. Lombok sebagai daerah yang berdekatan dengan Bali masih menjadi tujuan wisata kedua setelah Bali.

Tahun 2015, Lombok telah dikukuhkan sebagai World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination dalam ajang The World Halal Travel SummitExibition yang diumumkan di Uni Emirat Arab. Momentum inilah yang akan dimanfaatkan sebagai ajang promosi untuk mengenalkan Lombok sebagai tujuan pariwisata halal dunia. Untuk menarik minat wisatawan datang langsung ke Lombok ada beberapa hal harus dibenahi di antaranya meningkatkan promosi pariwisata, mempersiapkan SDM dan pembenahan beberapa destinasi khusus halal. Terkait hal ini, Gubernur NTB TGH M Zainul Majdi optimistis dengan mengusung brand destinasi wisata halal dunia, maka NTB memiliki peluang lebih untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

Penghargaan World Best Halal Tourism Destination dan World Best Halal Honeymoon Destination yang diterima oleh Lombok tidak lepas dari hidangan kuliner yang memenuhi kriteria halal bagi wisatawan. Kuliner merupakan andalan sektor pariwisata di Indonesia. Sebagian besar wisatawan menghabiskan uang mereka untuk belanja kuliner ketika mengunjungi suatu tempat atau daerah wisata.

Staf Ahli Menteri Pariwisata Bidang Kemaritiman Syamsul Lussa mengemukakan hal itu dalam pembukaan Festival Kopi dan Kuliner Aceh 2016 di Kota Banda Aceh, berdasarkan data Kementerian Pariwisata, 40 persen wisatawan menghabiskan uang untuk belanja kuliner ketika berkunjung ke suatu tempat wisata. Pemerintah mencatat, wisatawan domestik dan mancanegara mengeluarkan Rp 115 triliun untuk belanja kuliner di tempat-tempat wisata di Indonesia tahun 2015.

Melihat data itu, kuliner merupakan aset andalan untuk menjual dan meningkatkan perekonomian di suatu daerah. Banyak daerah dikenal karena kulinernya. Kuliner memberikan pula manfaat ekonomi secara langsung bagi masyarakat.

Melihat data dunia yang mengarahkan bahwa China, AS, dan Inggris adalah negara penyumbang turis terbanyak, tentunya hal tersebut menjadi modal awal bagi Indonesia untuk menggaet wisatawan tersebut. Hal yang hendaknya dilakukan oleh Indonesia adalah memanfaatkan pesona alam Indonesia menjadi andalan dalam sektor pariwisata. Selain itu, kekayaan akan kuliner Indonesia dengan berbagai cita rasanya akan menjadi modal yang menarik bagi Indonesia untuk memancing wisatawan luar negeri berkunjung ke Indonesia. Pemerintah daerah diharapkan lebih gencar mempromosikan dan menyuguhkan pariwisata dengan menonjolkan kekayaan kuliner khasnya kepada para wisatawan yang berkunjung.

Penulis aktif di LSISI Bidang Ekonomi Politik Indonesia.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...