Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.46 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Ahok Berang Disebut Rizal Ramli Karyawan Podomoro

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 10:44 WIB

IMG-16264

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama

Jakarta, kini.co.id – Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) berang, mendengar ucapan Menteri Koordinator Kemaritiman Rizal Ramli, yang mempertanyakan dirinya, Gubernur DKI Jakarta atau karyawan Podomoro.

Mantan Gubernur Belitung Timur itu menilai, Rizal Ramli tak pantas mengungkapkan pernyataan seperti itu.

“Makanya kalau dia ngomong kayak gitu menurut saya enggak pantes, ngomong kalimat ini gubernur atau karyawan Podomoro? Kalau gua karyawan Podomoro, gua udah kenain 15 persen bos”,kata Basuki di Balaikota Jakarta, Rabu (20/7/2016).

Ahok menyamakan tuduhan Menko Rizal laiknya anggota DPRD yang menuding dirinya sebagai Gubernur Podomoro. Tetapi, malah mereka yang tertangkap tangan dalam kasus penyuapan dan korupsi.

“Jadi itu tuduhan sama lah kayak oknum DPRD. Dulu tuduh saya Gubernur Podomoro. Enggak tahunya yang nego-nego sama mereka siapa, terima duit Ariesman siapa, oknum DPRD juga”,ungkap Ahok.

Sebelumnya, Menko Maritim Rizal Ramli mendapat perlawanan dari Ahok. Bahkan, Ahok mengirim surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk mempertanyakan penghentian reklamasi Pulau G berdasarkan instruksi Presiden atau tidak.(baca juga:Rizal Ramli: Ahok Itu Gubernur DKI atau Karyawan Pengembang ?)

Sikap Ahok mengundang pertanyaan bagi Rizal. Menurut Rizal, yang berang atas penghentian reklamasi Pulau G itu sebenarnya bukan Ahok melainkan pengembang.

“Harusnya Ahok bersyukur masalah ini diambil alih pemerintah. Saya juga bingung kenapa dia ngotot, dia gubernur DKI atau karyawan pengembang?” ujar Rizal di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...