Selasa, 17 Januari 2017 | 22.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pramono Anung: Kehidupan Seringkali Seperti Pokemon Go

Pramono Anung: Kehidupan Seringkali Seperti Pokemon Go

Jumat, 15 Juli 2016 - 16:06 WIB

IMG-16182

Status Menteri Sekretasir Kabinet soal Pokemon Go

Jakarta, kini.co.id – Postingan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di akun twitter @pramonoanung, Jumat (15/7) pukul 06.25 WIB menarik perhatian media massa.

Beberapa wartawan secara khusus menanyakan pendapat Seskab terkait game Pokemon Go yang tengah jadi perbincangan dalam wawancara wartawan dengan Seskab, wartawan di Ruang Kerjanya Lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jumat (15/7/2016) siang.

Dia mengakui, saat ini, Pokemon Go dapat dikatakan seperti seseorang yang sedang menjadi media darling.(baca juga:Wah..! Pramono Anung Juga Main Pokemon Go)

“Seseorang yang sedang jadi media darling, apapun yang dilakukan orang itu bener. Tetapi begitu dia tidak jadi media darling, apapun yang dilakukan orang itu salah. Dan itulah kenyataannya,” ujarnya.

Pramono mengaku menyaksikan dari waktu ke waktu, termasuk beberapa kejadian yang ada. Melalui akun twitternya, Pramono sengaja mengingatkan dengan menggunakan hashtag (#) realita, dan menyebut bahwa itulah realita kehidupan kita.

“Di kita itu, orang masih melihat ketika seseorang mempunyai kedudukan dan jabatan. Dan biasanya ketika orang tidak mempunyai kedudukan dan jabatan, orang itu akan dengan gampang kemudian meninggalkan yang bersangkutan,” ujar Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, dalam postingan twitter-nya, Pramono Anung menulis, “Kehidupan sering kali spt Pokemon Go, saat lagi disukai, semua datang dan mencari, ada saatnya bosan dan ditinggalkan #realita.”

Meskipun tidak ikut memainkan game Pokemon Go, Seskab Pramono Anung mengaku mengetahui bahwa banyak Pokemon yang dapat ditemukan di Istana.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...
Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 19:00 WIB

Usai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Nyanyi

Usai menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap kepada Panitera Pengganti Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut), Rohadi yakni ...
Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:40 WIB

Slamet Kaget, Mayat di Depan Warungnya

Tepat di teras warung milik Slamet, di Jalan Raya Siman, Desa Kepuhrubuh, Kecamatan Siman, Ponorogo, geger karena penemuan sesosok mayat. ...
Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 17:12 WIB

Komnas HAM Minta Pemerintah Bina Ormas Arogan

Belakangan ini banyak organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan aksi arogan. Karena hal tersebut, banyak pihak yang mengusulkan agar pemerintah membubarkan ...