Rabu, 17 Januari 2018 | 21.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Reporter : Rakisa | Minggu, 26 Juni 2016 - 23:05 WIB

IMG-15780

Makam Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, di Cirebon

Cirebon, kini.co.id – Sepuluh malam terakhir Ramadhan mendapat perhatian khusus Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Pihak keraton pun, menggelar tradisi ‘Maleman’, dengan menyalakan lilin dan lampu minyak kelapa.

“Hajat maleman digelar setiap malam ganjil dalam rangka Lailatur Qadar. Pada hajat maleman kami dari keraton mengirim minyak kelapa, lilin dan ukup ke Astana Gunung Jati atau kompleks makam Sunan Gunung Jati,” kata Sultan Keraton Kasepuhan Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat di Cirebon, Minggu (26/6/2016).

Sultan mengatakan, tradisi tersebut sudah turun temurun.

Tradisi Maleman, menurut Sultan, juga mengandung sebuah filosofi,di mana lilin dan minyak kelapa dinyalakan dengan kapas setiap malam ganjil pada sepuluh hari akhir Ramadan.

Selain lilin dan minyak kelapa, dibakar pula ukup sebagai pengharum ruangan.

“Filosofinya, setiap sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama setiap malam ganjil, kita harus selalu siap tak tidur,” ujar Sultan.

Tradisi tersebut dimulai Minggu malam di makam Sunan Gunung Jati.

Kaum ibu warga keraton, yang dipimpin Raden Ayu Sarifah Isye Natadiningrat (istri Sultan Arief) mengadakan saji ukup lilin dan delepak untuk dikirim ke Astana Gunung Jati.

Seluruh saji itu kemudian dibawa dari Keraton Kasepuhan ke Astana Gunung Jati oleh lima kraman Astana Gunung Jati yang membawa tombak, kotak, payung dan gerbong.

“Umat Islam untuk terjaga dari tidur dan lebih banyak berdoa, berdzikir, membaca Alquran, salat sunah dan ibadah lainnya. Dengan begitu, diharapkan para malaikat yang membawa rahmat Allah, Lailatul Dadar datang kepada umat”,papar Sultan.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 18:38 WIB

Menteri Susi umumkan pencabutan larangan cantrang

Pemerintah resmi mencabut larangan penggunaan cantrang dan payang di kapal nelayan. Kebijakan itu dikeluarkan usai Presiden Jokowi dan Menteri Kelautan ...
Urgensi impor beras dipertanyakan
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 17:09 WIB

Urgensi impor beras dipertanyakan

Anggota DPR Sukamta menyatakan pemerintah harus mengkaji betul sebelum sebuah kebijakan yang diambil terkait impor beras.Dia mempertanyakan urgensi harus ...
DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:56 WIB

DPR Minta Tidak Ada Kebijakan Asing Untuk Miliki Pulau

Menanggapi adanya penawaran kepemilikan Pulau Ajab melalui situs privateislandsonline.com, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Lukman Edy menyatakan perlunya ketegasan ...
Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M  Ali jadi tersangka
Peristiwa - Rabu, 17 Januari 2018 - 16:45 WIB

Ustadz ‘akhir zaman’ Zulkifli M Ali jadi tersangka

Ustadz Zulkifli Muhammad Ali ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan sengaja menunjukkan kebencian atau ras benci kepada orang lain berdasarkan ras ...
Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag
Ekonomi - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:44 WIB

Pemerintah Mau Impor Beras 500 Ribu Ton, DPR Panggil Mendag

Mengatasi mahalnya beras di tengah masyarakat, Pemerintah Indonesia memutuskan untuk melakukan impor.Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI memutuskan akan mengimpor beras sebanyak ...
Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam
Politik - Rabu, 17 Januari 2018 - 14:38 WIB

Rangkap jabatan Menteri, JK: Partai bisa diurus malam

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan menteri yang rangkap jabatan sebagai ketua partai bisa mengurus partai pada malam hari, ...