Minggu, 26 Februari 2017 | 21.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Banyak Yang Minta Ketua MA Mundur

Banyak Yang Minta Ketua MA Mundur

Jumat, 1 Juli 2016 - 11:34 WIB

IMG-15954

Ketua MA Hatta Ali

Jakarta, kini.co.id – Sejumlah desakan agar Ketua Mahkamah Agung (MA) Hatta Ali mundur dari jabatannya terus mengemuka. Hal itu didasari banyaknya pejabat MA yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Desakan kali ini datang dari Mantan Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Harjono, Jumat (01/07/2016). Menurut dia, sebagai Ketua MA jika tak mampu memimpin harus berani mengorbankan jabatannya.

Dia lalu menganalogikan akuntabilitas pengorbanan dan akuntabilitas penjelasan. Sebagai hakim akuntabilitas penjelasan penting melalui putusannya.

“YaSebagai ketua karena terbukti nggak berhasil memimpin harus berani mengorbankan jabatannya, mundur,” kata Harjono.

Harjono diminta mundur sebagai Ketua MA, bukan sebagai hakim agung. “Menurut saya MA sudah di luar batas toleransi,” ucap Harjono menegaskan.

Seruan permintaan mundur juga datang dari Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto. Menurut guru besar pidana Prof Dr Hibnu Nugroho, sudah sepantasnya Ketua MA mengundurkan diri karena ia penanggungjawab seluruh jalannya proses pengadilan.

“Semua terpusat di tangan Ketua MA. Mundur kalau seperti ini,” ujar Hibnu.

Desakan mundur juga datang dari elemen masyarakat. Pegiat antikorupsi, Emerson Yuntho meminta Ketua MA Hatta Ali mundur karena dinilai telah gagal melakukan reformasi birokrasi di pengadilan.

“Kami sarankan ketua MA mundur saja kalau tak bisa selesaikan problem peradilan di lembaganya, di institusi peradilan,” kata Emerson.

(baca juga: KPK Tangkap Panitera PN Jakpus)

Namun Hatta Ali punya keyakinan lain dan tidak akan mundur. Menurut Hatta Ali, sistem yang dibangunnya telah tepat dan sesuai agenda reformasi.

“Jangan kita melakukan reformasi membabi buta. Satu generasi dipotong, tidak bisa. Sekretariat dibubarkan, misalnya. Anak buah saya berbuat, saya harus mundur, tidak demikian” kata Hatta Ali.

Menurut Hatta Ali, pihaknya telah melakukan banyak berbagai perubahan dan strategi reformasi sesuai kebutuhan.

“Tapi kita bagaimana memacu diri kita untuk memperbaiki. Apa yang kita lakukan, mendirikan satgas, yang tidak ada di blue print, kita melakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti. Ternyata sudah belasan orang yang sudah kita berhentikan. Kalau orang yang tidak bersalah jangan diberhentikan. Dosanya dua kalinya,” papar Hatta Ali.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah
- Minggu, 26 Februari 2017 - 12:36 WIB

Jokowi-Turnbull Sepakat Saling Hormati Integritas Wilayah

Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull menyepakati untuk saling menghormati integritas wilayah dan tidak mencampuri urusan dalam negeri ...
Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama
Peristiwa - Minggu, 26 Februari 2017 - 11:59 WIB

Ini Nasehat Menag dan MUI Banyaknya Ajakan Tak Sholatkan Jenazah Pendukung Penista Agama

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin mengajak umat beragama untuk menjadikan rumah ibadah sebagai tempat saling merekatkan persaudaraan dan memperkokoh peri ...
Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:37 WIB

Memalukan, Anggota DPRD Mengaku Bawa Bom di Manado

Penumpang pesawat Wings Air IW-1162 rute Manado-Melonguane, Joutje Adam membuat masalah. Karenanya, Otoritas Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara terpaksa ...
Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal
Nasional - Sabtu, 25 Februari 2017 - 18:13 WIB

Freeport Lakukan Perampokan Alam Secara Legal

Pengamat Energi Universitas Gajah Mada, Fahmy Radhi mengatakan sudah saatnya pemerintah Indonesia menghentikan kerjasama dengan PT Freeport Indonesia di Timika, ...
Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan
Peristiwa - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:55 WIB

Raja Arab Dijadwalkan Singgah, Masjid Istiqlal Bakal Disterilkan

Selain ke Bali dan Lombok Raja Arab, Raja Salman bin Abdulaziz juga dijadwalkan akan singgah di Masjid Istiqlal Jakarta.Raja Salman ...
Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?
Pendidikan - Sabtu, 25 Februari 2017 - 15:29 WIB

Waduh, Jokowi Didemo Anak Sekolah, Kenapa?

Demo dilakukan mahasiswa mungkin biasa terlihat. Namun, kali ini peserta demo adalah pelajar dari beberapa kota di sekitar Jakarta.Tak tanggung-tanggung, ...