Jumat, 27 April 2018 | 00.28 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tipu Calon Siswa Polri, Mantan Wakapolres Labuhanbatu Ditangkap

Tipu Calon Siswa Polri, Mantan Wakapolres Labuhanbatu Ditangkap

Sabtu, 16 Juli 2016 - 04:40 WIB

IMG-16186

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Petugas Reskrim Polda Sumut, menangkap oknum Perwira Menengah, AKBP Tetra Darma Riawan, karena dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah sejumlah calon PNS Polri dan calon siswa (casis) Tamtama dan Bintara Polri tahun 2014/2015.

Petugas menangkap mantan Wakapolres Labuhanbatu, yang sekarang di bagian Pelayanan Masyarakat (Yanma) Poldasu tersebut, di Banyumas, Jawa Tengah, setelah buron karena lari dari kesatuan (disersi).

“Ada lima laporan yang disampaikan ke Poldasu, masing-masing dua kasus ditangani Subdit I Reskrimum, dua kasus ditangani Subdit IV Reskrimum dan satu kasus lagi ditangani Subdit III Reskrimum”,tutur Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, Jumat (15/7/2016).

Nainggolan menambahkan, total kerugian para korban mencapai Rp 910 juta. Dua laporan diSubdit I kasus penipuan dan penggelapan uang calon PNS dan casis senilai Rp350 juta, dan di Subdit III penipuan casis Polri dengan kerugian Rp200 juta.

Kemudia, kasus yang ditangani Subdit IV penipuan calon PNS senilai Rp160 juta dan casis Polri Rp200 juta.

“Saat ini AKBP TD masih menjalani pemeriksaan, dia ditahan di sel Poldasu”,kata Nainggolan.

Nainggolan juga menambahkan, Polda Sumut sudah mengeluarkan rekomendasi putusan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) terhadap AKBP TD.

“Rekomendasi putusan PTDH itu berdasarkan vonis dari sidang kode etik Poldasu, beberapa waktu lalu”,ujarnya.

Terpisah, Kasubdit III Dit Reskrimum AKBP Faisal Napitupulu, membenarkan pihaknya menangani kasus AKBP TD terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Namun dia tidak merincinya lebih jauh, karena masih dalam proses penyidikan.

AKBP TD pernah tersandung kasus pelecehan seksual, ketika menjabat Waka Polres Labuhanbatu. Akibatnya, dia beroleh sanksi berupa mutasi ke Binmas Poldasu.

Di Binmas, AKBP berperkara dengan kasus penipuan penerimaan casis Polri, sehingga kembali dimutasi ke Yanma.

Sebelumnya AKBP Tetra membantah pengakuan Putra Daeng (47), yang mengaku, telah menyetorkan uang kepada Oknum Pamen Polda Sumut itu senilai Rp820 juta untuk dua orang calon yang dijanjikan. Yakni Andre (19) casis Tamtama dan Rizki (19) casis Bintara.

Namun, kedua Casis tersebut dinyatakan gagal karena nilainya tidak mencukupi. Sebab, nilai kelulusan pada ujian tersebut 6,1. Sementara, nilai kedua Casis yang menyerahkan uang itu hanya 5,1.

Namun, AKBP Tetra membantah tuduhan tersebut. “Tuduhan itu saya bantah. Tetapi saya akui mengenal orangtua dari Andre dan Rizky, casis Bintara dan Tamtama Polri yang gagal lulus seleksi tersebut. Tidak lebih dari itu, apalagi dikait-kaitkan dengan ketidaklulusan keduanya,” ucapnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...