Rabu, 18 Januari 2017 | 00.07 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada Vaksin Palsu di RS di Batam dan Pekanbaru

Ada Vaksin Palsu di RS di Batam dan Pekanbaru

Reporter : Rakisa | Selasa, 12 Juli 2016 - 15:45 WIB

IMG-16116

Vaksin Palsu-ilustrasi

Jakarta, kini.co.id – Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dirtipideksus) Polri, Brigjen Agung Setya mengungkapkan, sebanyak 14 rumah sakit swasta yang berada di sembilan daerah, diduga memiliki vaksin palsu.

Rumah sakit tersebut tersebar di beberapa daerah di Indonesia antara lain, Pekanbaru, Palembang, Bandar Lampung, Serang, Jakarta, Bandung, Surabaya, Pangkal Pinang, dan Batam.

“Jumlahnya 14 datanya sedang kita share ke satgas. Nanti satgas kita harap ada langkah-langkah konkret, karena ada keperluan penyelidikan, selain itu keperluan kemanusian yang harus dilakukan,” kata Agung dalam konferensi pers di Gedung Kemenkes, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (12/7/2016).

Hanya saja dia menambahkan, tidak satupun dari 14 rumah sakit, yang diduga menggunakan vaksin palsu itu milik pemerintah

“Tidak ada rumah sakit pemerintah, tapi swasta semua”,ujar Agung.

Terkait vaksin palsu, kepolsian hingga saat ini sudah menetapkan 18 tersangka.

“18 tersangka masih dilakukan pemeriksaan. Ada 19 orang sudah kita periksa dan tiga saksi ahli sedang dalam proses pemeriksaan”,jelas Agung.

Dia juga menungkapkan, penyidik mengelompokkan tiga berkas perkara dari 18 tersangka. Pihaknya juga meminta bantuan para ahli untuk mengungkap kasus ini.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...