Kamis, 19 Januari 2017 | 09.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Jokowi-JK Kunjungi Sumut Lagi

Jokowi-JK Kunjungi Sumut Lagi

JK Hadiri Pelaksanaan Musyawarah Masyarakat Adat 2016

Selasa, 19 Juli 2016 - 17:35 WIB

IMG-16248

Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla

Medan, kini.co.id – Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla (Jokowi- JK) kembali mengunjungi Provinsi Sumatera Utara.

Berdasarkan jadwal yang didapat dari Penerangan Daerah Militer I Bukit Barisan (Pendam I BB), Jokowi dan Jusuf Kalla akan menghadiri serangkaian kegiatan, di Medan, Parapat dan Tapanuli Utara

Berikut jadwal Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Sumatera Utara

Kamis tanggal 21 sampai dengan 22 Juli 2016, Presiden RI Joko Widodo beserta rombongan menggunakan Pswt Kepresidenan BBJ-2/A-001, menghadiri pembukaan giat sosialisasi tentang amnesti pajak tahun 2016, bertempat di Hotel Dyandra Santika, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan.

Rabu tanggal 27 sampai dengan 31 Juli 2016, Wapres RI H. Yusuf Kalla beserta Rombongan menggunakan Pesawat Kepresidenan BBJ-2/A-001, menghadiri pelaksanaan “Musyawarah Masyarakat Adat 2016″, bertempat di Lapangan Pagoda Kota Prapat, Kabupaten Simalungun.

Di Kabupaten Tapanuli Utara, menghadiri kegiatan atraksi pesawat tempur, terjun payung dan penanaman 7.700 pohon di Huta Ginjang, Kecamatan Silangit.

Kemudian menghadiri pesta Punguan Marga Simbolon dohot Boruna mulai tanggal 29 sampai dengan 31 Juli 2016 yang akan dihadiri oleh Bapak Panglima TNI Jend Gatot Nurmantyo, Bapak Kapolri Jenderal Tito Karnavian, 6 (Enam) Kementrian RI dan lembaga lingkungan hidup dengan thema, restorasi lingkungan untuk kehidupan lebik baik” yang bertempat di Prapat.

Saat ini para Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Sumut, sedang melakukan rapat koordinasi menjelang kedatangan Presiden dan Wapres Komisi- JK tersebut di lantai 8 Gedung Kantor Gubernur Jalan Diponegoro Medan.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal
Nasional - Kamis, 19 Januari 2017 - 07:48 WIB

Din Syamsudin: Kekerasan Verbal Pemodal Lebih Berbahaya dari Ormas Radikal

Setelah munculnya gesekan dalam sosial masyarakat, sejumlah pihak menginginkan pembubaran ormas-ormas radikal.Lucunya, ormas radikal selalu dikaitkan dengan ormas Islam sehingga ...
Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim
Hukum - Kamis, 19 Januari 2017 - 02:54 WIB

Besok Sylviana Murni Dipanggil Bareskrim

Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menjadwalkan pemeriksaan mantan Walikota Jakarta Pusat Sylviana Murni sebagai saksi dalam kasus ...
Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:57 WIB

Diberondong Pertanyaan Sensitif Watim MUI, Ini Jawaban Wiranto

Saat menghadiri pembukaan Rapat Pleno Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (Watim-MUI), Mentri Polhukam Wiranto yang mewakili Presdien Jokowi, Rabu (18/1) ...
Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 23:34 WIB

Din Syamsudin Minta Tidak Hakimi Ormas Islam sebagai Radikal

Dia meminta pemerintah agar tidak hanya memperhatikan kekerasan fisik yang terjadi di lapangan untuk membubarkan ormas radikal. "Tapi mari juga ...
PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:55 WIB

PLN Komentar soal Pembengkakan Tarif Listrik di Bekasi Utara

Terkait dengan keluhan warga Taman Wisma Asri kepada pihak PLN Rayon Medan Satria, Bekasi Utara soal pembengkakan tarif listrik yang ...
Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 19:48 WIB

Kerjasama TNI dan Pemerintah Belum Maksimal

Anggota Komisi l DPR RI, Bobby Adhityo Rizaldi menyebutkan kerjasama antar TNI dan pemerintah belum maksimal pada beberapa program. Dengan ...