Selasa, 26 September 2017 | 01.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Korupsi Bagian Dari Kebiasaan Kolektif Politikus, Eksekutif dan Pebisnis

Korupsi Bagian Dari Kebiasaan Kolektif Politikus, Eksekutif dan Pebisnis

Reporter : Rakisa | Sabtu, 2 Juli 2016 - 04:01 WIB

IMG-15977

Korupsi-Ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Terus berulangnya perilaku korup di kalangan pejabat, tidak hanya karena sekedar keserakahan yang bersangkutan saja, tetapi hal itu merupakan produk kesepakatan jahat dengan pihak aparat eksekutif yang ditopang oleh pebisnis.

Komisioner Obudsman RI, La Ode Ida mengatakan tersebut, terkait kecenderungan berulangnya perilaku korup, oleh sejumlah politisi, yang kian marak belakangan ini.

“Tepatnya, prilaku korup politisi sebenarnya akibat dari toleransi pihak eksekutif yang mengajukan proyek berikut anggarannya, di mana sudah disiapkan pebisnis yang akan menalanginya,” ungkap mantan Wakil Ketua DPD RI itu, Jumat (1/7/2016).

Praktik konspirasi jahat seperti itu, lanjutnya, terjadi di seluruh instansi pemerintah baik di pusat maupun daerah.

“Di era reformasi, hal ini sudah berlangsung lama, sehingga sudah jadi bagian dari kebiasaan kolektif politikus, pejabat eksekutif dan pebisnis”,ujarnya.

Modusnya kata Ida, selalu terkait dengan proses pembahasan anggaran, di mana dari pihak pemerintah mengusulkan proyek (berikut anggarannya). Sedangkan pihak anggota DPR atau DPRD yang menentukan.

“Ketika rebutan anggaran itulah,terbentuk ruang transaksi dengan pihak oknum politikus”,ujarnya.

Pertanyaan juga wajib diajukan kepada pimpinan partai politik, mengapa tidak bisa mengendalikan anggotanya yang terus mau memeras uang negara.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi
Peristiwa - Selasa, 26 September 2017 - 00:34 WIB

Bawa 119 bal ganja, pengemudi pikap diamankan Polisi

Ditlantas Polda Metro Jaya mengamankan satu mobil truk pikap yang mencurigakan di Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Senin (25/9) malam. ...
Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik
Pendidikan - Selasa, 26 September 2017 - 00:06 WIB

Lulusan sarjana diharapkan mampu membudayakan etika akademik

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Nurhajizah Marpaung berpesan setelah selesai menimba ilmu di perguruan tinggi, keinginan para mahasiswa dan orang tua ...
Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad
Peristiwa - Senin, 25 September 2017 - 23:31 WIB

Polri pesan 5000 senjata non serbu dari Pindad

Mabes Polri menyatakan bahwa pembelian senjata untuk mempersenjatai anggota Polri adalah dari PT Pindan dengan jumlah pesanan sebanyak 5.000 pucuk ...
Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 23:16 WIB

Kebijakan infrastruktur pemerintah sudah di arah yang tepat

CEO dan Komisaris Crown Group, Iwan Sunito memberikan pandangannya terkait pembangunan infrastruktur yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah ...
IKM perlu manfaatkan platform digital
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 22:31 WIB

IKM perlu manfaatkan platform digital

Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi digital karena dari jumlah penduduk sebesar 250 juta lebih jiwa, sekitar 93,4 juta ...
Negara hemat 500 juta dolar AS dari proyek pengembangan Lapgas Unitisasi Jambaran
Ekonomi - Senin, 25 September 2017 - 18:48 WIB

Negara hemat 500 juta dolar AS dari proyek pengembangan Lapgas Unitisasi Jambaran

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan, mewakili Presiden Jokowi, Senin (25/9), melakukan Peletakan Batu Pertama Proyek Pengembangan ...