Kamis, 18 Oktober 2018 | 04.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kader Parpol Pendukung Pemerintah Reme-rame Ditangkap KPK

Kader Parpol Pendukung Pemerintah Reme-rame Ditangkap KPK

Kamis, 30 Juni 2016 - 11:41 WIB

IMG-15928

Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Partai Politik pendukung rezim pemerintahan saat ini harus benar-benar berbenah diri. Pasalnya, kader mereka yang duduk di kursi DPR Senayan rame-rame ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Informasi diperoleh KiniNEWS, Kamis (30/06/2016), enam dari tujuh Anggota DPR yang ditangkap KPK berasal dari kader parpol pendukung pemerintah saat ini.

7 Anggota DPR yang sudah dijerat KPK, yaitu: Adriansyah dan Damayanti (PDIP), Patrice Rio Capella (Nasdem), Dewie Yasin Limpo (Hanura), Budi Supriyanto (Golkar), Andi Taufan Tiro (PAN), I Putu Sudiartana (Demokrat). Selain Putu Sudiartana, 6 nama lain adalah politikus parpol pendukung Pemerintah.

Seperti diketahui, saat ini barisan parpol pendukung Pemerintah berisi PDIP, Nasdem, Hanura, Golkar, PAN, PPP, dan PKB. Golkar dan PAN memang baru bergabung belakangan, namun sudah ikut menyumbang catatan buruk dengan ditahannya kader masing-masing parpol oleh KPK.

Sementara parpol di luar pemerintah, baru anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat (PD) yang dijerat KPK, yaitu Putu Sudiartana, yang kasusnya masih hangat. Sementara Gerindra dan PKS, sebagai penggawa Koalisi Merah Putih tersisa, anggota DPR-nya sejauh ini masih bersih.

Namun jika melihat ke DPRD DKI, maka catatan bersih Gerindra tercoreng penangkapan M Sanusi, yang diduga menerima suap Raperda Reklamasi. PKS, PKB, PPP sejauh ini jadi 3 parpol dengan catatan bersih di DPR periode 2014-2019.

Catatan buruk DPR periode baru ini tentu harus jadi bahan evaluasi bagi seluruh pimpinan fraksi dan pimpinan DPR. Rakyat tentu berharap wakil-wakilnya di Senayan bekerja dengan baik menjalankan amanah, menyuarakan aspirasi demi kesejahteraan bangsa.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 18:28 WIB

Setelah 34 tahun, Tabloid BOLA berhenti terbit

TABLOID BOLA mengumumkan bakal menerbitkan edisi terakhirnya masing-masing pada hari Jumat (19/10) dan Selasa (23/10). Kepastian pemberhentian publikasi berdasarkan cuitan ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 16:00 WIB

Tim Satgas KPK Geledah Matahari Tower Milik Lippo Group

Tim satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) ternyata masih melakukan srangkaian penindakan di lapangan terkait kasus suap perizinan proyek pembangunan Meikarta.Mereka ...
Politik - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:57 WIB

Dana Saksi Tanggungan Parpol, Bukan Negara

Indonesia Corruption Watch (ICW) menolak keras usulan Komisi II DPR RI agar dana saksi dari parpol pada Pemilu 2019 ditanggung ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 15:40 WIB

Soal Meikarta, KPK Buka Kemungkinan Tersangkakan Lippo Group

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan menjerat Lippo Group selaku korporasi sebagai tersangka. Hal ini lantaran KPK memiliki komitmen yang ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 14:01 WIB

Ruang DPR Ditembak Lagi, Ini Kata Ibas

Para anggota DPR RI kembali digegerkan dengan penembakan lewat kaca ruangan.Kali ini korbannya adalah ruang kerja 1008, yang ditempati Vivi ...
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 13:44 WIB

Pengakuan Kader PAN Soal Penembakan di Ruangannya

Ruang kerja anggota DPR RI dari Fraksi PAN Totok Daryanto dihantam peluru. Peristiwa penembakan itu terjadi di lantai 20 nomor ...