Selasa, 28 Februari 2017 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Biadab, Perempuan Asal Medan Dijadikan Budak Seks di Malaysia

Human Trafficking

Biadab, Perempuan Asal Medan Dijadikan Budak Seks di Malaysia

Rabu, 13 Juli 2016 - 18:55 WIB

IMG-16156

Sugianto saat menunjukkan foto anaknya Ain. Kini/Ist

Medan, kini.co.id – Wanita Indonesia kembali dijadikan budak seks di Negeri Jiran Malaysia. Kali ini menjadi korban adalah gadis asal Kota Medan, Sumatera Utara berinisial Ain SA.

Ain, warga Jl Sidorukun Kecamatan Medan Timur, Kota Medan tak hanya dijadikan budak seks. Dara berusia 19 tahun buah pasangan Sugianto-Novi Hasibuan ini juga mengalami penyiksaan di negeri Malaysia. Awalnya, korban diiming-imingi seorang pria bernama Coil Hasibuan dan wanita bernama Rena untuk bekerja di salahsatu toko elektronik di Malaysia. Dengan janji, korban akan digaji Rp7 juta per bulan.

Tergiur, korban pun mau merantau. Belakangan setelah sampai di Kualalumpur Malaysia, baru diketahui bahwa korban pergi ke Malaysia tidak melalui jalur resmi. Dan Coil Hasibuan diketahui sebagai calo yang diduga terlibat jaringan perdagangan manusia di Asia.

Di Kualalumpur, korban ditempatkan di satu rumah penginapan bersma puluhan warga Negara Indonesia lainnya. Ternyata, di rumah itulah korban mendapat siksaan dan dipaksa menjadi budak seks.

Tak tahan dengan perlakuan itu, pada Sabtu (09/07/2016) korban akhirnya memberanikan diri kabur. Korban memberanikan diri dengan melompat pagar tembok rumah berlantai empat. Alhasil, tubuh korban menghalami patah tulang dan langsung ditolong warga sekitar rumah tempat penyekapan.

Singkat cerita, korban dibantu warga dibawa ke rumahsakit terdekat. Korban pun menjelaskan perihal kabur itu.

“Anak saya ditolong warga sekitar. Anak saya pun memberitahu bahwa ada keluarga kami yaitu adik ipar saya ada di Kualalumpur. Dengana bantuan warga, adik ipar bisa dihubungi. Nah adik ipar saya yang mengontak kami di Medan dan menceritakan semua kejadiannya,” terang Sugianto, orangtua korban kepada KiniNEWS di Medan, Selasa (13/07/2016).

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...