Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09.59 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Tipu Calon Siswa Polri, Mantan Wakapolres Labuhanbatu Ditangkap

Tipu Calon Siswa Polri, Mantan Wakapolres Labuhanbatu Ditangkap

Sabtu, 16 Juli 2016 - 04:40 WIB

IMG-16186

Ilustrasi

Medan, kini.co.id – Petugas Reskrim Polda Sumut, menangkap oknum Perwira Menengah, AKBP Tetra Darma Riawan, karena dugaan penipuan dan penggelapan uang ratusan juta rupiah sejumlah calon PNS Polri dan calon siswa (casis) Tamtama dan Bintara Polri tahun 2014/2015.

Petugas menangkap mantan Wakapolres Labuhanbatu, yang sekarang di bagian Pelayanan Masyarakat (Yanma) Poldasu tersebut, di Banyumas, Jawa Tengah, setelah buron karena lari dari kesatuan (disersi).

“Ada lima laporan yang disampaikan ke Poldasu, masing-masing dua kasus ditangani Subdit I Reskrimum, dua kasus ditangani Subdit IV Reskrimum dan satu kasus lagi ditangani Subdit III Reskrimum”,tutur Kasubbid Penmas Bid Humas Poldasu, AKBP MP Nainggolan, Jumat (15/7/2016).

Nainggolan menambahkan, total kerugian para korban mencapai Rp 910 juta. Dua laporan diSubdit I kasus penipuan dan penggelapan uang calon PNS dan casis senilai Rp350 juta, dan di Subdit III penipuan casis Polri dengan kerugian Rp200 juta.

Kemudia, kasus yang ditangani Subdit IV penipuan calon PNS senilai Rp160 juta dan casis Polri Rp200 juta.

“Saat ini AKBP TD masih menjalani pemeriksaan, dia ditahan di sel Poldasu”,kata Nainggolan.

Nainggolan juga menambahkan, Polda Sumut sudah mengeluarkan rekomendasi putusan pemberhentian dengan tidak hormat (PTDH) terhadap AKBP TD.

“Rekomendasi putusan PTDH itu berdasarkan vonis dari sidang kode etik Poldasu, beberapa waktu lalu”,ujarnya.

Terpisah, Kasubdit III Dit Reskrimum AKBP Faisal Napitupulu, membenarkan pihaknya menangani kasus AKBP TD terkait dugaan penipuan dan penggelapan. Namun dia tidak merincinya lebih jauh, karena masih dalam proses penyidikan.

AKBP TD pernah tersandung kasus pelecehan seksual, ketika menjabat Waka Polres Labuhanbatu. Akibatnya, dia beroleh sanksi berupa mutasi ke Binmas Poldasu.

Di Binmas, AKBP berperkara dengan kasus penipuan penerimaan casis Polri, sehingga kembali dimutasi ke Yanma.

Sebelumnya AKBP Tetra membantah pengakuan Putra Daeng (47), yang mengaku, telah menyetorkan uang kepada Oknum Pamen Polda Sumut itu senilai Rp820 juta untuk dua orang calon yang dijanjikan. Yakni Andre (19) casis Tamtama dan Rizki (19) casis Bintara.

Namun, kedua Casis tersebut dinyatakan gagal karena nilainya tidak mencukupi. Sebab, nilai kelulusan pada ujian tersebut 6,1. Sementara, nilai kedua Casis yang menyerahkan uang itu hanya 5,1.

Namun, AKBP Tetra membantah tuduhan tersebut. “Tuduhan itu saya bantah. Tetapi saya akui mengenal orangtua dari Andre dan Rizky, casis Bintara dan Tamtama Polri yang gagal lulus seleksi tersebut. Tidak lebih dari itu, apalagi dikait-kaitkan dengan ketidaklulusan keduanya,” ucapnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...