Rabu, 27 September 2017 | 00.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Reporter : Rakisa | Minggu, 26 Juni 2016 - 23:05 WIB

IMG-15780

Makam Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, di Cirebon

Cirebon, kini.co.id – Sepuluh malam terakhir Ramadhan mendapat perhatian khusus Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Pihak keraton pun, menggelar tradisi ‘Maleman’, dengan menyalakan lilin dan lampu minyak kelapa.

“Hajat maleman digelar setiap malam ganjil dalam rangka Lailatur Qadar. Pada hajat maleman kami dari keraton mengirim minyak kelapa, lilin dan ukup ke Astana Gunung Jati atau kompleks makam Sunan Gunung Jati,” kata Sultan Keraton Kasepuhan Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat di Cirebon, Minggu (26/6/2016).

Sultan mengatakan, tradisi tersebut sudah turun temurun.

Tradisi Maleman, menurut Sultan, juga mengandung sebuah filosofi,di mana lilin dan minyak kelapa dinyalakan dengan kapas setiap malam ganjil pada sepuluh hari akhir Ramadan.

Selain lilin dan minyak kelapa, dibakar pula ukup sebagai pengharum ruangan.

“Filosofinya, setiap sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama setiap malam ganjil, kita harus selalu siap tak tidur,” ujar Sultan.

Tradisi tersebut dimulai Minggu malam di makam Sunan Gunung Jati.

Kaum ibu warga keraton, yang dipimpin Raden Ayu Sarifah Isye Natadiningrat (istri Sultan Arief) mengadakan saji ukup lilin dan delepak untuk dikirim ke Astana Gunung Jati.

Seluruh saji itu kemudian dibawa dari Keraton Kasepuhan ke Astana Gunung Jati oleh lima kraman Astana Gunung Jati yang membawa tombak, kotak, payung dan gerbong.

“Umat Islam untuk terjaga dari tidur dan lebih banyak berdoa, berdzikir, membaca Alquran, salat sunah dan ibadah lainnya. Dengan begitu, diharapkan para malaikat yang membawa rahmat Allah, Lailatul Dadar datang kepada umat”,papar Sultan.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:21 WIB

Geser Kualanamu, Bandara Kertajati bakal jadi terbesar kedua

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kecamatan Kertajati, Kabupaten Majalengka dengan luas 1,800 hektare yang digagas sejak tahun 2003, namun ...
Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 23:05 WIB

Juli 2018, jemaah calon haji asal Jabar diberangkatkan dari Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan Juli 2018, Jawa Barat akan memberangkatkan Kloter I jemaah hajinya dari Bandar ...
Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka
Hukum - Selasa, 26 September 2017 - 21:49 WIB

Diduga terima gratifikasi, Bupati Kukar Rita Widyasari jadi tersangka

Bupati Kutai Kertanegara (Kukar), Rita Widyasari diduga menerima gratifikasi terkait jabatannya. Atas dugaan itu, ia ditetapkan sebagai tersangka oleh Pemberantasan ...
Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya
Ekonomi - Selasa, 26 September 2017 - 18:52 WIB

Dirut Indosat Ooredoo putuskan tak perpanjang jabatannya

Direktur Utama dan CEO Indosat Ooredoo, Alexander Rusli, memutuskan untuk tidak meneruskan masa jabatannya di Indosat Ooredoo, operator telekomunikasi kedua ...
Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 18:12 WIB

Terkuak, para terdakwa kasus bentrok geng motor dipukuli polisi agar mengaku

Delapan pemuda Jatiwaringin, Bekasi, Jawa Barat yang jadi terdakwa kasus bentrok geng motor, mengaku mendapat tekanan ketika diperiksa petugas kepolisian.Mereka ...
Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex
Politik - Selasa, 26 September 2017 - 17:43 WIB

Komisi III sebut OTT KPK seperti minum paramex

Langkah Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang gencar dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendapat kritik dari berbagai pihak. ...