Kamis, 23 Maret 2017 | 09.14 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Diautopsi, Polisi Bongkar Makam Siswi SMP Korban Pencabulan

Diautopsi, Polisi Bongkar Makam Siswi SMP Korban Pencabulan

Jumat, 1 Juli 2016 - 19:17 WIB

IMG-15969

Foto/Dok Polres Deliserdang

Medan, kini.co.id – Kekerasan seksual dan pencabulan terhadap anak makin manjamur. Tak jarang, korbannya justru nekat untuk bunuh diri karena menanggung malu.

Kejadian serupa kini menimpa seorang siswi SMP di Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara. Korban berinisial F umur 14 tahun diduga bunuh diri usai mengakui dirinya telah dinodai Seorang pria. Kini, kasus itu masih dalam penyidikan Polres Deliserdang dan sudah diautopsi setelah melakukan pembongkaran makam.

Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Fathir Mustafa, Jumat (01/07/2016) mengatakan pihaknya mendapat laporan tersebut pada Sabtu (25/06/206). Menurut keterangan orangtua korban Br Sembiring, pada Selasa (14/06/2016) saat itu orangtua menyuruh korban untuk melipat pakaian di ruang tamu.

“Tiba-tiba korban lari melalui pintu belakang dan menuju ladang di belakang rumahnya,” sambungnya.

Setelah itu, orangtua korban mengejarnya dan bertanya kepada tetangga terkait keberadaan anaknya.

“Tetangganya menyebut korban ke belakang dan membawa racun rumput. Orangtua korban pun curiga dan mencari korban ke ladang. Sampai di sana, orangtua korban mendapati korban sudah dalam keadaan telungkup. Korban sempat menyampaikan bahwa telah dinodai oleh seorang laki-laki,” terang Fathir.

Setelah itu, korban dirawat di rumah sakit terdekat. Setelah mendapat perawatan satu malam, korban meninggal dunia pada Rabu (15/06/2016). Esok harinya, korban dikebumikan.

Pagi tadi, pihak kepolisian melaksanakan autopsi untuk mengetahui apakah telah terjadi perbuatan cabul. “Tadi dilakukan pembongkaran makam dan dilakukan autopsi. Saat ini, masih dilakukan proses penyidikan terhadap perkara tersebut. Ada 3 orang saksi dan belum ada penetapan tersangka untuk perkara ini,” tutup Fathir.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:58 WIB

Ini Daftar Saksi Yang Akan Dihadirkan Pada Sidang Lanjutan e-KTP

Sidang ketiga kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) akan kembali digelar hari ini, Kamis (23/3/2017) di Pengadilan ...
Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi
Hukum - Kamis, 23 Maret 2017 - 08:53 WIB

Putusan PTUN Soal Reklamasi Akan Digunakan KPK Usut Korupsi

Putusan Pengadilan Tinggi Urusan Agama (PTUN) akan dijadikan KPK sebagai pintu masuk kembali mengusut dugaan korupsi di reklamasi teluk Jakarta.Hal ...
Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 17:01 WIB

Dokumen Sengketa Pilkada Raib, Ketua MK Akan Tindak Tegas Pelaku

Publik digegerkan dengan menghilangnya dokumen sengketa Pilkada Dogiayi, Papua di Mahkamah Konstitusi.Hal ini jelas menjengkelkan, mengingat beberapa kasus sengketa pilkada ...
Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki
Peristiwa - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:33 WIB

Belum Kembalikan Mobil Kepresidenan, SBY: Masih Diperbaiki

Publik heboh membicarakan mobil dinas yang belum dikembalikan Mantan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).Pasalnya, kendaraan dinas Presiden Jokowi sempat ...
Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang
Hukum - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:19 WIB

Fahri Hamzah Sebut KPK Melakukan Kekonyolan Telanjang

Wakil Ketua DPR, Fachri Hamzah menegaskan namanya disebut dalam sidang kasus suap pajak PT EK Prima (EKP) adalah sebuah kekonyolan.Fahri ...
Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?
Nasional - Rabu, 22 Maret 2017 - 16:13 WIB

Taksi Online Akan Dikenakan Pajak, Pengamat: Undang-undangnya Mana ?

Pengamat Transportasi, Azas Tigor Nainggolan mempertanyakan Undang-undang terkait pengenaan pajak terhadap transportasi online. Hal tersebut merespon statment pemerintah yang sering ...