Kamis, 23 Februari 2017 | 05.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Rabu, 20 Juli 2016 - 22:26 WIB

IMG-16275

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan.

Medan, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, sejak pagi hingga malam hari, dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Namun penyidik tidak menahan calon Wali Kota Medan tersebut.

“Sudah pemeriksaan, penyidik memutuskan tidak menahan Ramadhan Pohan”,kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (20/7/2016).

Ketika ditanya kapan pemeriksaan kembali Ramadhan Pohan, Rina mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya hal tersebut tergantung kepada penyidik.

Rina mengatakan Ramadhan Pohan ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Polda Sumut, karena menyerahkan cek bodong. Cek tersebut tidak bisa diuangkan, karena dana di rekening Ramadhan Pohan tidak mencukupi.

“Karena Ramadhan dianggap melakukan penipuan maka pelapor melaporkan Ramadhan Pohan,” katanya.(baca juga:Ini Modus dan Korban Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan)

Rina mengatakan, sebelumnya Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan membujuk perlapor Laurenz Henry Hamonangan (LHH) Sianipar untuk meminjam uang Rp 4,5 miliar. Dana tersebut untuk keperluan mendukung operasional dalam Pilkada Kota Medan 2015.

“Ramadhan Pohan berencana akan membayar dana tersebut menggunakan cek Mandiri. Namun saat diuangkan, cek tidak bisa dicairkan,” katanya.

Ramadhan, menurut Rina, mengiming-imingi uang imbalan peminjaman sebesar Rp 600 juta dan akan membayar hutangnya menggunakan cek Mandiri Nomor GC709078 yang jatuh tempo pada tanggal 14 Desember 2015.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat
Hukum - Rabu, 22 Februari 2017 - 22:29 WIB

Patrialis Akbar Tegaskan Tak Ada Hakim Lain yang Terlibat

Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Patrialis Akbar membantah ada keterlibatan hakim lain dalam kasus yang menjeratnya.Menurutnya, kasus penerimaan suap atas Undang-undang ...
Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur
Ekonomi - Rabu, 22 Februari 2017 - 19:07 WIB

Lion Air Buka Rute Baru Solo-Kuala Lumpur

Maskapai Penerbangan Lion Air akan membuka dua rute baru dari Solo ke Kuala Lumpur, Malaysia dengan frekuensi terbang sebanyak satu ...
Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 17:40 WIB

Aparat Keamanan Harus Ambil Sikat dengan Iwan Bopeng

Anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta, Abdurrahman Suhaimi meminta aparatur keamanan segera mengambil sikap atas aksi intimidasi Fredy Tahuney alias Iwan ...
Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama
Nasional - Rabu, 22 Februari 2017 - 16:28 WIB

Kapolda Metro Jaya Bantah Kriminalisasi Ulama

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Polisi M Iriawan mengklaim tak pernah melakukan kriminalisasi para ulama. Berbeda dengan tuduhan pimpinan Front ...
Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR
Politik - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:52 WIB

Mendagri Rela Dipecat Demi Ahok, Ini Kata DPR

Sikap Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo yang tidak menggubris status hukum Ahok sebagai tersangka penistaan agama menuai komentar dari ...
Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada
Peristiwa - Rabu, 22 Februari 2017 - 15:10 WIB

Sinabung Awas, 15 Gunung Lainnya Waspada

Gunung-gunung api di Indonesia hingga saat ini masih menggeliat. Bahkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) saat ini ada ...