Kamis, 19 Januari 2017 | 15.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kepastian Tewasnya Santosa Tinggal Menunggu Tes DNA

Kepastian Tewasnya Santosa Tinggal Menunggu Tes DNA

Reporter : Rakisa | Selasa, 19 Juli 2016 - 15:16 WIB

IMG-16238

Jenazah korban baku tembak antara kelompok bersenjata dan Satuan Tugas Operasi Tinombala, yang diduga kuat Santoso

Jakarta, kini.co.id – Kepastian tewasnya gembong teroris Santoso tinggal menunggu sampel DNA dari keluarganya. Jika dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, adalah orang yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, saya selaku kepala operasi menyatakan bahwa hasil kontak tembak kemarin sekitar jam 17.00 sampai 18.30 salah satunya adalah DPO yang selama ini dicari, gembong teroris Santoso dan Mukhtar yang masuk dalam daftar pencarian orang”,kata Kepala Satuan Tugas Operasi Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis, Selasa (19/7/2016)

Leo menambahkan, dua orang yang tewas dalam penyergapan Senin (18/7/2016) sore, di Tambarana adalah Santoso dan Mukhtar.(baca juga:TNI: Pasukan Kostrad Baku Tembak dengan Kelompok Santoso)

Tiga orang yang melarikan diri saat baku tembak antara kelompok bersenjata dan Satuan Tugas Operasi Tinombala, menurut dia, kemungkinan Basri dan istrinya beserta istri Santoso.

Anggota Satuan Tugas Tinombala saat ini masih mengejar 19 anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso yang masih tersisa.

Tiga diantaranya merupakan perempuan, yakni Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima yang merupakan istri Santoso, Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel (istri Ali Kalora) dan Nurmi Usman alias Oma (istri Basri).

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 14:38 WIB

Eks Direktur Garuda Indonesia Jadi Tersangka Kasus Korupsi

Mantan Direktur PT Garuda Indonesia, Emirsyah Satar resmi menjadi tersangka kasus dugaan korupsi di sebuah BUMN. Hal itu dikatakan Wakil ...
Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:59 WIB

Kerjasama Jokowi dengan China Diduga Dimanfaatkan Pebisnis Datangkan TKA

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah melakukan penandatanganan kerjasama dengan China untuk mendatangkan 10 juta turis asal China ke Indonesia.Komisioner Ombudsman ...
Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:54 WIB

Polisi Gelar 75 Adegan Rekontruksi Pembunuhan Pulomas

Rekontruksi kasus perampokan Pulomas yang menewaskan enam orang di rumah Dodi Triono, Jl Pulomas, Jakarta Timur yang dilakukan penyidik polisi, ...
Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:41 WIB

Berkas Kasus Makar Sri Bintang Pamungkas Dikembalikan ke Polda

Berkas kasus makar dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dilimpahkan Polda Metro Jaya ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) DKI ...
Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 13:26 WIB

Politisi PKB Minta Positif Tanggapi Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy meminta masyarakat bersikap positif terkait bendera Merah Putih yang dibubuhi kalimat Tauhid ...
Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM
Peristiwa - Kamis, 19 Januari 2017 - 12:12 WIB

Petisi Beruang Kurus, Bonbin Bandung Pertanyakan Maksud LSM

Kondisi beruang kurus yang berada di Kebun Binatang (Bonbin) Bandung terkespose secara publik. Apalagi ada petisi "Penyelamatan beruang kelaparan di ...