Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Risma Usir Pekerja Asing Dari Surabaya

Risma Usir Pekerja Asing Dari Surabaya

Senin, 18 Juli 2016 - 12:03 WIB

IMG-16218

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini

Surabaya, kini.co.id – Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini akan mengusir seluruh tenaga kerja asing ilegal dari kotanya, karena keberadaannya berpotensi merugikan negara.

“Sebenarnya saya tak keberatan jika warga asing melengkapi dokumen resmi untuk bekerja. Masalahnya, belakangan ini banyak warga asing yang mengelabui petugas imigrasi. Cuma bermodal visa kunjungan wisata atau berstatus turis, tetapi kenyataannya malah bekerja”,ujar Risma, kepada wartawan, di Surabaya, Senin (18/7/2016).

Risma mengatakan, tenaga kerja asing ilegal ini, tidak membayar pajak dan biaya lain sebagaimana diwajibkan untuk semua pekerja asing. Negara pun berpotensi dirugikan oleh ulah mereka.

Maka Risma menegaskan tak akan menoleransi warga asing yang bekerja secara ilegal di Surabaya.

“Makanya, mereka pun saya deportasi, karena masuknya dengan cara seperti itu”, kata Risma.

Risma mengakui, Surabaya sudah mulai banyak dilirik warga dari negara lain sebagai tujuan mencari pekerjaan. Terkait itu, dia meminta seluruh masyarakat Surabaya untuk menyiapkan diri. Terlebih saat ini Surabaya sudah memasuki era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Paling tidak dari sisi kreativitas dan akademis kita harus bagus. Karena kalau tidak, kita tidak bisa menjadi tuan di negeri sendiri”,ujarnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...