Selasa, 28 Februari 2017 | 21.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>DPR: Segera Rilis RS Pengguna Vaksin Palsu

DPR: Segera Rilis RS Pengguna Vaksin Palsu

Selasa, 28 Juni 2016 - 13:25 WIB

IMG-15837

Jakarta, kini.co.id – Tak bisa disangkal, peredaran vaksin palsu telah menjadi momok bagi masyarakat khususnya yang awam dengan bidang kesehatan.

Untuk itu pemerintah didesak tak cuma menangkap pelaku pemalsuannya, tetapi juga segera mengungkap rumahsakit dan klinik mana saja yang menggunakan vaksin berbahaya tersebut.

Anggota Komisi IX DPR RI Saleh P Daulay mendesak pemerintah segera merilis nama-nama rumahsakit yang terlanjur menggunakan vaksin palsu yang diedarkan pasangan suami istri tersebut.

“Ya kalau diumumkan kan masyarakat bisa tahu. Dengan begitu, masyarakat bisa mewaspadai,” kata Saleh, Selasa (28/06/2016).

Bila nama RS dan sarana pelayanan kesehatan yang memakai vaksin palsu dibuka, orangtua yang pernah memvaksin anaknya di tempat tersebut mengetahui. Opsi vaksin ulang pun bisa dilakukan.

“Artinya, mereka bisa memiliki pilihan untuk imunisasi kedua kalinya di tempat lain seperti yang pernah disarankan oleh menkes. Tentu saja, imunisasi kedua kali seperti ini tidak mudah dilakukan. Sebab, mungkin saja orang tua yang trauma dengan kejadian seperti ini,” papar politikus PAN ini.

(Baca juga: Ini Daftar Vaksin Yang Dipalsukan)

Komisi IX DPR sudah mengadakan rapat kerja dengan Menkes, BPOM, IDAI dan Biofarma pada Senin (27/06/2016) kemarin. Data itu belum diungkap oleh pemerintah karena penyelidikan belum tuntas dan sampelnya juga masih diuji.

Saat ini, Bareskrim Mabes Polri sudah menangkap 15 pelaku peredaran vaksin palsu di berbagai wilayah. Mereka memiliki beragam peran.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...