Selasa, 17 Oktober 2017 | 14.45 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Petinggi Gerindra: Yusril Jangan Merasa Lebih Tahu

Petinggi Gerindra: Yusril Jangan Merasa Lebih Tahu

Reporter : Rakisa | Minggu, 17 Juli 2016 - 01:30 WIB

IMG-16204

Dr Megawati Sukarnoputri dan Prof Dr Yusril Ihza Mahendra, di Kampus Universitas Padjajaran, Bandung, beberapa waktu lalu.

Jakarta, kini.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad meminta Yusril Ihza Mahendra jangan mencampuri urusan internal di Partai Gerindra, terkait penetapan calon Gubernur DKI Jakarta, pada Pilkada 2017.

“Dia (Yusril) jangan merasa lebih tau soal mekanisme di partai orang lain. Saya pikir, tidak perlu mencampuri urusan internal di partai Gerindra. Kita punya mekanisme sendiri,” kata Dasco, Sabtu (16/7/2016).

Dasco menyampaikan itu terkait sindiran Yusril terhadap dinamika internal Partai Gerindra, yang mempertimbangkan Kepala BNN Komjen Budi Waseso sebagai calon gubernur. Padahal, Budi Waseso tidak ikut penjaringan calon gubernur.

“Gini, yang tau AD ART partai itu kita (pengurus). Saya wakil ketua umum, tahu betul mekanisme Gerindra, keputusan akhir ada di ketua dewan pembina”, ujar Dasco.

Dasco menambahkan, usulan dari DPD belum tentu sama dengan apa yang nantinya diputuskan oleh ketua dewan pembina.

“Bukan pertama kali usulan dari DPD itu kemudian diputuskan lain oleh ketua dewan pembina,” pungkasnya.

Meski Yusril lolos dalam penjaringan calon gubernur yang digelar DPD Gerindra DKI, Dasco meminta Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu tidak perlu banyak berbicara terkait teknis penjaringan.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:43 WIB

Dilirik PDIP untuk Pilgub Jabar, Begini Reaksi Menteri Susi

PDIP mengumpulkan tokoh-tokoh yang berpengaruh untuk menjadi kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat.Salahsatu calon yang dilirik PDIP adalah Menteri ...
Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 14:00 WIB

Kejagung Tolak Gabung ke Densus Tipikor

Memberantas korupsi, Kejaksaan Agung (Kejagung) menolak bergabung dengan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) bentukan Polri.Meski dengan tujuan sama, ...
Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 13:35 WIB

Komisi III: Densus Tipikor Akan Pertaruhkan Nama Baik Polri

Anggota Komisi III DPR Nasir Djamil menilai, pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) akan menjadi pertaruhan nama baik ...
Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim
Ekonomi - Selasa, 17 Oktober 2017 - 12:30 WIB

Bertemu Fujitrans, Menperin Bahas Kawasan Industri Maritim

Hari pertama kunjungan kerja di Jepang, Senin (16/10) malam, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto bersama rombongan melakukan pertemuan dengan President Fujitrans Corporation ...
Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK
Hukum - Selasa, 17 Oktober 2017 - 10:45 WIB

Kasus Suap Dirjen Hubla, Menhub Budi Karya Penuhi Panggilan KPK

Dipanggil terkait kasus suap Dirjen Hubla, Menteri Perhubungan Budi Karya datang ke gedung KPK, Selasa (17/10/2017).Berbaju batik cokelat, Budi tiba ...
Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian
Politik - Selasa, 17 Oktober 2017 - 06:26 WIB

Fadli Zon: Anies- Sandi lebih butuh kritikan daripada pujian

Wakil Ketua DPR, Fadli Zon, mengatakan, setelah dilantik menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandi Uno, ...