Rabu, 25 April 2018 | 03.54 WIB
KiniNEWS>Nasional>Politik>Muhaimin Ingatkan Jokowi: Musim Panen Banyak Burung Emprit

Muhaimin Ingatkan Jokowi: Musim Panen Banyak Burung Emprit

Reporter : Rakisa | Sabtu, 23 Juli 2016 - 03:44 WIB

IMG-16314

Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar.

Jakarta, kini.co.id – Gencarnya wacana adanya reshuffle kabinet mengundang Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, bereaksi. Muhaimin mengingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) soal burung emprit, terkaiit isu reshuffle.

“Ketika musim panen tiba, banyak burung emprit. Kalau orang kampung pasti tahu maksudnya. Kalau musim panen padi, burung emprit tiba-tiba banyak makan”, kata Muhaimin, dalam acara halal bi halal, di DPP PKB, Jakarta Pusat, Jumat (22/7/2016) malam.

Sebagai orang kampung, Muhaimin meyakini Preiden Jokowi mengerti maksud burung emprit tersebut.

“Kami hanya mengingatkan Pak Jokowi, jangan lupa musim panen banyak emprit yang berdatangan. Itu saja komentar saya. Hanya orang kampung yang tahu. Pak Jokowi sebagai orang kampung pasti tahu. Jangan percaya burung emprit”,ujarnya diiringi tawa sejumlah tamu yang hadir.

Dalam kesempatan itu Muhaimin meyakini, kader PKB di kabinet tidak akan kena reshuffle.

“PKB yakin tidak akan kena. Kalau kena reshuffle, kebangetan. Wong PKB loyal kok kepada Presiden”,”kata Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin.

Cak Imin yakin, Presiden Joko Widodo memahami kinerja kader-kader PKB dalam setiap program kerja pemerintah.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj mengatakan, PKB bertekad untuk membenahi negara melalui dukungan untuk pemerintahan.

“Hanya PKB yang konsisten dengan komitmennya terhadap NU, yang tentunya berbasis pesantren. Karenanya, tidak terpisahkan antara pesantren, NU dan PKB”,ujar Said.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...