Rabu, 24 Januari 2018 | 06.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Dalam Semalam 2 Kerusuhan Besar Terjadi di Sumut

Dalam Semalam 2 Kerusuhan Besar Terjadi di Sumut

Di Tanah Karo 2 Warga Tewas Tertembak

Sabtu, 30 Juli 2016 - 13:11 WIB

IMG-16431

Rusuh di Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo-Istimewa

Kabanjahe, kini.co.id – Begitu mudahnya emosi warga di Sumatera Utara tersulut. Hanya dalam semalam, dua kerusuhan besar di Provinsi Sumut, yakni di Kota Tanjung Balai dan Kabupaten Tanah Karo.

Di Kabupaten Tanah Karo, rusuh berawal dari upaya pihak pengembang membongkar pagar di laha relokasi Mandiri Tapan-II, Desa Lingga, Kecamatan Simpang Empan, Jumat (29/7/2016) pukul 12.30 WIB.

Verawenta br Surbakti selaku pihak pengembang, dengan menggunakan alat berat berupaya membongkar pagar berukuran 4 meter x 150 meter.

Pukul 14.30 WIB, datang Sekretaris Desa Lingga, BerLotta Sinulingga, bersama warga memprotes tindakan pembongkaran yang dilakukan oleh pengembang. Sebab pagar yang dibongkar diklaim masyarakat sebagai jalan pemotongan menuju Desa Lingga.

Karena permintaan tidak dipenuhi, puluhan masyarakat yang didominasi kaum ibu dan lelaki itu pun melakukan pemblokiran jalan umum tepatnya di depan tenda pos polisi yang mengakibatkan Jalan Kabanjahe, Kecamatan Simpang Empat mengalami macet total.

Selain itu, warga sekitar pun berniat untuk kembali melakukan pemagaran kembali usai pembongkaran yang dilakukan pihak pengembang.

Setelah menunggu lama dan tidak adanya kejelasan dari pihak pengembang mengenai pembongkaran pagar itu, secara spontan warga langsung komplain dan terjadi pengerusakan terhadap alat berat Merek Hitachi dan pembakaran tenda pos polisi, yang dibangun untuk mengantisipasi bentrok antara pengembang, masyarakat pengungsi, Desa Gurukinayan, Desa Berastepu, kontra dengan masyarakat Desa Lingga yang dilakukan masyarakat Desa Lingga.

Mendapat informasi bentrok dan pembakaran tenda pos polisi sedikitnya 200 personil dari Polres Tanah Karo, langsung turun ke lokasi kejadian untuk menenangkan warga dan menyelidiki penyebab bentrok warga yang berujung pengerusakan dan pembakaran tersebut.

Alhasil, dari bentrokan tersebut petugas terpaksa mengamankan lima orang warga yang diketahui bernama Eddi Sitepu, James Sinulingga, Nahason Sinuraya, Modal Sinulingga, dan Sugiarto Meilala, ke Satreskrim Polres Tanah Karo untuk dilakukan pemeriksaan.

Masyarakat yang mengetahui adanya lima warga yang diamankan pihak kepolisian saat bentrokan, beramai-ramai mendatangi Polres Tanah Karo, Jalan Veteran Kabanjahe. Karena kesal dengan sikap aparat kepolisian masyarakat yang sudah berada di depan Mako melempari Polres dengan batu.

Melihat situasi semakin tidak kondusif petugas pun kemudian memberikan tembakan peringatan dan tembakan gas air mata agar masyarakat membubarkan diri. Dalam keributan dikabarkan dua warga ditemukan tewas terkena tembakan.

warga yang tewas ditembak polisi bernama, Ganefo Tarigan (40), sementara seorang korban lagi belum teridentifikasi. Keduanya tertembak, di depan Makam Pahlawan tepatnya bersebelahan dengan Polres Tanah Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Kabupaten Tanah Karo Jumat (29/7) malam.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Rina Sari Ginting mengaku pihaknya elum bisa memastikan mengenai adanya dua masyarakat yang tewas. Menurutnya, hingga saat ini, laporan dari Polres Tanah Karo hanya 1 orang yang tewas.

“Jenazah sudah dievakuasi. Saat ini kasusnya masih diselidiki”, jelas Rina.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah
Politik - Selasa, 23 Januari 2018 - 21:48 WIB

Hanura sepakat islah, Wiranto: OSO Ketua Umum yang sah

Ketua Dewan Pembina sekaligus pendiri Partai Hanura, Jenderal (Purn) Wiranto, menyatakan bahwa Oesman Sapta Odang (OSO) sebagai Ketua Umum Partai ...
Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:50 WIB

Made Oka Masagung Sering Lupa, KPK: Tak Ada Gunanya

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan tidak ada gunanya saksi mengatakan lupa padahal sebenarnya tidak lupa."Sebab untuk ...
Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:33 WIB

Akankah KPK Gugurkan Praperadilan Fredrich Yunadi?

Pasca menetapkan Fredrich Yunadi sebagai tersangka merintangi penyidikan perkara e-KTP, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara intens melakukan serangkaian kegiatan. Misalnya ...
KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP
Hukum - Selasa, 23 Januari 2018 - 20:29 WIB

KPK Belum Lihat Novanto Akui Kesalahannya di Kasus e-KTP

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan sejauh ini pihaknya belum melihat Setya Novanto mengakui perbuatannya di kasus ...
Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:30 WIB

Dampak gempa Banten, puluhan bangunan di Sukabumi rusak

Pascagempa yang terjadi di Lebak, Banten dengan kekuatan 6,4 Skala Richter (SR) Selasa, (23/1) sekitar pukul 13.34 WIB, sejumlah bangunan ...
Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa
Peristiwa - Selasa, 23 Januari 2018 - 19:24 WIB

Ratusan rumah di Lebak rusak terdampak gempa

Gempa tektonik berkekuatan 6,1 Skala Richter (SR) mengguncang Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (23/1) siang, menghancurkan sebanyak 311 unit rumah tersebar ...