Minggu, 19 Februari 2017 | 18.47 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Pengguna Vaksin Palsu, DPR RI: Mengapa Hanya 14 yang Diumumkan ?

Pengguna Vaksin Palsu, DPR RI: Mengapa Hanya 14 yang Diumumkan ?

Reporter : Rakisa | Sabtu, 16 Juli 2016 - 22:28 WIB

IMG-16202

Menteri Kesehatan Nila Djuwita Anfasa Moeloek di Mabes Polri

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi IX DPR Saleh Partoanan Daulay, meminta pemerintah mengumumkan 37 Rumah Sakit dari sembilan provinsi yang menggunakan vaksi palsu.Sebab, sebelumnya pemerintah mengklaim ada 37 fasilitas pelayanan kesehatan di sembilan provinsi yang terindikasi pengguna vaksin palsu.

Dia mempertanyakan, mengapa pemerintah hanya mengumumkan 14 Rumah Sakit se-Jabodetabek saja.

“Kalau disebut 37 lalu hanya diumumkan 14 maka yang lain itu ke mana?” tanya Saleh Saleh saat diskusi bertajuk Jalur Hitam Vaksin Palsu di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (16/7).

Dia juga memertanyakan apakah tidak diumumkannya fasilitas pelayanan kesehatan itu, karena masih dalam proses investigasi lanjutan oleh satgas dalam hal ini Bareskrim Polri.

“Kan banyak yang belum diumumkan, ada tujuh provinsi lagi,” katanya.

Sebelumnya, Direktur Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Agung Setya mengatakan, pihaknya menyerahkan sampel 37 fasilitas kesehatan itu ke Badan Pengawas Obat dan Makanan.

Menurut dia, BPOM sebelumnya mengeluarkan surat edaran kepada RS dan fasilitas pelayanan kesehatan yang menerima vaksin bukan dari sumber distributor resmi.

“Oleh karena itu dilakukan pemeriksaan. BPOM kemudian lakukan pengujian. Kemarin, diserahkan ke kami dan terbukti ada empat yang palsu. Ini jadi bahan kami menyelidiki lebih lanjut”,katanya di kesempatan itu.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal
Politik - Minggu, 19 Februari 2017 - 11:50 WIB

PDIP Tuding Parpol Pendukung Ahok-Djarot Kurang Maksimal

Ketua Bidang Hukum DPP PDIP, Trimedya Panjaitan menuding partai pendukung selain PDIP lemah mengintensifkan dukungan dari bawah dan kurang memiliki ...
Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:50 WIB

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Mundur

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI), Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim mundur secara resmi. Juru bicara PTFI, Riza Pratama pun ...
KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 21:42 WIB

KPK: Tiga Perkara Terkait Kasus Walikota Madiun

Ada tiga perkara yang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berikan kepada Walikota Madiun Bambang Irianto (BI) sebagai tersangka tindak pidana korupsi. ...
Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 17:59 WIB

Partisipasi Pemilih Pilkada DKI Hingga 77,5 Persen

Koordinator Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Masykurudin Hafidz mengatakan tingkat partisipasi pemilih pada pilkada DKI Jakarta 2017 meningkat. ...
PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN
Nasional - Sabtu, 18 Februari 2017 - 15:17 WIB

PAN: Karakter Ahok tak Sesuai dengan PAN

Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Yandri Susanto, tengah mengumpulkan masukan dari sejumlah kader dan simpatin dalam penentuan sikap politik ...
Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan
Peristiwa - Sabtu, 18 Februari 2017 - 13:23 WIB

Tuntut Copot Ahok, FUI Akan Berdemo ke DPR RI Selasa Depan

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Presiden Jokowi yang membiarkan Ahok kembali menjabat menjadi Gubernur DKI Jakarta meski menyandang status ...