Kamis, 30 Maret 2017 | 15.53 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 09:51 WIB

IMG-16260

Rizal Ramli dan Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengaku heran terhadap sikap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyoal menyoal keabsahan penghentian reklamasi Pulau G.

Menurut Rizal Ramli, seharusnya Ahok bersyukur, pemerintah mengambil alih persoalan ini.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot. Dia Gubernur DKI atau karyawan pengembang?” tanya Rizal Ramli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin.

Komite Gabungan Reklamasi yang terdiri atas Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov DKI memutuskan reklamasi Pulau G dihentikan selamanya.

Dalam keputusan itu Rizal Ramli menjelaskan ada tiga poin penting soal reklamasi Teluk Utara Jakarta.

Kebijakan penghentian reklamasi Pulau G, ujar Rizal, untuk menyelamatkan nelayan tradisional. Lagi pula ada jaringan pipa gas di bawah laut yang berbahaya bila dilakukan pembangunan.

“Ada jaringan pipa gas. Aturan internasional dan aturan dari pemerintah itu kalau ada jaringan pipa gas di bawah laut, 500 meter kiri kanan itu harus tidak boleh ada struktur”,jelasnya.

Terkait itu, Ahok sendiri menilai, pengerjaan proyek Pulau G sudah memenuhi aturan. Makanya, Pemprov DKI Jakarta mengirim surat ke Presiden Joko Widodo soal keputusan Komite Bersama Reklamasi Teluk Jakarta tentang penghentian reklamasi Pulau G.

Surat itu bertujuan menjelaskan duduk perkara reklamasi Pulau G ke Jokowi serta meminta second opinion ke Presiden.

Luas Pulau G yang awalnya sekitar 400 hektare sudah diperkecil menjadi 100 hektare untuk menghindari jalur pipa gas dan pipa listrik.

“Justru yang paling rapi pengerjaan yaitu Pulau G, yang paling ikut aturan sama yang motong pulau semua Pulau G”,ungkap Ahok.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 15:11 WIB

Hakim Belum mau Tetapkan Miryam Haryani sebagai Tersangka

Majelis Hakim kasus dugaan korupsi dalam pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) TA 2011-2012 dengan terdakwa Irman dan Sugiharto ...
Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:55 WIB

Jaksa KPK Minta Miryam Haryani Ditetapkan Menjadi Tersangka

Sidang konfrontir antara Politisi Hanura, Miryam S Haryani dengan tiga penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, Ambarita Damanik, dan ...
Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:40 WIB

Disarankan Kembalikan Uang Korupsi e-KTP, Miryam Haryani: Habis Saya!

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan membenarkan bahwa dia pernah menyarankan kepada Politisi Miryam S Haryani untuk mengembalikan uang ...
Aksi 313 Ibarat Perang Badar
Nasional - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:15 WIB

Aksi 313 Ibarat Perang Badar

Forum Umat Islam (FUI) menyebutkan momentum aksi 313 yang menuntut pencopotan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok sebagai Gubernur DKI Jakarta, ...
Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 14:12 WIB

Wow! Ganjar Pranowo Tahu Soal Bagi-Bagi Uang

Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo rupanya mengetahui perihal bagi-bagi uang hasil dugaan korupsi proyek pengadaan e-KTP APBN TA 2011-2012.Demikian ...
Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani
Hukum - Kamis, 30 Maret 2017 - 12:54 WIB

Novel Baswedan Akui Makan Kue Durian Saat Periksa Miryam Haryani

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Novel Baswedan, tak menampik terkait pengakuan Politisi Hanura, Miryam S Haryani yang merasa terganggu olehnya ...