Selasa, 28 Maret 2017 | 01.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Korupsi Buku Agama, Dirjen Binmas Budha Mendekam di Rutan Salemba

Korupsi Buku Agama, Dirjen Binmas Budha Mendekam di Rutan Salemba

Selasa, 28 Juni 2016 - 06:46 WIB

IMG-15831

Dasikin (tengah) saat dilantik menjadi Direktorat Jenderal Bimas Buddha Kementerian Agama RI, menggantikan Joko Wuryanto, Jumat (11/4/2014).

Jakarta, kini.co.id – Dirjen Bimas Agama Buddha Kementerian Agama, Dasikin, kini mendekam di Rutan Salemba, setelah Kejaksaan Agung menetapkannya sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan buku Agama Buddha.

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Arminsyah mengatakan, tersangka diduga melakukan korupsi pengadaan buku Agama Buddha untuk pendidikan PAUD, Dasar dan tingkat menengah pada tahun 2012.

Saat itu Dasikin masih menjabat sebagai sekretaris Dirjen Agama Buddha Joko Wariyanto.

“Dulu sebagai sesdirjen sekarang dia jadi Dirjen Binmas Buddha ,” ujar Arminsyah, di Kejaksaan Agung RI, kemarin.

Peran Dasikin, menurut Armin, ikut andil dalam mengatur proyek pengadaan buku pelajaran agama Buddha dan mencairkan uang yang belum mendapatkan tanda tangan Pejabat pembuat komitmen (PPK). Akibatnya, negara mengalami kerugian Rp 4,72 miliar.

Armin menjelaskan sebelumnya telah lebih dulu ditetapkan lima orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi tersebut. Mereka, Dirjen Binmas Agama Buddha (2012) Joko Wariyanto, Penyedia barang Welton Nadaek, PPK Heru Budi Santoso, pelaksana penyedia barang Edi Sriyanto, dan penyedia barang formil Samson Sawangin.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...