Selasa, 28 Maret 2017 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Rabu, 20 Juli 2016 - 22:26 WIB

IMG-16275

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan.

Medan, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, sejak pagi hingga malam hari, dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Namun penyidik tidak menahan calon Wali Kota Medan tersebut.

“Sudah pemeriksaan, penyidik memutuskan tidak menahan Ramadhan Pohan”,kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (20/7/2016).

Ketika ditanya kapan pemeriksaan kembali Ramadhan Pohan, Rina mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya hal tersebut tergantung kepada penyidik.

Rina mengatakan Ramadhan Pohan ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Polda Sumut, karena menyerahkan cek bodong. Cek tersebut tidak bisa diuangkan, karena dana di rekening Ramadhan Pohan tidak mencukupi.

“Karena Ramadhan dianggap melakukan penipuan maka pelapor melaporkan Ramadhan Pohan,” katanya.(baca juga:Ini Modus dan Korban Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan)

Rina mengatakan, sebelumnya Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan membujuk perlapor Laurenz Henry Hamonangan (LHH) Sianipar untuk meminjam uang Rp 4,5 miliar. Dana tersebut untuk keperluan mendukung operasional dalam Pilkada Kota Medan 2015.

“Ramadhan Pohan berencana akan membayar dana tersebut menggunakan cek Mandiri. Namun saat diuangkan, cek tidak bisa dicairkan,” katanya.

Ramadhan, menurut Rina, mengiming-imingi uang imbalan peminjaman sebesar Rp 600 juta dan akan membayar hutangnya menggunakan cek Mandiri Nomor GC709078 yang jatuh tempo pada tanggal 14 Desember 2015.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...