Rabu, 18 Januari 2017 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Peristiwa>Ain Korban Human Trafficking Kini Ditangani KBRI di Kualalumpur

Human Trafficking

Ain Korban Human Trafficking Kini Ditangani KBRI di Kualalumpur

Rabu, 13 Juli 2016 - 19:42 WIB

IMG-16160

Di rumahsakit ini Ain dirawat atas bantuan KBRI Kualalumpur. Kini/Ist

Medan, kini.co.id – Sugianto, warga Medan Sumatera Utara yang anaknya dijadikan budak seks di Malaysia mulai mendapatkan dukungan. Kini keluarga mereka didampingi aktivis LSM yang konsern di persoalan human trafficking atau perdagangan manusia.

“Kami mendapat kabar seperti itu. Orangtua korban juga sudah meminta agar didampingi dalam menghadapi persoalan ini. Kami pastikan kami siap dan berusaha membawa pulang korban ke tanahair,” tegas Harry Silaen, aktivis Forum Pemberdayaan Anak Bangsa Indonesia yang mendampingi Sugianto, Rabu (13/07/2016).

Pada hari ini juga, Harry langsung menghubungi Kedutaan Besar Republik Indonesia ( Embassy of The Republik of Indonesia ) yang ada di Jalan Tun Razak Kualalumpur Malaysia.

Mendapat laporan ini, oleh KBRI langsung merespon dan melakukan tindakan nyata dengan menjemput Ain dan sekaligus melakukan pengamanan terhadap segala kemungkinan gangguan yang bisa saja terjadi.

“Kini korban dirawat intensif di rumahsakit Hospital Pakar Al Islam di Malaysia atas bantuan KBRI di Kualalumpur. Terimakasih kepada Duta Besar RI HE Mr Herman Prayitno dan Mr Duda,” tegas Harry.

Kondisi Ain kini sudah mulai membaik setelah mendapatkan perawatan di Hospital Pakar Al Islam di Malaysia. Adapun keseluruhan biaya-biaya perawatan korban, secara keseluruhannya ditanggung oleh KBRI.

(baca juga: Perempuan Asal Medan Dijadikan Budak Seks di Malaysia) Ain perempuan asal Medan yang dijadikan budak seks dan disiksa di Kualalumpur Malaysia. Awalnya, korban diiming-imingi oleh calo asal Medan bermarga Hasibuan akan bekerja di salahsatu toko elektronik di Kualalumpur. Namun ternyata malah disekap dan dijadikan budak seks hingga akhirnya Ain berani melarikan diri dengan melompat dari gedung berlantai empat tempat dia disekap.

Editor: Asril

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...