Senin, 21 Agustus 2017 | 15.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Rusuh Demo Ahok di Penjaringan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Ustadz Herman Dipukul, Ratna Sarumpaet Ngadu ke Mabes Polri

Reporter : Rakisa | Senin, 27 Juni 2016 - 11:50 WIB

IMG-15794

Rusuh demo Ahok, di Penjaringan Jakarta Utara, beberapa waktu lalu. (kininews/Dok)

Jakarta, kini.co.id – Pihak Polres Jakarta Utara, akhirnya menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam aksi demo penolakan kedatangan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), meresmikan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Penjaringan.

Kedua tersangka tersebut masih berstatus pelajar. Hingga saat ini, aktivis Ratna Sarumpaet dan sejumlah tim advokasi berupaya melakukan penangguhan penahanan terhadap kedua tersangka.

“Sepuluh orang sudah kami BAP dan dua orang kami tetapkan sebagai tersangka atas nama Izpan Rahman dan Mutadi,” ucap Kapolres Jakarta Utara, Kombes Daniel Bolly Tifaona di Jakarta, Senin (27/6/2016).

Ia menjelaskan bahwa kedua orang tersebut disangkakan Pasal 351 KUHP karena melakukan penganiayaan.

“Jumat kemarin, resmi menahan dua pelaku pelemparan batu yang menyebabkan dua anggota luka di bagian dahi dan sampai di jahit,” lanjutnya.

Bolly juga memaparkan bahwa penyerangan diduga dilakukan oleh massa yang berasal dari sejumlah ormas.

“Untuk meluruskan saja, demo penolakan Ahok bukan saja dilakukan oleh FPI tapi ada beberapa ormas yang turun ke jalan dan tersangka yang sudah kita tahan dua orang adalah pelaku pelemparan terhadap dua anggota polri yang luka, bukan dari FPI tapi dari kelompok masyarakat sekitar Luar Batang”,pungkas Bolly.

Ustadz Dianiaya Petugas

Terpisah, aktivis Ratna Sarumpaet bersama tim advokasi berupaya melakukan penangguhan terhadap kedua tersangka.

Dia juga menuturkan, akan melaporkan penganiayaan terhadap Ustadz Herman, oleh petugas saat bentrok terjadi ke Mabes Polri. Ustadz Herman merupakan warga Penjaringan yang terlibat aksi kedatangan Ahok.

“Saya mengajak kawan-kawan yang kebetulan bisa, ikut serta. Ada kesan kuat Polisi berusaha melemahkan keberanian gerakan, dan itu harus dicegah salah satunya dengan menunjukkan solidaritas. Menunjukkan pada Ahok bahwa kita kuat,” seru Ratna melalui pesan singkatnya.

Sebelumnya, warga Penjaringan menolak kedatangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam acara peresmian Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Penjaringan Indah.

Penolakan tersebut berujung ricuh, ratusan demonstran yang gagal menghadang Ahok, baik pada saat masuk maupun keluar, mengamuk pada petugas keamanan. Bahkan, warga melempari petugas dengan batu.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:41 WIB

BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Irma Suryani Chaniago mengungkapkan, wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah wacana yang datang ...
Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:38 WIB

Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza Syarief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ...
Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP

Pengacara Elza Syarief mengaku tidak pernah mengajarkan untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Miryam S Haryani. Miryam merupakan terdakwa ...
JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 13:37 WIB

JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para Diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk tidak mencontoh tindakan Johannes Marliem yang merugikan ...
Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:55 WIB

Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban

Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu mempertanyakan reaksi lambat KPK soal informasi adanya penyidik ...
Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:48 WIB

Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan laporan kinerja, Senin (21/8/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB.Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu ...