Selasa, 25 April 2017 | 01.58 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Pemerintah Sediakan 10 Ribu Hunian Sementara untuk Pengungsi Sinabung

Pemerintah Sediakan 10 Ribu Hunian Sementara untuk Pengungsi Sinabung

Relokasi Mandiri Masih Terkendala Lahan

Jumat, 15 Juli 2016 - 18:47 WIB

IMG-16184

Hunian Sementara (Huntara) yang dibangun oleh Gerakan Kemanusian "Posko Jenggala" untuk pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, yang dibangun pada tahun 2014.

Karo, kini.co.id – Persoalan pengungsi korban erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, hingga saat ini masih menjadi PR bagi pemerintah. Mengatasi persoalan tersebut, pemerintah akan membangun 10 ribu hunian sementara (huntara).

“Untuk huntara, lahan sudah ada, akan dibangun dengan kapasitas 10.000 (pengungsi),” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei, di lokasi relokasi Siosar, Merek, Karo, Jumat (15/7/2016).

Lahan untuk huntara tersebut disewa dalam jangka waktu 5 tahun. “Bangunannya pun dirancang untuk tahan 5 tahun, karena kita tidak tahu kapan erupsi berakhir”,jelasnya.

Sesuai jadwal dan kerangka kerja, hunian sementara diharapkan rampung pada minggu kedua November 2016. Sementara hunian tetap relokasi mandiri diharapkan selesai pekan kedua Desember 2016.

Dana untuk pembangunan hunian sementara dan relokasi mandiri itu sudah tersedia. Bahkan dana dari pemerintah pusat sudah ditransfer ke pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah pusat akan terus melakukan pendampingan, termasuk menyediakan peralatan dan tenaga ahli.

“Pemerintah pusat selalu memberikan dukungan penuh kepada pemda. Makanya Kepala Staf Kepresidenan datang ke sini,” kata Willen yang datang bersama Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki.

Khusus untuk relokasi mandiri, pemerintah juga memutuskan pengungsi yang ikut program ini terdiri dari 1.903 KK. Jumlah itu tidak boleh berubah lagi.

Sebelumnya, angkanya terus berubah-ubah. Awalnya 1.683 KK, lalu menjadi 1.800-an KK, sekarang menjadi 1.903 KK.Angka yang terakhir telah disepakati tidak akan berubah lagi.

“Pemda akan mengklarifikasi, meng-clear-kan dulu persoalan lahan (untuk relokasi mandiri), anggaran sudah tersedia, desainnya sudah. Masalahnya tinggal di persoalan lahan”,jelas Willem.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos
Politik - Selasa, 25 April 2017 - 00:16 WIB

Habib Rizieq Ajak Muslim Kuasa Medsos

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyebutkan, Laskar Cyber Muslim punya andil besar dalam setiap aksi bela ...
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...