Rabu, 28 Juni 2017 | 05.37 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sri Mulyani Masuk Kabinet, Rupiah Menggeliat

Sri Mulyani Masuk Kabinet, Rupiah Menggeliat

Reporter : Rakisa | Rabu, 27 Juli 2016 - 14:06 WIB

IMG-16371

Sri Mulyani

Jakarta, kini.co.id – Masuknya Sri Muliani ke dalam Kabinet Kerja membuat pasar bereaksi positif. Chief Economist BCA David Sumual mengatakan respon positif para pelaku pasar tercermin dari penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Tercatat hingga pukul 11.30 WIB, rupiah menguat 0,46 persen menjadi Rp13.114 per dolar sejak sesi awal perdagangan hari ini, Rabu (27/7/2016).

Masuknya nama Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota baru Kabinet Kerja, menggeser posisi Bambang P.S. Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan.

“Saya lihat kabar reshuffle tersebut mempengaruhi penguatan kurs rupiah domestik, padahal secara regional nilai kurs negara-negara lagi tidak bagus,” ujar David.

David mengatakan indikasi terpilihnya Sri Mulyani Indrawati sebagai komandan fiskal baru telah dirasakan pelaku pasar sejak kemarin.

Wanita yang kerap disapa Ani itu dianggap mampu membawa Indonesia melaju di tengah gejolak perekonomian dunia.

“Kelihatannya dari pidato kemarin bagaimana pandangan beliau terhadap perekonomian, saya prediksi kembalinya Sri Mulyani ke Kementerian Keuangan akan berkebalikan dari menteri sebelumnya dan akan lebih konservatif,” ujar David.

Wanita terkuat dunia ke-23 versi Majalah Forbes beberapa tahun lalu itu dinilai bakal mampu membawa pasar keuangan Indonesia ke arah yang positif.

Dari sisi pengalaman, menurut David, pelaku pasar sudah sangat mengenal rekam jejak wanita sebelumnya juga pernah menduduki kursi Menteri Keuangan. Sehingga tidak perlu lagi diragukan dalam mengelola APBN.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq
Hukum - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:38 WIB

Pertemuan GNPF-MUI dengan Presiden Tak Pengaruhi Kasus Habib Rizieq

Polda Metro Jaya menyatakan pertemuan antara GNPF-MUI dengan Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, tidak lantas mempengaruhi penanganan kasus yang menjerat ...
Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 23:00 WIB

Presidium MRI Bantah Fitnah Tommy Winata Soal Pertemuan GNPF MUI-Presiden

Ketua Presidium Musyawarah Rakyat Indonesia (MRI) Yudi Syamhudi Suyuti membantah dirinya memfitnah Tommy Winata dan Artha Graha Perduli (AGP) terkait ...
ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen
Ekonomi - Selasa, 27 Juni 2017 - 22:09 WIB

ASDP Catat Jumlah Penyebrangan Jawa ke Sumatera Naik 12,4 Persen

PT Angkutan Sungai Danau dan Penyebrangan (ASDP) Indonesia Ferry (Persero) mencatat selama arus mudik, total angkutan yang disebrangkan dari Jawa ...
GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?
Politik - Selasa, 27 Juni 2017 - 19:27 WIB

GNPF-MUI- Alumni 212 Pecah Kongsi ?

Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI dan Presidium Alumni 212 diduga pecah kongsi paska tim GNPF-MUI melakukan pertemuan dengan Presiden ...
KH Bachtiar Nasir:  Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:46 WIB

KH Bachtiar Nasir: Tak Ada Pembahasan Khusus Saat Bertemu Presiden

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir, mengaku tidak tak ada pembahasan khusus yang dibicarakan pihaknya saat bertemu dengan Presiden Jokowi pada, ...
GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden
Peristiwa - Selasa, 27 Juni 2017 - 15:20 WIB

GNPF-MUI Bantah Ngemis Bertemu Presiden

Berbagai tudingan miring terhadap langkah GNPF-MUI mulai dari mengemis, masuk angin hingga ada udang dibalik batu yang menggelar pertemuan dengan ...