Senin, 19 Februari 2018 | 10.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ups..! Ada Jual DVD Porno di Tokopedia

Ups..! Ada Jual DVD Porno di Tokopedia

Senin, 27 Juni 2016 - 04:05 WIB

IMG-15790

Screenshoot aktivitas jual beli DVD porno di Tokopedia.com

Medan, kini.co.id – Meskipun adanya larangan peredaran pornografi di Indonesia, namun adanya saja pihak-pihak tertentu yang mencoba mencari cara, agar aksi tersebut tidak terendus institusi penegak hukum.

Kasus yang baru, justru terjadi di situs salah satu mal online terbesar di Indonesia, Tokopedia.com.

Berdasarkan penelusuran Redaksi kiniNews, salah satu pedagang di Tokopedia.com, yang bersatus “Gold Merchant”, terpantau melakukan kegiatan penjualan DVD porno.

Member dengan nama “Juragan Serba Lengkap” tersebut menjual film porno, dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 12.500 hingga Rp 60.000 per paket film blue.

Aktifitas jual-beli DVD porno tersebut, terpantau pada periode 22 Juni 2016 hingga 25 Juni 2016. Bahkan, pembeli dengan nama Nofian Adhitya Hidayat dan Andi Manaek, dalam kolom ulasan, mengaku DVD porno yang dibelinya berkualias baik dan bagus.

Pihak Tokopedia yang dikonfirmasi Redaksi kiniNews mengaku, usaha yang didirikan William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison itu, telah melarang penjualan DVD porno dan produk-produk lain yang bertentangan dengan hukum yang berlaku di Indonesia.

Melalui Media Relations Specialist, Antonia Adega, Tokopedia mengaku, akan menindak produk-produk yang melanggar aturan penggunaan platform Tokopedia dan/ atau hukum yang berlaku di Indonesia sesuai prosedur.

“Pelanggaran terhadap aturan akan berdampak pada penghapusan produk dan penutupan toko secara permanen”,ujar Antonia melalui email redaksi kiniNews, Sabtu (25/6/2016).

Meskipun demikian, kalangan praktisi hukum menilai, Tokopedia terindikasi turut serta dalam peredaran pornografi. Soalnya, “Juragan Serba Lengkap” merupakan pedagang yang berstatus Gold Merchant.

Status pedagang atau toko Gold Merchant diberikan pihak Tokopedia, karena “Juragan Serba Lengkap” membayar iuran bulanan.

Selain itu, setiap transaksi, dana hasil penjualan tidak langsung ke pedagang ataupun toko, tetapi terlebih dahulu singgah ke Tokopedia.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini
Hukum - Senin, 19 Februari 2018 - 10:26 WIB

Nazaruddin dan Mekeng Dihadirkan dalam Sidang Setya Novanto Hari Ini

Sidang perkara korupsi pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto kembali digelar.Agendanya adalah pemeriksaan sejumlah saksi yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut ...
Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres
Politik - Senin, 19 Februari 2018 - 10:05 WIB

Ini Tanggapan Fadli Zon Soal Video Anies Dihadang Paspampres

Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon, menyayangkan insiden pencegahan terhadap Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan oleh Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) ...
Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes
Ekonomi - Sabtu, 17 Februari 2018 - 16:21 WIB

Pegadaian perkenalkan produk syariah ke dibeberapa ponpes

Untuk meningkatkan tingkat literasi masyarakat terhadap produk-produk Industri Jasa Keuangan (IJK), PT Pegadaian (Persero) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Otoritas ...
KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019
Politik - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:17 WIB

KPU tetapkan 14 parpol peserta Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan sebanyak 14 partai politik resmi menjadi peserta pemilu 2019, empat diantaranya merupakan parpol baru.Adapun ...
92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 13:02 WIB

92 ribu kendaraan diprediksi kembali ke Jakarta melalui GT Cikarut

PT Jasa Marga memprediksikan puncak arus balik libur Imlek terjadi pada Ahad (18/2) besok melalui GT Cikarang Utama menuju Jakarta."Sebanyak ...
KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri
Peristiwa - Sabtu, 17 Februari 2018 - 10:42 WIB

KontraS desak Polri selidiki lagi penyebab kematian terduga teroris Jefri

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) mengkritik penjelasan kepolisian mengenai penyebab kematian terduga teroris Muhamad Jefri alias ...