Minggu, 25 Februari 2018 | 22.29 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>DPR: Segera Rilis RS Pengguna Vaksin Palsu

DPR: Segera Rilis RS Pengguna Vaksin Palsu

Selasa, 28 Juni 2016 - 13:25 WIB

IMG-15837

Jakarta, kini.co.id – Tak bisa disangkal, peredaran vaksin palsu telah menjadi momok bagi masyarakat khususnya yang awam dengan bidang kesehatan.

Untuk itu pemerintah didesak tak cuma menangkap pelaku pemalsuannya, tetapi juga segera mengungkap rumahsakit dan klinik mana saja yang menggunakan vaksin berbahaya tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh P Daulay mendesak pemerintah segera merilis nama-nama rumahsakit yang terlanjur menggunakan vaksin palsu yang diedarkan pasangan suami istri tersebut.

“Ya kalau diumumkan kan masyarakat bisa tahu. Dengan begitu, masyarakat bisa mewaspadai,” kata Saleh, Selasa (28/06/2016).

Bila nama RS dan sarana pelayanan kesehatan yang memakai vaksin palsu dibuka, orangtua yang pernah memvaksin anaknya di tempat tersebut mengetahui. Opsi vaksin ulang pun bisa dilakukan.

“Artinya, mereka bisa memiliki pilihan untuk imunisasi kedua kalinya di tempat lain seperti yang pernah disarankan oleh menkes. Tentu saja, imunisasi kedua kali seperti ini tidak mudah dilakukan. Sebab, mungkin saja orang tua yang trauma dengan kejadian seperti ini,” papar politikus PAN ini.

(Baca juga: Ini Daftar Vaksin Yang Dipalsukan)

Komisi IX DPR sudah mengadakan rapat kerja dengan Menkes, BPOM, IDAI dan Biofarma pada Senin (27/06/2016) kemarin. Data itu belum diungkap oleh pemerintah karena penyelidikan belum tuntas dan sampelnya juga masih diuji.

Saat ini, Bareskrim Mabes Polri sudah menangkap 15 pelaku peredaran vaksin palsu di berbagai wilayah. Mereka memiliki beragam peran.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...