Selasa, 24 Januari 2017 | 06.06 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Kompak..! Para Jenderal Ini Sholat Berjamaah

Kompak..! Para Jenderal Ini Sholat Berjamaah

Reporter : Rakisa | Selasa, 26 Juli 2016 - 13:14 WIB

IMG-16359

Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Kasad Jenderal Mulyono, berbaris sejajar menjalankan ibadah salat Maghrib. Imamnya, KSAL Laksamana Ade Supandi.

Jakarta, kini.co.id – TNI-Polri kini memulai babak baru. Para petinggi kedua institusi tersebut menunjukkannya, saat para jenderal sholat maghrib berjamaah, di Bandara Adisucipto, Yogyakarta, Senin (25/7//2016).

Para jenderal ini di Bandara Adisucipto menunggu Presiden Jokowi melantik Akmil dan Akpol di Magelang, Selasa (26/7).

Dalam akun resmi Facebook Humas Polda Metro Jaya, terlihat Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kasau Marsekal Agus Supriatna, dan Kasad Jenderal Mulyono, berbaris sejajar menjalankan ibadah salat Maghrib. Imamnya, KSAL Laksamana Ade Supandi.

Foto ini tentu saja mendapat pujian para netizen. Mereka meminta agar kekompokan antara TNI dan Polri terus dijaga.

“Adem hati lihat foto ini”, komentar akun Judith Lubis.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo meminta untuk menghentikan pertikaian antara anggota TNI dengan Polri sehingga pertikaian di masa lalu tidak boleh terulang lagi.

“Tanpa menutup mata, kita masih mendengar berita mengenai pertikaian TNI-Polri. Ke depan ini tidak boleh terjadi lagi, setiap dan harus disudahi,” kata Presiden saat melantik 720 perwira Akademi TNI dan Polri di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Selasa (26/7).

Presiden mengatakan TNI dan Polri merupakan alat terdepan keamanan dan pertahanan NKRI. “TNI-Polri harus bersinergi, berkoordinasi, bersatu, gotong-royong bagi bangsa negara,” kata Presiden seperti dikutip Antara.

Jokowi meminta anggota TNI dan Polri untuk menghilangkan ego sektoral, meningkatkan soliditas dan solidaritas, menjaga kemanunggalan TNI-Polri dengan rakyat.

Jokowi juga berpesan bahwa TNI-Polri harus responsif, peka dan meningkatkan kinerja profesional.

Jokowi juga meminta kritik dari masyarakat harus dapat dijadikan sebagai masukan, perbaikan kinerja dan untuk memperbaiki kualitas institusi, agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan strategis.

“Lakukan tugas dan pelayanan profesional dan prosedural, menjunjung tinggi UU, kode etik profesi dan HAM. Selamat bertugas dan mengabdi pada ibu pertiwi,” kata Jokowi.

Dalam acara pelantikan ini hadir Menko Polhukam Luhut Pandjaitan, Seskab Pramono Anung, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Mulyono, Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Agus Supriyatna, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan
Nasional - Selasa, 24 Januari 2017 - 00:08 WIB

Sepasang Suami Istri Ini Berangkat ke Suriah Dari Medan

Tujuh belas orang WNI yang diduga bergabung dengan ISIS dan di deportasi Pemerintah Turki ke Indonesia saat ini masih menjalani ...
Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 22:07 WIB

Habib Rizieq Minta Pemerintah Tarik Peredaran Uang Berlogo Palu Arit

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab mempertanyakan simbol Palu-Arit yang terdapat pada uang pecahan baru Bank Indonesia. ...
Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar
Hukum - Senin, 23 Januari 2017 - 17:24 WIB

Kasus Suap Pengadaan Pesawat, KPK Bakal Panggil Lagi Istri Emirsyah Satar

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK); Febri Diansyah mengatakan penyidik bisa saja kembali memanggil istri mantan Direktur PT Garuda ...
Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:59 WIB

Potensi Jual Beli Jabatan Jelang Pilkada Mencapai Rp9 Triliun

Wakil Direktur MAK, Virgo Sulianto Gohardi mengatakan modus jual beli jabatan seringkali dilakukan pada moment menjelang atau setelah Pilkada."Tujuannya adalah ...
Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun
Politik - Senin, 23 Januari 2017 - 14:57 WIB

Muhammadiyah : Potensi Jual Beli Jabatan ASN Bernilai Rp 44 Triliun

Wakil Direktur Madrasah Anti Korupsi (MAK), Virgo Sulianto Gohardi menduga sekitar 90% dari proses pengisian 21.000 jabatan kepala dinas di ...
Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan
Peristiwa - Senin, 23 Januari 2017 - 14:24 WIB

Jika Habib Rizieq Ditahan, Pelawak Kiwil: Saya Siap Menggantikan

Dukungan terhadap imam besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengalir dari berbagai kalangan, termasuk selebritis.Pelawak Kiwil misalnya, yang ...