Minggu, 23 April 2017 | 20.52 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Heboh..! Diancam Bom, Pasukan Gegana Kawal Balai Kota DKI

Heboh..! Diancam Bom, Pasukan Gegana Kawal Balai Kota DKI

Reporter : Rakisa | Rabu, 20 Juli 2016 - 11:19 WIB

IMG-16266

Tim Gegana berjaga-jaga di Balai Kota DKI Jakarta, terkait adanya teror bom, Rabu (20/7/2016).

Jakarta, kini.co.id – Kehebohan sempat mewarnai hari kerja di Balai Kota DKI Jakarta. Soalnya,Petugas keamanan dalam (Pamdal) Balai Kota DKI menerima telepon dari orang misterius mengenai adanya ancaman bom.

Tidak mau mengambil resiko lebih jauh, petugas Pamdal langsung melaporkan kejadian ini kepada pihak Kepolisian. Apalagi, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama memiliki sejumlah agenda di Balai Kota, hari ini.

“Ancaman via telepon pukul 09.15 WIB”,kata Kapolsek Metro Gambir AKBP Ida Ketut di lokasi, Rabu (20/7/2016).

Tim Gegana yang berjumlah sekitar 8 orang sudah tiba di Balai kota. Berpakaian lengkap mereka perlahan menyisir beberapa sudut kantor.

Selain itu, tim juga menyiapkan dua mobil Gegana/

Meski ada ancaman ini aktivitas di Balai Kota DKI masih berjalan normal. Diketahui ada sejumlah agenda di kantor Ahok hari ini.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...