Rabu, 22 Februari 2017 | 01.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Ustadz Herman Dipukul, Ratna Sarumpaet Ngadu ke Mabes Polri

Reporter : Rakisa | Senin, 27 Juni 2016 - 11:50 WIB

IMG-15794

Rusuh demo Ahok, di Penjaringan Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. (kininews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Pihak Polres Jakarta Utara, akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam aksi demo penolakan kedatangan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Penjaringan.

Kedua tersangka tersebut masih berstatus pelajar. Hingga saat ini, aktivis Ratna Sarumpaet dan sejumlah tim advokasi berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Sepuluh orang sudah kami BAP dan dua orang kami tetapkan sebagai tersangka atas nama Izpan Rahman dan Mutadi,” ucap Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Ia menjelaskan bahwa kedua orang tersebut disangkakan Pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan.

“Jumat kemarin, resmi menahan dua pelaku pelemparan batu yang menyebabkan dua anggota luka di bagian dahi dan sampai di jahit,” lanjutnya.

Bolly juga memaparkan bahwa penyerangan diduga dilakukan oleh massa yang berasal dari sejumlah ormas.

“Untuk meluruskan saja, demo penolakan Ahok bukan saja dilakukan oleh FPI tapi ada beberapa ormas yang turun ke jalan dan tersangka yang sudah kita tahan dua orang adalah pelaku pelemparan terhadap dua anggota polri yang luka, bukan dari FPI tapi dari kelompok masyarakat sekitar Luar Batang”,pungkas Bolly.

Ustadz Dianiaya Petugas

Terpisah, aktivis Ratna Sarumpaet bersama tim advokasi berupaya melakukan penangguhan terhadap kedua tersangka.

Dia juga menuturkan, akan melaporkan penganiayaan terhadap Ustadz Herman, oleh petugas saat bentrok terjadi ke Mabes Polri. Ustadz Herman merupakan warga Penjaringan yang terlibat aksi kedatangan Ahok.

“Saya mengajak kawan-kawan yang kebetulan bisa, ikut serta. Ada kesan kuat Polisi berusaha melemahkan keberanian gerakan, dan itu harus dicegah salah satunya dengan menunjukkan solidaritas. Menunjukkan pada Ahok bahwa kita kuat,” seru Ratna melalui pesan singkatnya.

Sebelumnya, warga Penjaringan menolak kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam acara peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Penjaringan Indah.

Penolakan tersebut berujung ricuh, ratusan demonstran yang gagal menghadang Ahok, baik pada saat masuk maupun keluar, mengamuk pada petugas keamanan. Bahkan, warga melempari petugas dengan batu.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Riski Ditemukan tak Bernyawa
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:40 WIB

Riski Ditemukan tak Bernyawa

Korban tenggelam di Kali Pulo, Kecamatan Medan Satria, Muhammad Riski (16) berhasil ditemukan tim gabungan dari Basarnas dan BPBD Kota ...
Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:31 WIB

Lima Lansia Dievakuasi BPBD Bekasi

Lima warga lansia, dan Satu dibawah umur yang sedang mengidap penyakit berhasil dievakuasi Satuan Tugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ...
SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 21:27 WIB

SMK Ananda Bekasi Siap Laksanakan UNBK

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ananda yang berada di Jalan Prof. M Yamin, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur. Siap melaksanakan ...
Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal
Nasional - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:59 WIB

Tandon kota Bekasi belum Berfungsi Optimal

Seluruh proyek kolam retensi atau tandon yang dibangun sejak 2015 hingga 2016 di wilayah Kota Bekasi hingga kini belum berfungsi ...
Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 20:18 WIB

Nyali Habib Rizieq Dianggap Rontok Terbantahkan !

Kehadiran Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab ditengah-tengah massa ratusan ribu aksi 212 jilid II di DPR, ...
Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun
Peristiwa - Selasa, 21 Februari 2017 - 19:49 WIB

Banjir Jakarta, PKS Minta Masyarakat Tidak Menyalahkan Siapapun

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mohamad Sohibul Iman mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk tidak menyalahkan siapa pun terhadap bencana ...