Rabu, 18 Januari 2017 | 00.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 10:44 WIB

IMG-16264

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berang, mendengar ucapan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, yang mempertanyakan dirinya, Gubernur DKI Jakarta atau karyawan Podomoro.

Mantan Gubernur Belitung Timur itu menilai, Rizal Ramli tak pantas mengungkapkan pernyataan seperti itu.

“Makanya kalau dia ngomong kayak gitu menurut saya enggak pantes, ngomong kalimat ini gubernur atau karyawan Podomoro? Kalau gua karyawan Podomoro, gua udah kenain 15 persen bos”,kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Ahok menyamakan tuduhan Menko Rizal laiknya anggota DPRD yang menuding dirinya sebagai Gubernur Podomoro. Tetapi, malah mereka yang tertangkap tangan dalam kasus penyuapan dan korupsi.

“Jadi itu tuduhan sama lah kayak oknum DPRD. Dulu tuduh saya Gubernur Podomoro. Enggak tahunya yang nego-nego sama mereka siapa, terima duit Ariesman siapa, oknum DPRD juga”,ungkap Ahok.

Sebelumnya, Menko Maritim Rizal Ramli mendapat perlawanan dari Ahok. Bahkan, Ahok mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertanyakan penghentian reklamasi Pulau G berdasarkan instruksi Presiden atau tidak.(baca juga:Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?)

Sikap Ahok mengundang pertanyaan bagi Rizal. Menurut Rizal, yang berang atas penghentian reklamasi Pulau G itu sebenarnya bukan Ahok melainkan pengembang.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot, dia gubernur DKI atau karyawan pengembang?” ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...