Rabu, 24 Mei 2017 | 09.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pramono Anung: Kehidupan Seringkali Seperti Pokemon Go

Pramono Anung: Kehidupan Seringkali Seperti Pokemon Go

Jumat, 15 Juli 2016 - 16:06 WIB

IMG-16182

Status Menteri Sekretasir Kabinet soal Pokemon Go

Jakarta, kini.co.id – Postingan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung di akun twitter @pramonoanung, Jumat (15/7) pukul 06.25 WIB menarik perhatian media massa.

Beberapa wartawan secara khusus menanyakan pendapat Seskab terkait game Pokemon Go yang tengah jadi perbincangan dalam wawancara wartawan dengan Seskab, wartawan di Ruang Kerjanya Lantai 2 Gedung III Kemensetneg, Jumat (15/7/2016) siang.

Dia mengakui, saat ini, Pokemon Go dapat dikatakan seperti seseorang yang sedang menjadi media darling.(baca juga:Wah..! Pramono Anung Juga Main Pokemon Go)

“Seseorang yang sedang jadi media darling, apapun yang dilakukan orang itu bener. Tetapi begitu dia tidak jadi media darling, apapun yang dilakukan orang itu salah. Dan itulah kenyataannya,” ujarnya.

Pramono mengaku menyaksikan dari waktu ke waktu, termasuk beberapa kejadian yang ada. Melalui akun twitternya, Pramono sengaja mengingatkan dengan menggunakan hashtag (#) realita, dan menyebut bahwa itulah realita kehidupan kita.

“Di kita itu, orang masih melihat ketika seseorang mempunyai kedudukan dan jabatan. Dan biasanya ketika orang tidak mempunyai kedudukan dan jabatan, orang itu akan dengan gampang kemudian meninggalkan yang bersangkutan,” ujar Mas Pram, panggilan akrab Pramono Anung menjawab pertanyaan wartawan.

Sebelumnya, dalam postingan twitter-nya, Pramono Anung menulis, “Kehidupan sering kali spt Pokemon Go, saat lagi disukai, semua datang dan mencari, ada saatnya bosan dan ditinggalkan #realita.”

Meskipun tidak ikut memainkan game Pokemon Go, Seskab Pramono Anung mengaku mengetahui bahwa banyak Pokemon yang dapat ditemukan di Istana.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur
Nasional - Rabu, 24 Mei 2017 - 08:10 WIB

Ketika PBB Kepo Urusan Ahok, JK: Tidak Boleh Ikut Campur

Dalam akun Twitter resmi Dewan HAM PBB di Asia, PBB mengaku prihatin atas kasus yang menimpa Ahok. Bahkan, PBB mendesak ...
Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat
Hukum - Rabu, 24 Mei 2017 - 07:11 WIB

Pembelaan HTI, Habib Rizieq Siapkan Ratusan Advokat

Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) melakukan perlawanan hukum atas upaya pembubaran organisasinya oleh Pemerintah. Tudingan bahwa HTI anti Pancasila dan NKRI ...
Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU
Ekonomi - Rabu, 24 Mei 2017 - 00:09 WIB

Antisipasi Macet Arus Mudik, Pertamina Siagakan Mobile SPBU

Mengantisipasi kemacetan lalu lintas akibat antrian di SPBU saat musim mudik lebaran tahun ini, PT Pertamina (Persero) akan menyiagakan layanan ...
Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 23:06 WIB

Kapolri Siap Ambil Alih Tugas KPK, Jika..

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan jajaran kepolisian siap mengambil alih tugas KPK dalam pemberantasan korupsi jika mendapat dukungan dari Komisi ...
JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:39 WIB

JPU Banding: Tim Advokasi GNPF Merasa Aneh dan Tak Etis

Tim Advokasi GNPF-MUI sekaligus pengacara Habib Rizieq Shihab, Kapitra Ampera mengomentari pencabutan banding yang dilakukan keluarga dan kuasa hukum ...
Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup
Hukum - Selasa, 23 Mei 2017 - 22:17 WIB

Veronika Tan: Apa yang Dialami Kami Sudah Cukup

Veronika Tan, istri terpidana kasus penistaan agama, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengungkapkan, semua apa yang menimpa sang suaminya sejak ...