Sabtu, 25 Maret 2017 | 12.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Minggu, 24 Juli 2016 - 13:57 WIB

IMG-16332

Tax Amnesty (Pengampunan Pajak)-Ilustrasi.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, usaha pemerintah Singapura untuk ‘menghadang’ program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan membuahkan hasil.

Meskipun demikian, Darmin menilai, upaya pemerintah Singapura tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab ada banyak dana milik WNI yang parkir di sana.

“Itu normal saja, karena itu negara di mana banyak dana orang Indonesia. Mereka (Singapura) berusaha memberikan insentif untuk jangan pindah. Tapi, tax amnesty kita itu sudah merupakan insentif yang sangat besar”,tuturnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Pemerintah Singapura, ujar Darmin, menghadang tax amnesty dengan memberikan tawaran membebaskan biaya deklarasi sebesar 4 persen agar para WNI tidak melakukan repatriasi.

“Memang cukup menggiurkan. Namun apa yang didapat calon peserta tax amnesty dengan melakukan repatriasi akan lebih besar. Sebab pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif”,ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama dengan regulator terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah berkoordinasi untuk memperbanyak suplai instrumen investasi, dengan mempermudah proses bagi swasta yang ingin menerbitkan instrumen investasi.

“Jadi, yang penting dengan insentif yang sangat besar dari tax amnesty itu instrumen penempatan disiapkan, sudah tinggal itu. Kalau dicari jalan menahannya enggak masalah. Insentif tax amnesty itu sendiri sudah cukup, akan lebih baik instrumen penempatan lainnya baik di keuangan maupun investasi langsung itu mudah. Artinya, upaya untuk menahan kalau tadinya dia menahan, dia tidak akan berhasil”,tegasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan
Politik - Sabtu, 25 Maret 2017 - 12:25 WIB

Berkas Sengketa Pilkada Dicuri, Dewan Etik MK Diminta Turuntangan

Kasus dicurinya berkas sengketa Pilkada Kabupaten Dogiyai, Papua di Mahkamah Konstitusi (MK) menjadi perhatian banyak orang.Bahkan hilangnya berkas-berkas itu harus ...
Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka
Nasional - Sabtu, 25 Maret 2017 - 10:45 WIB

Mobil Kepresidenan Sering Mogok, DPR Usulkan Jokowi Pakai Esemka

Mobil kepresidenan merupakan topik yang banyak diperbincangkan belakangan ini. Pasalnya, mobil yang dikendarai Presiden Jokowi sempat mogok sebanyak empat kali ...
Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong
Hukum - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:44 WIB

Pernyataan Saksi dan Foto Buktikan ‘Kemesraan’ Setnov dengan Andi Narogong

Setelah gesit berkelit dan membantah semua tuduhan terlibat dalam pusaran suap proyek e-KTP, Setya Novanto kini tersudutkan.Pasalnya, sejumlah bukti dan ...
Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker
Ekonomi - Sabtu, 25 Maret 2017 - 09:19 WIB

Bulan Depan, Taksi Online Wajib Pakai Stiker

Konflik antara transportasi umum dan transportasi online semakin marak belakangan ini. Pasalnya, banyak transportasi online yang menggunakan kendaraan biasa sehingga ...
Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara
Peristiwa - Jumat, 24 Maret 2017 - 21:55 WIB

Detik-Detik Kericuhan Demo Penolakan Gereja Santa Clara di Bekasi Utara

Ratusan massa dari Majelis Silaturahmi Umat Islam yang datang dari dua penjuru Jl Lingkar Utara, Bekasi Utara yang berusaha merangsuk ...
Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto
Nasional - Jumat, 24 Maret 2017 - 19:58 WIB

Suporter Sepakbola Merusak Kereta Tujuan Purwokerto

Telah terjadi insiden pelemparan oleh oknum suporter bola pada kereta api tujuan akhir Purwokerto antara Stasiun Kiaracondong dan Stasiun Gedebage ...