Senin, 26 Juni 2017 | 00.15 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Senin, 25 Juli 2016 - 13:07 WIB

IMG-16340

Demo pedagang Pasar Aksara, di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (25/7/2016).NUR-kiniNEWS

Medan, kini.co.id – Ratusan pedagang aksara yang mendatangi kantor Walikota Medan harus dirundung kecewa, karena tak satupun pejabat Pemko Medan yang menemui mereka.

Massa aksi yang kebanyakan ibu-ibu ini terlihat kelelahan terbakar matahari demi memperjuangkan aspirasi mereka. Mereka pun menggoyang pagar besi yang menghalangi mereka.

“Kami bukan pengemis, Pak Wali. Izinkan kami masuk. Kenapa bapak membiarkan kami di luar, kenapa tidak ada satupun pejabat Pemko yang mau menemui kami,” kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Ursan Lubis, Senin (25/7/2016).

Pada pedagang Pasar Aksara juga menuding kebakaran di Pasar Aksara sarat permainan. Sebab, setelah dibakar, tanpa adanya kesepakatan yang jelas, pedagang akan direlokasi ke kawasan MMTC, Jalan Wiliem Iskandar.

“Ini ada apa, Pak? Kenapa kami tiba-tiba disuruh pindah ke MMTC? Sementara, MMTC itu berada di wilayah Deliserdang,” kata salah seorang pedagang yang berdiri di atas mobil pikup

Sebab, kata pedagang, jika mereka direlokasi ke MMTC, sudah barang tentu Pemko Medan kehilangan pendapatan asli daerahnya (PAD).

“Inikan jelas permainan. Kalau tau bakal rugi PAD-nya diambil Deliserdang, kenapa kami dipindahkan kesana? Lalu, biaya di lokasi baru inikan jelas merugikan kami,” kata pedagang.

Rifai Siregar, salah satu pedagang kain yang tokonya ludes terbakar di Pasar Aksara meminta kepolisian segera mengumumkan hasil investigasi terkait penyebab pasti kebakaran Pasar Aksara. Sebab, kata Rifai, Tim Labfor pernah menyebut hasil investigasi akan keluar dua minggu setelah penyelidikan.

“Hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian harus diumumkan ke publik. Sehingga, penyabab kebakaran di Pasar Aksara diketahui oleh masyarakat luas,” kata Rifai.

Rifai mengatakan, kebakaran Pasar Aksara sarat kecurigaan. Sebab, api yang semula kecil tiba-tiba bisa melahap dua bangunan sekaligus, yakni Pasar Aksara dan Plaza Ramayana Aksara.

Terkait itu, Ketua P3TSUUrsan Lubis juga mengatakan pihaknya akan mengadukan hal ini kepada Presiden Jokowi yang akan mengunjungi Medan dalam waktu dekat ini.

“Kita tidak ditanggapi Walikota Medan maka kita akan langsung mengadu ke Bapak Presiden. Kita akan temui di bandara, biar beliau tahu nasib pedagang di Medan ini,” katanya kesal.

Pedagang Pasar Aksara melakukan aksi demo setelah mereka kehilangan tempat berjualan akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.Dalam peristiwa kebakaran itu 700 pedagang kehilangan tempat berjualan yang berlokasi di lantai I dan II gedung Pasar Aksara.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...