Selasa, 17 Oktober 2017 | 16.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Ustadz Herman Dipukul, Ratna Sarumpaet Ngadu ke Mabes Polri

Reporter : Rakisa | Senin, 27 Juni 2016 - 11:50 WIB

IMG-15794

Rusuh demo Ahok, di Penjaringan Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. (kininews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Pihak Polres Jakarta Utara, akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam aksi demo penolakan kedatangan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Penjaringan.

Kedua tersangka tersebut masih berstatus pelajar. Hingga saat ini, aktivis Ratna Sarumpaet dan sejumlah tim advokasi berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Sepuluh orang sudah kami BAP dan dua orang kami tetapkan sebagai tersangka atas nama Izpan Rahman dan Mutadi,” ucap Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Ia menjelaskan bahwa kedua orang tersebut disangkakan Pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan.

“Jumat kemarin, resmi menahan dua pelaku pelemparan batu yang menyebabkan dua anggota luka di bagian dahi dan sampai di jahit,” lanjutnya.

Bolly juga memaparkan bahwa penyerangan diduga dilakukan oleh massa yang berasal dari sejumlah ormas.

“Untuk meluruskan saja, demo penolakan Ahok bukan saja dilakukan oleh FPI tapi ada beberapa ormas yang turun ke jalan dan tersangka yang sudah kita tahan dua orang adalah pelaku pelemparan terhadap dua anggota polri yang luka, bukan dari FPI tapi dari kelompok masyarakat sekitar Luar Batang”,pungkas Bolly.

Ustadz Dianiaya Petugas

Terpisah, aktivis Ratna Sarumpaet bersama tim advokasi berupaya melakukan penangguhan terhadap kedua tersangka.

Dia juga menuturkan, akan melaporkan penganiayaan terhadap Ustadz Herman, oleh petugas saat bentrok terjadi ke Mabes Polri. Ustadz Herman merupakan warga Penjaringan yang terlibat aksi kedatangan Ahok.

“Saya mengajak kawan-kawan yang kebetulan bisa, ikut serta. Ada kesan kuat Polisi berusaha melemahkan keberanian gerakan, dan itu harus dicegah salah satunya dengan menunjukkan solidaritas. Menunjukkan pada Ahok bahwa kita kuat,” seru Ratna melalui pesan singkatnya.

Sebelumnya, warga Penjaringan menolak kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam acara peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Penjaringan Indah.

Penolakan tersebut berujung ricuh, ratusan demonstran yang gagal menghadang Ahok, baik pada saat masuk maupun keluar, mengamuk pada petugas keamanan. Bahkan, warga melempari petugas dengan batu.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu Minta KPU Perbaiki SIPOL
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 16:25 WIB

Bawaslu Minta KPU Perbaiki SIPOL

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memperbaiki Sitem Informasi Partai Politik (SIPOL).Hal tersebut lantaran SIPOL ...
Golkar Partai Tercepat Lakukan Pemberkasan
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:56 WIB

Golkar Partai Tercepat Lakukan Pemberkasan

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu), Mochammad Afifuddin mengatakan bahwa Partai Golkar merupakan partai tercepat dalam melakukan proses pemberkasan."Partai Golkar ...
Makan Malam dengan Luhut, Menteri Perdagangan AS Singgung Freeport
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:51 WIB

Makan Malam dengan Luhut, Menteri Perdagangan AS Singgung Freeport

Menteri Perdagangan AS menggelar jamuan makan malam dengan Menteri Koordinator Bidang Kemartiman, Luhut Binsar Pandjaitan.Pada kesempatan itu, Mendag AS, ...
Puluhan Perusahaan Industri Menanti Harga Gas Turun
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 15:20 WIB

Puluhan Perusahaan Industri Menanti Harga Gas Turun

Puluhan perusahaan industri baja, petrokimia dan pupuk saat ini tengah menanti kepastian penurunan harga gas industri yang sudah diajukan Kementerian ...
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...