Kamis, 23 Februari 2017 | 05.03 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Reporter : Rakisa | Senin, 18 Juli 2016 - 12:39 WIB

IMG-16220

Pusat Kesehatan Kopassus menggelar pelayanan vaksin ulang bagi anak prajurit yang tercatat pernah menerima vaksin dari RS Harapan Bunda, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Jakarta, kini.co.id – Kapten Infantri Rajif Khan, terlihat ikut mengantarkan anaknya ke Tempal Pelayanan Kesehatan Komando Pasukan Khusus (Koppasus) TNI-AD.

Prajurit Koppasus ini tidak menyangka, jika anaknya bernama Raysha Salma Saraswati, yang masih berusia enam bulan, menjadi korban vaksin tak jelas dari RS Harapan Bunda, Ciracas, Jakarta Timur.

Rajif menuturkan, anaknya memang lahir di RS Harapan Bunda. Awalnya, lanjut dia, tidak ada kecurigaan sama sekali terhadap RS Harapan Bunda.

Harapannya, vaksinasi yang diberikan kepada anaknya itu memperkuat kekebalan tubuh. Namun kini, pelayanan rumah sakit itu dinilainya mengecewakan.

“Sebagai orang tua, kan kita inginnya mendapatkan yang terbaik untuk anak. Apalagi, kita tentara. Tidak selalu bersama anak,” ucap Rajif Khan di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Langkah cepat pemerintah dan TNI membuat Rajif membuat lega. “Sudah ditangani komandan. sudah ditangani kini, saya tenang”,katanya.

Danjen Koppasus Mayjen (TNI) Muhammad Herindra menjelaskan, pihaknya masih terus menelusuri apakah ada anak prajuritnya yang juga diduga telah mendapatkan vaksin abal-abal.

Herindra menegaskan, vaksinasi ulang yang diadakan atas instruksi Panglima TNI ini gratis. Seluruh vaksin berasal dari pihak Kemenkes dan pabrikan Biofarma, sehingga dijamin keasliannya

Terpisah, Wakil Kepala RSPAD Kolonel dokter Bambang menerangkan, timnya menyiapkan vaksin jenis dasar yang terdiri dari antigen DPT, polio, campak dan HIB untuk pelayanan vaksin, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung. Seluruh vaksin itu didapat dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau distributor resmi Pemerintah, PT Biofarma.

“Sebelum menggelar pelayanan ini, kami sudah meminta ijin IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kami sementara ini menyediakan vaksin dasar dan itu kita ambil dari Biofarma,” sambung Bambang.

Dari data yang terkumpul di KSA, sebanyak 30 anak prajurit Kopassus tersuntikan vaksin palsu.

“Dan kami rasa data itu akan terus berkembang. Intinya kami memberikan perhatian khusus untuk kesehatan anak-anak yang sudah menerima vaksin palsu.”

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat
Hukum - Rabu, 22 Februari 2017 - 22:29 WIB

Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar membantah ada keterlibatan hakim lain dalam kasus yang menjeratnya.Menurutnya, kasus penerimaan suap atas Undang-undang ...
Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 19:07 WIB

Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur

Maskapai Penerbangan Lion Air akan membuka dua rute baru dari Solo ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan frekuensi terbang sebanyak satu ...
Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 17:40 WIB

Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi meminta aparatur keamanan segera mengambil sikap atas aksi intimidasi Fredy Tahuney alias Iwan ...
Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 16:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengklaim tak pernah melakukan kriminalisasi para ulama. Berbeda dengan tuduhan pimpinan Front ...
Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR
Politik - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:52 WIB

Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang tidak menggubris status hukum Ahok sebagai tersangka penistaan agama menuai komentar dari ...
Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada
Peristiwa - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:10 WIB

Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada

Gunung-gunung api di Indonesia hingga saat ini masih menggeliat. Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini ada ...