Rabu, 28 Juni 2017 | 05.23 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Gunakan Vaksin Palsu, RS Harapan Bunda Siap Bertanggungjawab

Gunakan Vaksin Palsu, RS Harapan Bunda Siap Bertanggungjawab

Reporter : Rakisa | Jumat, 15 Juli 2016 - 14:32 WIB

IMG-16176

Surat Pernyataan pihak Rumah Sakit Permata Bunda Ciracas Jakarta Timur, yang menyebutkan akan menanggung biaya vaksin ulang seluruh pasien yang mendapatkan vaksin palsu di rumah sakit tersebut.

Jakarta Timur, kini.co.id – Rumah Sakit Harapan Bunda, Ciracas Jakarta Timur akan menanggung biaya vaksin ulang seluruh pasien yang mendapatkan vaksin palsu di rumah sakit tersebut.

“RS Harapan Bunda menyatakan bertanggungjawab atas biaya vaksinasi ulang untuk pasien yang terbukti menerima vaksin palsu dari RS Harapan Bunda,” kata Direktur Rumah Sakit Harapan Bunda, Finna,dalam keterangan persnya, di Ciracas, Jumat (15/7/2016) .

Menteri Kesehatan Nila F Moeloek Kamis (14/7/2016) saat membeberkan nama-nama 14 rumahsakit pengguna vaksin palsu, mengumumkan bahwa Rumah Sakit Harapan Bunda merupakan salah satu diantaranya. Nama-nama rumah sakit itu dibeberkan dalam rapat di DPR.(baca juga:Ini Daftar Rumah Sakit, Klinik dan Bidan Pengguna Vaksin Palsu)

Dikatakan Finna, untuk mengetahui siapa saja pasien yang terindikasi menerima vaksin palsu yang beredar di rumah sakit Harapan Bunda, manajemen akan memeriksa dan mengoreksi kembali data pasien yang ada dengan tim dokter spesialis anak.

Pihak rumah sakit juga menyiapkan posko untuk pasien yang ingin mengetahui informasi dan mengkonfirmasi apakah pasien terindikasi vaksin palsu atau tidak.

“Setiap pasien yang terkena vaksin palsu akan dikonsultasikan dengan dokter spesialis anak,” jelasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...