Rabu, 18 Januari 2017 | 00.09 WIB
KiniNEWS>Nasional>Ekonomi>Sri Mulyani Masuk Kabinet, Rupiah Menggeliat

Sri Mulyani Masuk Kabinet, Rupiah Menggeliat

Reporter : Rakisa | Rabu, 27 Juli 2016 - 14:06 WIB

IMG-16371

Sri Mulyani

Jakarta, kini.co.id – Masuknya Sri Muliani ke dalam Kabinet Kerja membuat pasar bereaksi positif. Chief Economist BCA David Sumual mengatakan respon positif para pelaku pasar tercermin dari penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Tercatat hingga pukul 11.30 WIB, rupiah menguat 0,46 persen menjadi Rp13.114 per dolar sejak sesi awal perdagangan hari ini, Rabu (27/7/2016).

Masuknya nama Sri Mulyani Indrawati sebagai anggota baru Kabinet Kerja, menggeser posisi Bambang P.S. Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan.

“Saya lihat kabar reshuffle tersebut mempengaruhi penguatan kurs rupiah domestik, padahal secara regional nilai kurs negara-negara lagi tidak bagus,” ujar David.

David mengatakan indikasi terpilihnya Sri Mulyani Indrawati sebagai komandan fiskal baru telah dirasakan pelaku pasar sejak kemarin.

Wanita yang kerap disapa Ani itu dianggap mampu membawa Indonesia melaju di tengah gejolak perekonomian dunia.

“Kelihatannya dari pidato kemarin bagaimana pandangan beliau terhadap perekonomian, saya prediksi kembalinya Sri Mulyani ke Kementerian Keuangan akan berkebalikan dari menteri sebelumnya dan akan lebih konservatif,” ujar David.

Wanita terkuat dunia ke-23 versi Majalah Forbes beberapa tahun lalu itu dinilai bakal mampu membawa pasar keuangan Indonesia ke arah yang positif.

Dari sisi pengalaman, menurut David, pelaku pasar sudah sangat mengenal rekam jejak wanita sebelumnya juga pernah menduduki kursi Menteri Keuangan. Sehingga tidak perlu lagi diragukan dalam mengelola APBN.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...