Selasa, 28 Februari 2017 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kepastian Tewasnya Santosa Tinggal Menunggu Tes DNA

Kepastian Tewasnya Santosa Tinggal Menunggu Tes DNA

Reporter : Rakisa | Selasa, 19 Juli 2016 - 15:16 WIB

IMG-16238

Jenazah korban baku tembak antara kelompok bersenjata dan Satuan Tugas Operasi Tinombala, yang diduga kuat Santoso

Jakarta, kini.co.id – Kepastian tewasnya gembong teroris Santoso tinggal menunggu sampel DNA dari keluarganya. Jika dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, adalah orang yang selama ini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

“Dari hasil pemeriksaan identifikasi luar, saya selaku kepala operasi menyatakan bahwa hasil kontak tembak kemarin sekitar jam 17.00 sampai 18.30 salah satunya adalah DPO yang selama ini dicari, gembong teroris Santoso dan Mukhtar yang masuk dalam daftar pencarian orang”,kata Kepala Satuan Tugas Operasi Tinombala Kombes Pol Leo Bona Lubis, Selasa (19/7/2016)

Leo menambahkan, dua orang yang tewas dalam penyergapan Senin (18/7/2016) sore, di Tambarana adalah Santoso dan Mukhtar.(baca juga:TNI: Pasukan Kostrad Baku Tembak dengan Kelompok Santoso)

Tiga orang yang melarikan diri saat baku tembak antara kelompok bersenjata dan Satuan Tugas Operasi Tinombala, menurut dia, kemungkinan Basri dan istrinya beserta istri Santoso.

Anggota Satuan Tugas Tinombala saat ini masih mengejar 19 anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur pimpinan Santoso yang masih tersisa.

Tiga diantaranya merupakan perempuan, yakni Jumiatun Muslim alias Atun alias Bunga alias Umi Delima yang merupakan istri Santoso, Tini Susanti Kaduku alias Umi Fadel (istri Ali Kalora) dan Nurmi Usman alias Oma (istri Basri).

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...