Rabu, 28 Juni 2017 | 05.24 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Kabid Humas Polda Sumut: Ramadhan Pohan tidak Ditahan

Rabu, 20 Juli 2016 - 22:26 WIB

IMG-16275

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan.

Medan, kini.co.id – Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, Ramadhan Pohan menjalani pemeriksaan di Mapolda Sumut, sejak pagi hingga malam hari, dalam dugaan kasus penipuan dan penggelapan. Namun penyidik tidak menahan calon Wali Kota Medan tersebut.

“Sudah pemeriksaan, penyidik memutuskan tidak menahan Ramadhan Pohan”,kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Rina Sari Ginting, Rabu (20/7/2016).

Ketika ditanya kapan pemeriksaan kembali Ramadhan Pohan, Rina mengaku tidak mengetahuinya. Menurutnya hal tersebut tergantung kepada penyidik.

Rina mengatakan Ramadhan Pohan ditangkap dan dijadikan tersangka oleh Polda Sumut, karena menyerahkan cek bodong. Cek tersebut tidak bisa diuangkan, karena dana di rekening Ramadhan Pohan tidak mencukupi.

“Karena Ramadhan dianggap melakukan penipuan maka pelapor melaporkan Ramadhan Pohan,” katanya.(baca juga:Ini Modus dan Korban Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan)

Rina mengatakan, sebelumnya Ramadhan Pohan dan Savita Linda Hora Panjaitan membujuk perlapor Laurenz Henry Hamonangan (LHH) Sianipar untuk meminjam uang Rp 4,5 miliar. Dana tersebut untuk keperluan mendukung operasional dalam Pilkada Kota Medan 2015.

“Ramadhan Pohan berencana akan membayar dana tersebut menggunakan cek Mandiri. Namun saat diuangkan, cek tidak bisa dicairkan,” katanya.

Ramadhan, menurut Rina, mengiming-imingi uang imbalan peminjaman sebesar Rp 600 juta dan akan membayar hutangnya menggunakan cek Mandiri Nomor GC709078 yang jatuh tempo pada tanggal 14 Desember 2015.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...