Rabu, 28 Juni 2017 | 05.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Presiden Joko Widodo Rombak 13 Kementerian

Presiden Joko Widodo Rombak 13 Kementerian

Reporter : Rakisa | Rabu, 27 Juli 2016 - 13:55 WIB

IMG-16369

Reshuffle Kabinet Kerja Jilid II

Jakarta, kini.co.id – Presiden Joko Widodo merombak 13 Kementerian dalam reshuffel jilid II, Rabu (27/7/2016). Sejumlah nama baru masuk dan ada beberapa nama yang bergeser dari pos kementeriannya semula.

Empat menteri yang digeser dari posisinya semula yakni, Luhut Binsar Pandjaitan yang kini menempati posisi baru sebagai Menteri Koordinator bidang Kemaritiman. Sebelumnya Luhut adalah Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan.

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro digeser menjadi Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. Pejabat Menteri PPN/Kepala Bappenas yang lama, Sofyan Djalil digeser menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang.

Pejabat lain yang digeser adalah Thomas Lembong dari Menteri Perdagangan menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Selain empat nama tersebut, Jokowi mendatangkan muka baru ke Kabinet Kerja. Ada sembilan nama baru yang masuk yakni:

Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan: Wiranto

Menteri Keuangan: Sri Mulyani Indrawati

Menteri Desa dan Daerah Tertinggal: Eko Putro Sandjojo

Menteri Perhubungan: Budi Karya Sumadi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: Muhadjir Effendi

Menteri Perdagangan: Enggartiasto Lukito

Menteri Perdagangan: Airlangga Hartarto

Menteri Energi Sumber Daya Mineral: Chandra Tahar

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Asman Abnur

Dalam pidatonya Jokowi menyatakan, Indonesia harus menjawab segala tantangan nasional untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat.

“Kecepatan adalah bertindak yang langsung dirasakan oleh rakyat, dalam jangka pendek, menengah, dan panjang,” katanya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...