Minggu, 28 Mei 2017 | 11.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 09:51 WIB

IMG-16260

Rizal Ramli dan Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli mengaku heran terhadap sikap Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang menyoal menyoal keabsahan penghentian reklamasi Pulau G.

Menurut Rizal Ramli, seharusnya Ahok bersyukur, pemerintah mengambil alih persoalan ini.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot. Dia Gubernur DKI atau karyawan pengembang?” tanya Rizal Ramli di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, kemarin.

Komite Gabungan Reklamasi yang terdiri atas Kementerian Koordinator Kemaritiman, Kementerian Kelautan dan Perikanan dan Pemprov DKI memutuskan reklamasi Pulau G dihentikan selamanya.

Dalam keputusan itu Rizal Ramli menjelaskan ada tiga poin penting soal reklamasi Teluk Utara Jakarta.

Kebijakan penghentian reklamasi Pulau G, ujar Rizal, untuk menyelamatkan nelayan tradisional. Lagi pula ada jaringan pipa gas di bawah laut yang berbahaya bila dilakukan pembangunan.

“Ada jaringan pipa gas. Aturan internasional dan aturan dari pemerintah itu kalau ada jaringan pipa gas di bawah laut, 500 meter kiri kanan itu harus tidak boleh ada struktur”,jelasnya.

Terkait itu, Ahok sendiri menilai, pengerjaan proyek Pulau G sudah memenuhi aturan. Makanya, Pemprov DKI Jakarta mengirim surat ke Presiden Joko Widodo soal keputusan Komite Bersama Reklamasi Teluk Jakarta tentang penghentian reklamasi Pulau G.

Surat itu bertujuan menjelaskan duduk perkara reklamasi Pulau G ke Jokowi serta meminta second opinion ke Presiden.

Luas Pulau G yang awalnya sekitar 400 hektare sudah diperkecil menjadi 100 hektare untuk menghindari jalur pipa gas dan pipa listrik.

“Justru yang paling rapi pengerjaan yaitu Pulau G, yang paling ikut aturan sama yang motong pulau semua Pulau G”,ungkap Ahok.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children
Pendidikan - Minggu, 28 Mei 2017 - 11:31 WIB

Anak Suku Baduy Diajak Wisata ke TMII dan Monas Pada One Day for Children

Mentri Sosial, Khofifah Indhar Parawansa dalam akhir kunjunganya ke lokasi korban kebakaran warga Baduy Luar, Sabtu (27/5) sempat berdialog cukup ...
Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar
Peristiwa - Minggu, 28 Mei 2017 - 10:57 WIB

Kemensos Salurkan Rp3,2 Miliar Bantuan Kebakaran Bagi Suku Baduy Luar

Ratusan korban kebakaran Kampung Cisaban, Desa Kanekes, Baduy Luar, Lebak, Banten, pada Selasa (23/5) lalu mendapatkan perhatian serius pemerintah melalui ...
Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,
Peristiwa - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:23 WIB

Mentri Susi: Kalau Sahur Tidak Makan Ikan Saya Tenggelamkan ! Nah Lho,

Cuitan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, dalam akun twitternya yang bercanda soal sahur dan buka puasa harus makan ikan ...
Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 22:05 WIB

Posisi Sugito Sebagai Irjen Kemendes PDTT Diganti

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo akan segera mengganti Irjen Kemendes PDTT, Sugito ...
Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan
Nasional - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:27 WIB

Wiranto Ungkapkan Kegaulaunnya Hadapi Ancaman Kebhinekaan

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengungkapkan kegaulauannya dengan situasi saat ini, dimana muncul ancaman terhadap kebinekaan.Salah satunya ...
Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka
Hukum - Sabtu, 27 Mei 2017 - 21:11 WIB

Dua Pejabat Kemendes PDTT dan BPK Jadi Tersangka

Wakil Ketua KPK, La Ode Syarif mengatakan dalam OTT BPK dan Kemendes PDTT, empat orang ditetapkan sebagai tersangka yaitu SUG ...