Jumat, 21 Juli 2017 | 13.36 WIB
KiniNEWS>Nasional>Nasional>Budi Karya Sumadi, Dari Waduk Pluit Hingga Menteri Perhubungan

Budi Karya Sumadi, Dari Waduk Pluit Hingga Menteri Perhubungan

Reporter : Rakisa | Rabu, 27 Juli 2016 - 16:07 WIB

IMG-16381

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi

Jakarta, kini.co.id – Dirut PT Angkasa Pura II (AP II), Budi Karya Sumadi akhirnya menggantikan Ignasius Jonan sebagai Menteri Perhubungan, dalam reshuffle jilid II Kabinet Kerja di bawah kepemimpinan Joko Widodo – Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pria kelahiran Palembang pada 18 Desember 1956 ini merupakan alumni Teknik Arsitektur Universitas Gajah Mada. Dia dikenal sebagai profesional yang bertangan dingin dalam memimpin sebuah perusahaan.

Salah satu karya Budi Karya adalah kawasan Bintaro yang sukses menjadi “Kota Baru” penyangga Jakarta.

Kiprahnya bersinar sejak memimpin Badan usaha Milik Daerah (BUMD) di Ibukota, yakni PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Jakarta Propertindo (Jakpro).

Budi Karya berhasil membawa Semasa di perusahaan pengembangan PT Pembangunan Jaya Ancol,go publik. Bahkan Taman Impian Jaya Ancol salah satu usaha dari PT Pembangunan Jaya Ancol menjadi salah satu tempat wisata terbesar di Indonesia. Wahana hiburan itu mampu menyedot wisatawan berkunjung ke Indonesia.

Sembilan tahun memimpin PT Pembangunan Jaya Ancol, tahun 2013 Budi mendapat tugas dari Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo untuk melakukan revitalisasi Waduk Pluit dan membangun sejumlah rumah susun untuk menampung warga Jakarta yang terkena relokasi di sekitar pinggiran Waduk Pluit.

Keberhasilannya merevitalisasi Waduk Pluit menjadi perhatian Joko Widodo.

Nama Budi Karya Sumadi sudah lama disebut masuk dalam daftar calon menteri. Sebelumnya, ia dikabarkan akan masuk dalam Kabinet Kerja sebagai Menteri Perumahan Rakyat, karena menjadi sosok penting dari revitalisasi taman kota waduk Pluit dan waduk Ria-Rio, penyelesaian rusunawa di Marunda, serta proyek Electronic Road Pricing (ERP).

Namun, saat itu Presiden Joko Widodo membutuhkan tangan dinginnya untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni, PT AP II. Dia mengemban tanggungjawab dalam perluasan kawasan Bandara Soekarno Hatta.

Kini, Budi Karya Sumadi kembali berada di lingkaran Joko Widodo.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...