Selasa, 28 Maret 2017 | 03.26 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kompak..! Para Jenderal Ini Sholat Berjamaah

Kompak..! Para Jenderal Ini Sholat Berjamaah

Reporter : Rakisa | Selasa, 26 Juli 2016 - 13:14 WIB

IMG-16359

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Kasad Jenderal Mulyono, berbaris sejajar menjalankan ibadah salat Maghrib. Imamnya, KSAL Laksamana Ade Supandi.

Jakarta, kini.co.id – TNI-Polri kini memulai babak baru. Para petinggi kedua institusi tersebut menunjukkannya, saat para jenderal sholat maghrib berjamaah, di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, Senin (25/7//2016).

Para jenderal ini di Bandara Adisucipto menunggu Presiden Jokowi melantik Akmil dan Akpol di Magelang, Selasa (26/7).

Dalam akun resmi Facebook Humas Polda Metro Jaya, terlihat Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Kasad Jenderal Mulyono, berbaris sejajar menjalankan ibadah salat Maghrib. Imamnya, KSAL Laksamana Ade Supandi.

Foto ini tentu saja mendapat pujian para netizen. Mereka meminta agar kekompokan antara TNI dan Polri terus dijaga.

“Adem hati lihat foto ini”, komentar akun Judith Lubis.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta untuk menghentikan pertikaian antara anggota TNI dengan Polri sehingga pertikaian di masa lalu tidak boleh terulang lagi.

“Tanpa menutup mata, kita masih mendengar berita mengenai pertikaian TNI-Polri. Ke depan ini tidak boleh terjadi lagi, setiap dan harus disudahi,” kata Presiden saat melantik 720 perwira Akademi TNI dan Polri di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/7).

Presiden mengatakan TNI dan Polri merupakan alat terdepan keamanan dan pertahanan NKRI. “TNI-Polri harus bersinergi, berkoordinasi, bersatu, gotong-royong bagi bangsa negara,” kata Presiden seperti dikutip Antara.

Jokowi meminta anggota TNI dan Polri untuk menghilangkan ego sektoral, meningkatkan soliditas dan solidaritas, menjaga kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat.

Jokowi juga berpesan bahwa TNI-Polri harus responsif, peka dan meningkatkan kinerja profesional.

Jokowi juga meminta kritik dari masyarakat harus dapat dijadikan sebagai masukan, perbaikan kinerja dan untuk memperbaiki kualitas institusi, agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis.

“Lakukan tugas dan pelayanan profesional dan prosedural, menjunjung tinggi UU, kode etik profesi dan HAM. Selamat bertugas dan mengabdi pada ibu pertiwi,” kata Jokowi.

Dalam acara pelantikan ini hadir Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriyatna, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 21:22 WIB

Tersangka Ekspolitasi Seksual Online dapat Upah Rp750 ribu

Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan membongkar tindak pidana perdagangan orang secara melalui internet alias online tentang eksploitasi seksual."Tersangka ...
Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut
Nasional - Senin, 27 Maret 2017 - 20:38 WIB

Kalau Saya Bayar, Perusahaan Bangkrut

Direktur PT EK Prima Ekspor (PT EKP) Ramapanicker Rajamohanan Nair, terdakwa suap terhadap Direktorat Penegakan Hukum pada Direktorat Jenderal Pajak ...
Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 20:27 WIB

Delapan Rumah Rusak Parah karena Angin Puyuh

Angin Puyuh dan hujan deras meluluhlantahkan tiga kampung di Desa Girimukti, Kecamatan Cibeber, Cianjur, Jawa Barat. Akibatnya, ratusan rumah mengalami ...
Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia
Peristiwa - Senin, 27 Maret 2017 - 15:41 WIB

Waspada, Sabu Berbentuk Seperti Gula Batu Asal Malaysia

Ada saja akal para pengedar narkoba dalam melancarkan aksinya, mulai dari memasukannya ke dalam makanan sampai mengubah bentuknya. Salah satunya ...
Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 13:12 WIB

Mangkir di Sidang E-KTP, Jaksa Bakal Panggil Paksa Miryam

Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (JPU KPK) merencanakan pemanggilan paksa terhadap Anggota DPR RI fraksi Hanura, Miryam S Haryani ...
Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam
Hukum - Senin, 27 Maret 2017 - 12:25 WIB

Absen di Sidang E-KTP, Jaksa Periksa Surat Sakit Miryam

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku telah melihat surat sakit yang dikirimkan oleh saksi Miryam S Haryani ...