Senin, 21 Agustus 2017 | 15.31 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Rabu, 20 Juli 2016 - 22:26 WIB

IMG-16275

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan.

Medan, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, sejak pagi hingga malam hari, dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Namun penyidik tidak menahan calon Wali Kota Medan tersebut.

“Sudah pemeriksaan, penyidik memutuskan tidak menahan Ramadhan Pohan”,kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (20/7/2016).

Ketika ditanya kapan pemeriksaan kembali Ramadhan Pohan, Rina mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya hal tersebut tergantung kepada penyidik.

Rina mengatakan Ramadhan Pohan ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Polda Sumut, karena menyerahkan cek bodong. Cek tersebut tidak bisa diuangkan, karena dana di rekening Ramadhan Pohan tidak mencukupi.

“Karena Ramadhan dianggap melakukan penipuan maka pelapor melaporkan Ramadhan Pohan,” katanya.(baca juga:Ini Modus dan Korban Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan)

Rina mengatakan, sebelumnya Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan membujuk perlapor Laurenz Henry Hamonangan (LHH) Sianipar untuk meminjam uang Rp 4,5 miliar. Dana tersebut untuk keperluan mendukung operasional dalam Pilkada Kota Medan 2015.

“Ramadhan Pohan berencana akan membayar dana tersebut menggunakan cek Mandiri. Namun saat diuangkan, cek tidak bisa dicairkan,” katanya.

Ramadhan, menurut Rina, mengiming-imingi uang imbalan peminjaman sebesar Rp 600 juta dan akan membayar hutangnya menggunakan cek Mandiri Nomor GC709078 yang jatuh tempo pada tanggal 14 Desember 2015.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:41 WIB

BURT : Gedung Baru DPR Sudah Lama Diusulkan

Anggota Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR Irma Suryani Chaniago mengungkapkan, wacana pembangunan gedung baru DPR bukanlah wacana yang datang ...
Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:38 WIB

Di BAP, Elza Syarief Sebut Setnov Ikut Menekan S Haryani

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Elza Syarief di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, ...
Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP
Hukum - Senin, 21 Agustus 2017 - 14:30 WIB

Elza Syarief Mengaku Tak Pernah Ajarkan Miryam Haryani Cabut BAP

Pengacara Elza Syarief mengaku tidak pernah mengajarkan untuk mencabut Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kepada Miryam S Haryani. Miryam merupakan terdakwa ...
JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 13:37 WIB

JK Minta Diaspora Tak Tiru Johannes Marliem

Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta agar para Diaspora Indonesia di seluruh dunia untuk tidak mencontoh tindakan Johannes Marliem yang merugikan ...
Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:55 WIB

Soal Penyidik Bertemu Komisi III DPR, Masinton Nilai KPK Lamban

Wakil Ketua Panitia Khusus Hak Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Masinton Pasaribu mempertanyakan reaksi lambat KPK soal informasi adanya penyidik ...
Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan
Politik - Senin, 21 Agustus 2017 - 12:48 WIB

Pansus Angket KPK Akan Sampaikan Empat Temuan

Pemberantasan Korupsi (KPK) akan menyampaikan laporan kinerja, Senin (21/8/2017) sekitar Pukul 14.00 WIB.Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK Masinton Pasaribu ...