Rabu, 18 Januari 2017 | 00.10 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Upaya Singapura Hadang Tax Amnesty tak akan Berhasil

Minggu, 24 Juli 2016 - 13:57 WIB

IMG-16332

Tax Amnesty (Pengampunan Pajak)-Ilustrasi.

Jakarta, kini.co.id – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menegaskan, usaha pemerintah Singapura untuk ‘menghadang’ program pengampunan pajak (tax amnesty) tidak akan membuahkan hasil.

Meskipun demikian, Darmin menilai, upaya pemerintah Singapura tersebut merupakan hal yang wajar. Sebab ada banyak dana milik WNI yang parkir di sana.

“Itu normal saja, karena itu negara di mana banyak dana orang Indonesia. Mereka (Singapura) berusaha memberikan insentif untuk jangan pindah. Tapi, tax amnesty kita itu sudah merupakan insentif yang sangat besar”,tuturnya di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Minggu (24/7/2016).

Pemerintah Singapura, ujar Darmin, menghadang tax amnesty dengan memberikan tawaran membebaskan biaya deklarasi sebesar 4 persen agar para WNI tidak melakukan repatriasi.

“Memang cukup menggiurkan. Namun apa yang didapat calon peserta tax amnesty dengan melakukan repatriasi akan lebih besar. Sebab pemerintah tengah menyiapkan berbagai insentif”,ujarnya.

Selain itu, pemerintah bersama dengan regulator terkait seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) sudah berkoordinasi untuk memperbanyak suplai instrumen investasi, dengan mempermudah proses bagi swasta yang ingin menerbitkan instrumen investasi.

“Jadi, yang penting dengan insentif yang sangat besar dari tax amnesty itu instrumen penempatan disiapkan, sudah tinggal itu. Kalau dicari jalan menahannya enggak masalah. Insentif tax amnesty itu sendiri sudah cukup, akan lebih baik instrumen penempatan lainnya baik di keuangan maupun investasi langsung itu mudah. Artinya, upaya untuk menahan kalau tadinya dia menahan, dia tidak akan berhasil”,tegasnya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...