Selasa, 24 April 2018 | 14.05 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Minggu, 24 Juli 2016 - 13:57 WIB

IMG-16332

Tax Amnesty (Pengampunan Pajak)-Ilustrasi.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, usaha pemerintah Singapura untuk ‘menghadang’ program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan membuahkan hasil.

Meskipun demikian, Darmin menilai, upaya pemerintah Singapura tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab ada banyak dana milik WNI yang parkir di sana.

“Itu normal saja, karena itu negara di mana banyak dana orang Indonesia. Mereka (Singapura) berusaha memberikan insentif untuk jangan pindah. Tapi, tax amnesty kita itu sudah merupakan insentif yang sangat besar”,tuturnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Pemerintah Singapura, ujar Darmin, menghadang tax amnesty dengan memberikan tawaran membebaskan biaya deklarasi sebesar 4 persen agar para WNI tidak melakukan repatriasi.

“Memang cukup menggiurkan. Namun apa yang didapat calon peserta tax amnesty dengan melakukan repatriasi akan lebih besar. Sebab pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif”,ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama dengan regulator terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah berkoordinasi untuk memperbanyak suplai instrumen investasi, dengan mempermudah proses bagi swasta yang ingin menerbitkan instrumen investasi.

“Jadi, yang penting dengan insentif yang sangat besar dari tax amnesty itu instrumen penempatan disiapkan, sudah tinggal itu. Kalau dicari jalan menahannya enggak masalah. Insentif tax amnesty itu sendiri sudah cukup, akan lebih baik instrumen penempatan lainnya baik di keuangan maupun investasi langsung itu mudah. Artinya, upaya untuk menahan kalau tadinya dia menahan, dia tidak akan berhasil”,tegasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...