Rabu, 13 Desember 2017 | 06.51 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada Mr.X Dalam Kasus Ramadhan Pohan

Ada Mr.X Dalam Kasus Ramadhan Pohan

Kamis, 21 Juli 2016 - 12:52 WIB

IMG-16284

Ramadhan Pohan. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Ramadhan Pohan, Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat, kini tersangkut persoalan hukum terkait dugaan penipuan dan penggelapan uang Rp 24 miliar.

Namun, Kuasa Hukum dari Politikus Partai itu, Syahlan Rifai Dalimunthe, membantah tuduhan terhadap kliennya tersebut. Menurutnya, yang seharusnya menjadi tersangka dalam kasus penggelapan uang bukanlah kliennya.

Pasalnya, Ramadhan, menurut dia, hanya korban akal-akalan dan tipu daya seseorang yang disebut sebagai Mr X.(baca juga:Ini Modus dan Korban Dugaan Penipuan Ramadhan Pohan)

“Harusnya Mr X ini (tersangka) dan sudah kami laporkan pada bulan April”,kata Syahlan dalam perbincangan di Apa Kabar Indonesia Pagi di tvOne, Kamis (21/6/2016).

Syahlah menuturkan, Ramadhan bertemu dengan Mr X pada saat melakukan kampanye pemilihan wali kota Medan pada tahun 2015.

Mr X adalah sahabat istri dari Ramadhan Pohan saat belajar di Universitas Gadjah Mada (UGM), namun bertemu kembali di Medan.

Mr X lalu mengatakan, akan mengenalkan Ramadhan kepada orang-orang berduit di Medan untuk membantunya. Ramadhan lalu diminta membuka rekening khusus donatur melalui Bank Mandiri.

“Dia datang menawarkan jasa dan mengatakan kepada klien kami, ‘bang, saya simpati dengan perjuangan abang’,” kata Syahlan menyoal bujukan Mr X.

Bahkan kata Syahlan, Mr X setelah dilaporkan Ramadhan pada April lalu dan sempat meminta damai. Namun malah pada Juni, Ramadhan dijadikan tersangka oleh Polda Sumatera Utara atas laporan pengusaha, ibu dan anak yang merasa menjadi korban penggelapan uang masing-masing Rp4,5 miliar dan Rp10,8 miliar.

“Tidak ada yang namanya pinjaman, utang piutang pun tidak ada”,katanya lagi.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi
Hukum - Rabu, 13 Desember 2017 - 01:11 WIB

KPK cegah dua pengusaha terkait suap APBD Jambi

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pencegahan terhadap dua pengusaha dari PT Sumber Swarna, Joe Fandy Yoesman dan Ali Tonang bepergian ...
Seminar ‘Jejak pelacur arab  dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi
Pendidikan - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:54 WIB

Seminar ‘Jejak pelacur arab dalam seni baca Al quran’ tuai kontroversi

Penyelenggaraan seminar bertajuk "Jejak Pelacur Arab dalam Seni Baca Al Qur'an" yang digelar UIN Sumatera Utara, Senin (11/12) disesalkan ...
Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi
Peristiwa - Rabu, 13 Desember 2017 - 00:31 WIB

Ini identitas 19 terduga teroris yang ditangkap di tiga lokasi

Mabes Polri merilis identitas 19 terduga teroris yang ditangkap pada rentang waktu 9-11 Desember 2017.Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Setyo ...
JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 21:54 WIB

JK sebut Titiek Soeharto sulit bersaing dengan Airlangga

Politisi senior Partai Golkar, Jusuf Kalla, menilai Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto akan sulit mengalahkan Airlangga Hartarto dalam pemilihan ...
Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:55 WIB

Penyakit difteri mewabah, DPR minta Kemenkes dievaluasi

Wabah penyakit difteri saat ini tangah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya ada 23 provinsi yang melaporkan kejadian luar biasa ...
Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram
Politik - Selasa, 12 Desember 2017 - 16:51 WIB

Komisi VI pertanyakan kelangkaan gas elpiji 3 kilogram

Anggota Komisi VI DPR Bambang Haryo mengaku kecewa dengan kinerja yang ditunjukan oleh PT Pertamina (Persero) atas kelangkaan Liquefied Petroleum ...