Senin, 24 April 2017 | 22.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Senin, 25 Juli 2016 - 13:07 WIB

IMG-16340

Demo pedagang Pasar Aksara, di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (25/7/2016).NUR-kiniNEWS

Medan, kini.co.id – Ratusan pedagang aksara yang mendatangi kantor Walikota Medan harus dirundung kecewa, karena tak satupun pejabat Pemko Medan yang menemui mereka.

Massa aksi yang kebanyakan ibu-ibu ini terlihat kelelahan terbakar matahari demi memperjuangkan aspirasi mereka. Mereka pun menggoyang pagar besi yang menghalangi mereka.

“Kami bukan pengemis, Pak Wali. Izinkan kami masuk. Kenapa bapak membiarkan kami di luar, kenapa tidak ada satupun pejabat Pemko yang mau menemui kami,” kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Ursan Lubis, Senin (25/7/2016).

Pada pedagang Pasar Aksara juga menuding kebakaran di Pasar Aksara sarat permainan. Sebab, setelah dibakar, tanpa adanya kesepakatan yang jelas, pedagang akan direlokasi ke kawasan MMTC, Jalan Wiliem Iskandar.

“Ini ada apa, Pak? Kenapa kami tiba-tiba disuruh pindah ke MMTC? Sementara, MMTC itu berada di wilayah Deliserdang,” kata salah seorang pedagang yang berdiri di atas mobil pikup

Sebab, kata pedagang, jika mereka direlokasi ke MMTC, sudah barang tentu Pemko Medan kehilangan pendapatan asli daerahnya (PAD).

“Inikan jelas permainan. Kalau tau bakal rugi PAD-nya diambil Deliserdang, kenapa kami dipindahkan kesana? Lalu, biaya di lokasi baru inikan jelas merugikan kami,” kata pedagang.

Rifai Siregar, salah satu pedagang kain yang tokonya ludes terbakar di Pasar Aksara meminta kepolisian segera mengumumkan hasil investigasi terkait penyebab pasti kebakaran Pasar Aksara. Sebab, kata Rifai, Tim Labfor pernah menyebut hasil investigasi akan keluar dua minggu setelah penyelidikan.

“Hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian harus diumumkan ke publik. Sehingga, penyabab kebakaran di Pasar Aksara diketahui oleh masyarakat luas,” kata Rifai.

Rifai mengatakan, kebakaran Pasar Aksara sarat kecurigaan. Sebab, api yang semula kecil tiba-tiba bisa melahap dua bangunan sekaligus, yakni Pasar Aksara dan Plaza Ramayana Aksara.

Terkait itu, Ketua P3TSUUrsan Lubis juga mengatakan pihaknya akan mengadukan hal ini kepada Presiden Jokowi yang akan mengunjungi Medan dalam waktu dekat ini.

“Kita tidak ditanggapi Walikota Medan maka kita akan langsung mengadu ke Bapak Presiden. Kita akan temui di bandara, biar beliau tahu nasib pedagang di Medan ini,” katanya kesal.

Pedagang Pasar Aksara melakukan aksi demo setelah mereka kehilangan tempat berjualan akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.Dalam peristiwa kebakaran itu 700 pedagang kehilangan tempat berjualan yang berlokasi di lantai I dan II gedung Pasar Aksara.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel
Nasional - Senin, 24 April 2017 - 17:41 WIB

Ini yang Dilakukan Dokter Terhadap Novel

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah menyatakan tim dokter yang menangani Novel Baswedan ada empat tindakan. Setelah penyidik ...
Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya
Hukum - Senin, 24 April 2017 - 13:42 WIB

Ahok Akan Bacakan Pledoi Kasusnya

Sidang lanjutan dugaan penistan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Selasa (25/4) dengan agenda nota pembelaan atau pledoi.Menurut ...
Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018
Politik - Senin, 24 April 2017 - 12:53 WIB

Pilkada Serentak Gelombang Ketiga 27 Juni 2018

Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak gelombang ke tiga diusulkan digelar pada 27 Juni 2018 mendatang. Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah ...
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...