Jumat, 22 September 2017 | 18.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pria Penghina Presiden Jokowi Akhirnya Ditangkap

Pria Penghina Presiden Jokowi Akhirnya Ditangkap

Selasa, 12 Juli 2016 - 10:06 WIB

IMG-16101

Depok, kini.co.id – Seorang pria penghina Presiden Jokowi ditangkap polisi. Namun kasusnya adalah penculikan bocah berusia 10 tahun.

Adalah M Arsyad, pria berusia 26 tahun yang pernah diciduk Bareskrim Polri atas kasus penghinaan Presiden Jokowi. Tukang pembuat tusuk sate itu diduga membawa anak perempuan usia 10 tahun dan mencabulinya di Puncak, Bogor.

Kapolres Depok AKBP Harry Kurniawan membenarkan penangkapan Arsyad. Kata Harry, penangkapan Arsyad dilakukan Senin (11/07/2016) tadi malam.

“Jadi kami terima laporan ada anak usia 10 tahun diculik, diiming-imingi lah oleh pelaku, kemudian dibawa ke Cilodong, lalu dibawa ke Puncak,” jelas Harry.

Di Puncak, Arsyad kemudian hendak melakukan pencabulan. Tapi korban menangis dan memancing perhatian warga.

“Di Puncak mau dicabuli dibawa ke hotel. Kemudian korban teriak-teriak nangis, warga curiga sehingga diamankan,” tegas dia. Asryad kini ditahan di Polres Depok.

Arsyad pada November 2014 pernah ditahan Bareskrim Mabes Polri karena melakukan penghinaan lewat facebook. Dia mengedit gambar Jokowi dan Megawati dan gambar yang tak pantas. Tapi kemudian Arsyad dilepas polisi karena saat itu Jokowi memberi maaf.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945
Tak Berkategori - Jumat, 22 September 2017 - 16:53 WIB

DPD RI Dukung Pembahasan Posisi Kejaksaan Dalam Amandemen Kelima UUD 1945

Ketua DPD RI Oesman Sapta mendukung pembahasan posisi Kejaksaan Agung dalam amandemen UUD 1945 agar posisinya tugas dan fungsinya jelas ...
Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela
Hukum - Jumat, 22 September 2017 - 16:11 WIB

Hakim Praperadilan Novanto Akan Bacakan Putusan Sela

Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Cepi Iskandar akan membacakan putusan sela dalam perkara permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh ...
YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money
Peristiwa - Jumat, 22 September 2017 - 16:01 WIB

YLKI minta BI tak paksakan biaya top up e-money

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menyarankan Bank Indonesia tidak memaksakan perbankan menarik biaya isi ulang ...
Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:50 WIB

Banyak Upaya Pembelokan Sejarah, Fadli Zon Dukung Pemutaran Film G30S

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon menyatakan pemutaran film sejarah Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S/PKI) dinilai tepat. Karena ini ...
Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital
Ekonomi - Jumat, 22 September 2017 - 15:25 WIB

Airlangga ajak pelaku usaha garap teknologi digital

Pemerintah akan mendorong pengembangan ekonomi digital melalui basis industri dan perdagangan elektronik (e-commerce). Salah satu kunci sukses pelaksanaannya adalah perlu ...
Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara
Politik - Jumat, 22 September 2017 - 15:23 WIB

Fadli Dukung Lelang KPK Jika Uangnya Masuk Kas Negara

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi membuka lelang barang hasil rampasan dari koruptor. Wakil Ketua DPR Fadli Zon mendukung langkah itu ...