Minggu, 25 Februari 2018 | 22.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Ada Yang Aneh, Pedagang Aksara Mengadu ke Presiden Jokowi

Senin, 25 Juli 2016 - 13:07 WIB

IMG-16340

Demo pedagang Pasar Aksara, di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Senin (25/7/2016).NUR-kiniNEWS

Medan, kini.co.id – Ratusan pedagang aksara yang mendatangi kantor Walikota Medan harus dirundung kecewa, karena tak satupun pejabat Pemko Medan yang menemui mereka.

Massa aksi yang kebanyakan ibu-ibu ini terlihat kelelahan terbakar matahari demi memperjuangkan aspirasi mereka. Mereka pun menggoyang pagar besi yang menghalangi mereka.

“Kami bukan pengemis, Pak Wali. Izinkan kami masuk. Kenapa bapak membiarkan kami di luar, kenapa tidak ada satupun pejabat Pemko yang mau menemui kami,” kata Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tradisional Sumatera Utara (P3TSU), Ursan Lubis, Senin (25/7/2016).

Pada pedagang Pasar Aksara juga menuding kebakaran di Pasar Aksara sarat permainan. Sebab, setelah dibakar, tanpa adanya kesepakatan yang jelas, pedagang akan direlokasi ke kawasan MMTC, Jalan Wiliem Iskandar.

“Ini ada apa, Pak? Kenapa kami tiba-tiba disuruh pindah ke MMTC? Sementara, MMTC itu berada di wilayah Deliserdang,” kata salah seorang pedagang yang berdiri di atas mobil pikup

Sebab, kata pedagang, jika mereka direlokasi ke MMTC, sudah barang tentu Pemko Medan kehilangan pendapatan asli daerahnya (PAD).

“Inikan jelas permainan. Kalau tau bakal rugi PAD-nya diambil Deliserdang, kenapa kami dipindahkan kesana? Lalu, biaya di lokasi baru inikan jelas merugikan kami,” kata pedagang.

Rifai Siregar, salah satu pedagang kain yang tokonya ludes terbakar di Pasar Aksara meminta kepolisian segera mengumumkan hasil investigasi terkait penyebab pasti kebakaran Pasar Aksara. Sebab, kata Rifai, Tim Labfor pernah menyebut hasil investigasi akan keluar dua minggu setelah penyelidikan.

“Hasil investigasi yang dilakukan oleh kepolisian harus diumumkan ke publik. Sehingga, penyabab kebakaran di Pasar Aksara diketahui oleh masyarakat luas,” kata Rifai.

Rifai mengatakan, kebakaran Pasar Aksara sarat kecurigaan. Sebab, api yang semula kecil tiba-tiba bisa melahap dua bangunan sekaligus, yakni Pasar Aksara dan Plaza Ramayana Aksara.

Terkait itu, Ketua P3TSUUrsan Lubis juga mengatakan pihaknya akan mengadukan hal ini kepada Presiden Jokowi yang akan mengunjungi Medan dalam waktu dekat ini.

“Kita tidak ditanggapi Walikota Medan maka kita akan langsung mengadu ke Bapak Presiden. Kita akan temui di bandara, biar beliau tahu nasib pedagang di Medan ini,” katanya kesal.

Pedagang Pasar Aksara melakukan aksi demo setelah mereka kehilangan tempat berjualan akibat kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu.Dalam peristiwa kebakaran itu 700 pedagang kehilangan tempat berjualan yang berlokasi di lantai I dan II gedung Pasar Aksara.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...