Rabu, 18 Januari 2017 | 12.57 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 09:51 WIB

IMG-16260

Rizal Ramli dan Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengaku heran terhadap sikap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyoal menyoal keabsahan penghentian reklamasi Pulau G.

Menurut Rizal Ramli, seharusnya Ahok bersyukur, pemerintah mengambil alih persoalan ini.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot. Dia Gubernur DKI atau karyawan pengembang?” tanya Rizal Ramli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin.

Komite Gabungan Reklamasi yang terdiri atas Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov DKI memutuskan reklamasi Pulau G dihentikan selamanya.

Dalam keputusan itu Rizal Ramli menjelaskan ada tiga poin penting soal reklamasi Teluk Utara Jakarta.

Kebijakan penghentian reklamasi Pulau G, ujar Rizal, untuk menyelamatkan nelayan tradisional. Lagi pula ada jaringan pipa gas di bawah laut yang berbahaya bila dilakukan pembangunan.

“Ada jaringan pipa gas. Aturan internasional dan aturan dari pemerintah itu kalau ada jaringan pipa gas di bawah laut, 500 meter kiri kanan itu harus tidak boleh ada struktur”,jelasnya.

Terkait itu, Ahok sendiri menilai, pengerjaan proyek Pulau G sudah memenuhi aturan. Makanya, Pemprov DKI Jakarta mengirim surat ke Presiden Joko Widodo soal keputusan Komite Bersama Reklamasi Teluk Jakarta tentang penghentian reklamasi Pulau G.

Surat itu bertujuan menjelaskan duduk perkara reklamasi Pulau G ke Jokowi serta meminta second opinion ke Presiden.

Luas Pulau G yang awalnya sekitar 400 hektare sudah diperkecil menjadi 100 hektare untuk menghindari jalur pipa gas dan pipa listrik.

“Justru yang paling rapi pengerjaan yaitu Pulau G, yang paling ikut aturan sama yang motong pulau semua Pulau G”,ungkap Ahok.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:34 WIB

2016, BPJS Raup Rp 48,5 T dari Iuran

Sepanjang tahun 2016, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan tealh meraup Rp48,53 triliun dari iuran. Jumlah ini naik 14 persen ...
Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid
Peristiwa - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:30 WIB

Kapolri Perintahkan Usut Pengibaran Bendera Merah Putih Dibubuhi Kalimat Tauhid

Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian memerintahkan jajarannya untuk menyelidiki dugaan penghinaan bendera Merah Putih bergambar pedang dan tulisan kalimat tauhid ...
Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR
Ekonomi - Rabu, 18 Januari 2017 - 12:14 WIB

Bahas Outlook 2017, Sri Mulyani Merapat ke DPR

Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (18/1/2017). Ia datang untuk ...
FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri
Hukum - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:28 WIB

FPI Tuntut Kapolda Jabar dan Metro Jaya Dicopot, Ini Kata Kapolri

Atas sejumlah hal, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab meminta Kapolri mencopot Kapolda Jabar Irjen Anton Charliyan ...
Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 11:01 WIB

Kasus Pulomas Tuntas dalam Waktu Singkat, Kapolri Beri Penghargaan

Kasus perampokan dan pembunuhan di rumah mewah kawasan Pulomas Jakarta Timur tuntas dalam waktu singkat. Bagaimana tidak, anggota Polda Metro ...
Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?
Nasional - Rabu, 18 Januari 2017 - 10:44 WIB

Ini Jawaban Panglima TNI dan Habib Rizieq soal FPI Disebut Anti Pancasila ?

Ormas Islam, terutama Front Pembela Islam (FPI) kerap kali dituding sebagai ormas anti Pancasila. Ormas bentukan Habib Rizieq Shihab itu ...