Minggu, 22 April 2018 | 11.40 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 10:44 WIB

IMG-16264

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berang, mendengar ucapan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, yang mempertanyakan dirinya, Gubernur DKI Jakarta atau karyawan Podomoro.

Mantan Gubernur Belitung Timur itu menilai, Rizal Ramli tak pantas mengungkapkan pernyataan seperti itu.

“Makanya kalau dia ngomong kayak gitu menurut saya enggak pantes, ngomong kalimat ini gubernur atau karyawan Podomoro? Kalau gua karyawan Podomoro, gua udah kenain 15 persen bos”,kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Ahok menyamakan tuduhan Menko Rizal laiknya anggota DPRD yang menuding dirinya sebagai Gubernur Podomoro. Tetapi, malah mereka yang tertangkap tangan dalam kasus penyuapan dan korupsi.

“Jadi itu tuduhan sama lah kayak oknum DPRD. Dulu tuduh saya Gubernur Podomoro. Enggak tahunya yang nego-nego sama mereka siapa, terima duit Ariesman siapa, oknum DPRD juga”,ungkap Ahok.

Sebelumnya, Menko Maritim Rizal Ramli mendapat perlawanan dari Ahok. Bahkan, Ahok mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertanyakan penghentian reklamasi Pulau G berdasarkan instruksi Presiden atau tidak.(baca juga:Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?)

Sikap Ahok mengundang pertanyaan bagi Rizal. Menurut Rizal, yang berang atas penghentian reklamasi Pulau G itu sebenarnya bukan Ahok melainkan pengembang.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot, dia gubernur DKI atau karyawan pengembang?” ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...