Rabu, 24 Januari 2018 | 06.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Minggu, 24 Juli 2016 - 13:57 WIB

IMG-16332

Tax Amnesty (Pengampunan Pajak)-Ilustrasi.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, usaha pemerintah Singapura untuk ‘menghadang’ program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan membuahkan hasil.

Meskipun demikian, Darmin menilai, upaya pemerintah Singapura tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab ada banyak dana milik WNI yang parkir di sana.

“Itu normal saja, karena itu negara di mana banyak dana orang Indonesia. Mereka (Singapura) berusaha memberikan insentif untuk jangan pindah. Tapi, tax amnesty kita itu sudah merupakan insentif yang sangat besar”,tuturnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Pemerintah Singapura, ujar Darmin, menghadang tax amnesty dengan memberikan tawaran membebaskan biaya deklarasi sebesar 4 persen agar para WNI tidak melakukan repatriasi.

“Memang cukup menggiurkan. Namun apa yang didapat calon peserta tax amnesty dengan melakukan repatriasi akan lebih besar. Sebab pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif”,ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama dengan regulator terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah berkoordinasi untuk memperbanyak suplai instrumen investasi, dengan mempermudah proses bagi swasta yang ingin menerbitkan instrumen investasi.

“Jadi, yang penting dengan insentif yang sangat besar dari tax amnesty itu instrumen penempatan disiapkan, sudah tinggal itu. Kalau dicari jalan menahannya enggak masalah. Insentif tax amnesty itu sendiri sudah cukup, akan lebih baik instrumen penempatan lainnya baik di keuangan maupun investasi langsung itu mudah. Artinya, upaya untuk menahan kalau tadinya dia menahan, dia tidak akan berhasil”,tegasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...