Minggu, 23 Juli 2017 | 17.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Keraton Cirebon Sambut Malam Lailatul Qadar di Makam Sunan Gunung Jati

Reporter : Rakisa | Minggu, 26 Juni 2016 - 23:05 WIB

IMG-15780

Makam Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati, di Cirebon

Cirebon, kini.co.id – Sepuluh malam terakhir Ramadhan mendapat perhatian khusus Keraton Kasepuhan Cirebon, Jawa Barat. Pihak keraton pun, menggelar tradisi ‘Maleman’, dengan menyalakan lilin dan lampu minyak kelapa.

“Hajat maleman digelar setiap malam ganjil dalam rangka Lailatur Qadar. Pada hajat maleman kami dari keraton mengirim minyak kelapa, lilin dan ukup ke Astana Gunung Jati atau kompleks makam Sunan Gunung Jati,” kata Sultan Keraton Kasepuhan Sultan Sepuh XIV Pangeran Raja Adipati Arief Natadiningrat di Cirebon, Minggu (26/6/2016).

Sultan mengatakan, tradisi tersebut sudah turun temurun.

Tradisi Maleman, menurut Sultan, juga mengandung sebuah filosofi,di mana lilin dan minyak kelapa dinyalakan dengan kapas setiap malam ganjil pada sepuluh hari akhir Ramadan.

Selain lilin dan minyak kelapa, dibakar pula ukup sebagai pengharum ruangan.

“Filosofinya, setiap sepuluh hari terakhir Ramadan, terutama setiap malam ganjil, kita harus selalu siap tak tidur,” ujar Sultan.

Tradisi tersebut dimulai Minggu malam di makam Sunan Gunung Jati.

Kaum ibu warga keraton, yang dipimpin Raden Ayu Sarifah Isye Natadiningrat (istri Sultan Arief) mengadakan saji ukup lilin dan delepak untuk dikirim ke Astana Gunung Jati.

Seluruh saji itu kemudian dibawa dari Keraton Kasepuhan ke Astana Gunung Jati oleh lima kraman Astana Gunung Jati yang membawa tombak, kotak, payung dan gerbong.

“Umat Islam untuk terjaga dari tidur dan lebih banyak berdoa, berdzikir, membaca Alquran, salat sunah dan ibadah lainnya. Dengan begitu, diharapkan para malaikat yang membawa rahmat Allah, Lailatul Dadar datang kepada umat”,papar Sultan.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen
Peristiwa - Minggu, 23 Juli 2017 - 17:00 WIB

Pemilik Bus Pesta Terancam Pidana Jika Palsukan Dokumen

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan pemilik bus pesta bisa dipidana apabila memang terbukti memalsukan perizinan. “Tindaklanjutnya apabila benar ada ...
PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:34 WIB

PKS Komitmen Jaga Kebangsaan dan Keumatan

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan akan selalu menjaga komitmen kebangsaan dan keumatan di Indonesia. Demikian hal tersebut disampaikan Ketua DPW ...
Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 16:16 WIB

Jazuli: Ulama dan Santri Kunci Keberkahan, Tak Boleh Tuduh Anti NKRI

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini menegaskan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tak akan menjadi berkah jika tanpa ...
PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar
Politik - Minggu, 23 Juli 2017 - 02:04 WIB

PDI-P Kantongi Tiga Nama untuk Pilgub Jabar

Meskipun populiritas dan elektabilitas Ridwan Kamil unggul, namun nampaknya Walikota Bandung itu tidak masuk radar PDI-Perjuangan di Jawa Barat dalam ...
Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya
Politik - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:59 WIB

Puncak Harlah PKB ke-19, Ini Tujuh Pesan Cak Imin Kepada Kadernya

Malam puncak peringatan Hari Lahir Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-19 dipusatkan di Lapangan DPR, Senayan, Jakarta, Sabtu (22/7) malam, diisi ...
Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017
Pendidikan - Sabtu, 22 Juli 2017 - 22:19 WIB

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017

Garda Bangsa Umumkan Pemenang Final Musabaqoh Kitab Kuning 2017 PKBDKN Garda Bangsa mengumumkan nama-nama pemenang Final Lomba Musabaqoh Kitab Kuning ...