Sabtu, 21 Oktober 2017 | 09.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Reporter : Rakisa | Senin, 18 Juli 2016 - 12:39 WIB

IMG-16220

Pusat Kesehatan Kopassus menggelar pelayanan vaksin ulang bagi anak prajurit yang tercatat pernah menerima vaksin dari RS Harapan Bunda, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Jakarta, kini.co.id – Kapten Infantri Rajif Khan, terlihat ikut mengantarkan anaknya ke Tempal Pelayanan Kesehatan Komando Pasukan Khusus (Koppasus) TNI-AD.

Prajurit Koppasus ini tidak menyangka, jika anaknya bernama Raysha Salma Saraswati, yang masih berusia enam bulan, menjadi korban vaksin tak jelas dari RS Harapan Bunda, Ciracas, Jakarta Timur.

Rajif menuturkan, anaknya memang lahir di RS Harapan Bunda. Awalnya, lanjut dia, tidak ada kecurigaan sama sekali terhadap RS Harapan Bunda.

Harapannya, vaksinasi yang diberikan kepada anaknya itu memperkuat kekebalan tubuh. Namun kini, pelayanan rumah sakit itu dinilainya mengecewakan.

“Sebagai orang tua, kan kita inginnya mendapatkan yang terbaik untuk anak. Apalagi, kita tentara. Tidak selalu bersama anak,” ucap Rajif Khan di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Langkah cepat pemerintah dan TNI membuat Rajif membuat lega. “Sudah ditangani komandan. sudah ditangani kini, saya tenang”,katanya.

Danjen Koppasus Mayjen (TNI) Muhammad Herindra menjelaskan, pihaknya masih terus menelusuri apakah ada anak prajuritnya yang juga diduga telah mendapatkan vaksin abal-abal.

Herindra menegaskan, vaksinasi ulang yang diadakan atas instruksi Panglima TNI ini gratis. Seluruh vaksin berasal dari pihak Kemenkes dan pabrikan Biofarma, sehingga dijamin keasliannya

Terpisah, Wakil Kepala RSPAD Kolonel dokter Bambang menerangkan, timnya menyiapkan vaksin jenis dasar yang terdiri dari antigen DPT, polio, campak dan HIB untuk pelayanan vaksin, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung. Seluruh vaksin itu didapat dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau distributor resmi Pemerintah, PT Biofarma.

“Sebelum menggelar pelayanan ini, kami sudah meminta ijin IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kami sementara ini menyediakan vaksin dasar dan itu kita ambil dari Biofarma,” sambung Bambang.

Dari data yang terkumpul di KSA, sebanyak 30 anak prajurit Kopassus tersuntikan vaksin palsu.

“Dan kami rasa data itu akan terus berkembang. Intinya kami memberikan perhatian khusus untuk kesehatan anak-anak yang sudah menerima vaksin palsu.”

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...
Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 18:10 WIB

Ini pesan Jokowi untuk pembangunan KEK Mandalika

Saat meresmikan beroperasinya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Presiden Joko Widodo menitipkan pesan kepada jajaran di bawahnya untuk mendukung keberlangsungan ...
Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:50 WIB

Komisi XI: Target penerimaan pajak terus melorot, kok bisa ?

Anggota Komisi XI DPR, Heri Gunawan menegaskan, target pajak Per 30 September 2017 baru tercapai Rp770,7 triliun, atau hanya 60 ...
Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi
Politik - Jumat, 20 Oktober 2017 - 17:04 WIB

Jokowi diminta mediasi perseteruan Anies dengan Luhut soal reklamasi

Perang terbuka antara Menteri Koordinator Kemaritiman dan Gubernur  DKI Jakarta soal reklamasi teluk Jakarta membuat gusar Wakil Ketua DPR Taufik ...