Minggu, 25 Februari 2018 | 22.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Anak Perwira Koppasus Ini Juga Korban Vaksin Palsu di Harapan Bunda

Reporter : Rakisa | Senin, 18 Juli 2016 - 12:39 WIB

IMG-16220

Pusat Kesehatan Kopassus menggelar pelayanan vaksin ulang bagi anak prajurit yang tercatat pernah menerima vaksin dari RS Harapan Bunda, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Jakarta, kini.co.id – Kapten Infantri Rajif Khan, terlihat ikut mengantarkan anaknya ke Tempal Pelayanan Kesehatan Komando Pasukan Khusus (Koppasus) TNI-AD.

Prajurit Koppasus ini tidak menyangka, jika anaknya bernama Raysha Salma Saraswati, yang masih berusia enam bulan, menjadi korban vaksin tak jelas dari RS Harapan Bunda, Ciracas, Jakarta Timur.

Rajif menuturkan, anaknya memang lahir di RS Harapan Bunda. Awalnya, lanjut dia, tidak ada kecurigaan sama sekali terhadap RS Harapan Bunda.

Harapannya, vaksinasi yang diberikan kepada anaknya itu memperkuat kekebalan tubuh. Namun kini, pelayanan rumah sakit itu dinilainya mengecewakan.

“Sebagai orang tua, kan kita inginnya mendapatkan yang terbaik untuk anak. Apalagi, kita tentara. Tidak selalu bersama anak,” ucap Rajif Khan di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung, Jakarta, Senin (18/7/2016).

Langkah cepat pemerintah dan TNI membuat Rajif membuat lega. “Sudah ditangani komandan. sudah ditangani kini, saya tenang”,katanya.

Danjen Koppasus Mayjen (TNI) Muhammad Herindra menjelaskan, pihaknya masih terus menelusuri apakah ada anak prajuritnya yang juga diduga telah mendapatkan vaksin abal-abal.

Herindra menegaskan, vaksinasi ulang yang diadakan atas instruksi Panglima TNI ini gratis. Seluruh vaksin berasal dari pihak Kemenkes dan pabrikan Biofarma, sehingga dijamin keasliannya

Terpisah, Wakil Kepala RSPAD Kolonel dokter Bambang menerangkan, timnya menyiapkan vaksin jenis dasar yang terdiri dari antigen DPT, polio, campak dan HIB untuk pelayanan vaksin, di Tempat Pelayanan Kesehatan Koppasus, Cijantung. Seluruh vaksin itu didapat dari perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau distributor resmi Pemerintah, PT Biofarma.

“Sebelum menggelar pelayanan ini, kami sudah meminta ijin IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia). Kami sementara ini menyediakan vaksin dasar dan itu kita ambil dari Biofarma,” sambung Bambang.

Dari data yang terkumpul di KSA, sebanyak 30 anak prajurit Kopassus tersuntikan vaksin palsu.

“Dan kami rasa data itu akan terus berkembang. Intinya kami memberikan perhatian khusus untuk kesehatan anak-anak yang sudah menerima vaksin palsu.”

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...