Senin, 23 Oktober 2017 | 22.20 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Minggu, 24 Juli 2016 - 13:57 WIB

IMG-16332

Tax Amnesty (Pengampunan Pajak)-Ilustrasi.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, usaha pemerintah Singapura untuk ‘menghadang’ program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan membuahkan hasil.

Meskipun demikian, Darmin menilai, upaya pemerintah Singapura tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab ada banyak dana milik WNI yang parkir di sana.

“Itu normal saja, karena itu negara di mana banyak dana orang Indonesia. Mereka (Singapura) berusaha memberikan insentif untuk jangan pindah. Tapi, tax amnesty kita itu sudah merupakan insentif yang sangat besar”,tuturnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Pemerintah Singapura, ujar Darmin, menghadang tax amnesty dengan memberikan tawaran membebaskan biaya deklarasi sebesar 4 persen agar para WNI tidak melakukan repatriasi.

“Memang cukup menggiurkan. Namun apa yang didapat calon peserta tax amnesty dengan melakukan repatriasi akan lebih besar. Sebab pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif”,ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama dengan regulator terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah berkoordinasi untuk memperbanyak suplai instrumen investasi, dengan mempermudah proses bagi swasta yang ingin menerbitkan instrumen investasi.

“Jadi, yang penting dengan insentif yang sangat besar dari tax amnesty itu instrumen penempatan disiapkan, sudah tinggal itu. Kalau dicari jalan menahannya enggak masalah. Insentif tax amnesty itu sendiri sudah cukup, akan lebih baik instrumen penempatan lainnya baik di keuangan maupun investasi langsung itu mudah. Artinya, upaya untuk menahan kalau tadinya dia menahan, dia tidak akan berhasil”,tegasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 19:46 WIB

KPK Hormati Bawas MA Soal Akan Periksa Hakim yang menangkan Novanto

Badan Pengawas Mahkamah Agung (Bawas MA) akan segera memeriksa hakim yang menangani praperadilan Ketua DPR Setya Novanto, Cepi Iskandar.Juru Bicara ...
Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 18:05 WIB

Ini alasan Fraksi Nasdem setuju Perppu Ormas jadi UU

Fraksi Partai NasDem menyatakan setuju Perppu Ormas disahkan menjadi undang-undang.

“RUU penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 2 Tahun 2017 tentang ...
Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:59 WIB

Fraksi PAN komitmen tetap tolak Perppu ormas

Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) mengatakan sampai saat ini tidak ada kondisi apapun yang mengatakan kebutuhan mendesak terbantah dengan UU ...
Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas
Politik - Senin, 23 Oktober 2017 - 16:46 WIB

Tujuh fraksi mendukung, tiga menolak Perppu ormas

Sebanyak tujuh fraksi atau mayoritas yang ada di Komisi II DPR menyepakati peraturan pemerintan pengganti undang-undang (Perppu) tentang organisasi kemasyarakatan ...
Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong
Hukum - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:50 WIB

Mantan Dirut PNRI Nangis di Sidang Andi Narogong

Mantan Direktur Utama PNRI, Isnu Edhi Wijaya menangis di sidang lanjutan perkara e-KTP (Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik).Awalnya, Ia mengaku ...
Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati
Ekonomi - Senin, 23 Oktober 2017 - 15:24 WIB

Luhut: Kereta cepat Jakarta – Bandung akan tembus langsung Bandara Kertajati

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung dimungkinan terkoneksi langsung ke Bandara Antarbangsa Kertajati, di Majalengka, ...