Senin, 26 Juni 2017 | 00.08 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Risma Usir Pekerja Asing Dari Surabaya

Risma Usir Pekerja Asing Dari Surabaya

Senin, 18 Juli 2016 - 12:03 WIB

IMG-16218

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

Surabaya, kini.co.id – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini akan mengusir seluruh tenaga kerja asing ilegal dari kotanya, karena keberadaannya berpotensi merugikan negara.

“Sebenarnya saya tak keberatan jika warga asing melengkapi dokumen resmi untuk bekerja. Masalahnya, belakangan ini banyak warga asing yang mengelabui petugas imigrasi. Cuma bermodal visa kunjungan wisata atau berstatus turis, tetapi kenyataannya malah bekerja”,ujar Risma, kepada wartawan, di Surabaya, Senin (18/7/2016).

Risma mengatakan, tenaga kerja asing ilegal ini, tidak membayar pajak dan biaya lain sebagaimana diwajibkan untuk semua pekerja asing. Negara pun berpotensi dirugikan oleh ulah mereka.

Maka Risma menegaskan tak akan menoleransi warga asing yang bekerja secara ilegal di Surabaya.

“Makanya, mereka pun saya deportasi, karena masuknya dengan cara seperti itu”, kata Risma.

Risma mengakui, Surabaya sudah mulai banyak dilirik warga dari negara lain sebagai tujuan mencari pekerjaan. Terkait itu, dia meminta seluruh masyarakat Surabaya untuk menyiapkan diri. Terlebih saat ini Surabaya sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Paling tidak dari sisi kreativitas dan akademis kita harus bagus. Karena kalau tidak, kita tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri”,ujarnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...