Kamis, 26 April 2018 | 14.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ups..! Ada Jual DVD Porno di Tokopedia

Ups..! Ada Jual DVD Porno di Tokopedia

Senin, 27 Juni 2016 - 04:05 WIB

IMG-15790

Screenshoot aktivitas jual beli DVD porno di Tokopedia.com

Medan, kini.co.id – Meskipun adanya larangan peredaran pornografi di Indonesia, namun adanya saja pihak-pihak tertentu yang mencoba mencari cara, agar aksi tersebut tidak terendus institusi penegak hukum.

Kasus yang baru, justru terjadi di situs salah satu mal online terbesar di Indonesia, Tokopedia.com.

Berdasarkan penelusuran Redaksi kiniNews, salah satu pedagang di Tokopedia.com, yang bersatus “Gold Merchant”, terpantau melakukan kegiatan penjualan DVD porno.

Member dengan nama “Juragan Serba Lengkap” tersebut menjual film porno, dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 12.500 hingga Rp 60.000 per paket film blue.

Aktifitas jual-beli DVD porno tersebut, terpantau pada periode 22 Juni 2016 hingga 25 Juni 2016. Bahkan, pembeli dengan nama Nofian Adhitya Hidayat dan Andi Manaek, dalam kolom ulasan, mengaku DVD porno yang dibelinya berkualias baik dan bagus.

Pihak Tokopedia yang dikonfirmasi Redaksi kiniNews mengaku, usaha yang didirikan William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison itu, telah melarang penjualan DVD porno dan produk-produk lain yang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Melalui Media Relations Specialist, Antonia Adega, Tokopedia mengaku, akan menindak produk-produk yang melanggar aturan penggunaan platform Tokopedia dan/ atau hukum yang berlaku di Indonesia sesuai prosedur.

“Pelanggaran terhadap aturan akan berdampak pada penghapusan produk dan penutupan toko secara permanen”,ujar Antonia melalui email redaksi kiniNews, Sabtu (25/6/2016).

Meskipun demikian, kalangan praktisi hukum menilai, Tokopedia terindikasi turut serta dalam peredaran pornografi. Soalnya, “Juragan Serba Lengkap” merupakan pedagang yang berstatus Gold Merchant.

Status pedagang atau toko Gold Merchant diberikan pihak Tokopedia, karena “Juragan Serba Lengkap” membayar iuran bulanan.

Selain itu, setiap transaksi, dana hasil penjualan tidak langsung ke pedagang ataupun toko, tetapi terlebih dahulu singgah ke Tokopedia.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...