Senin, 23 April 2018 | 03.19 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

Sabtu, 30 Juli 2016 - 15:02 WIB

IMG-16434

Ketua FKUB Sumatera Utara, H Maratua Simanjuntak

Medan, kini.co.id – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sumut, meminta seluruh umat beragama wajib tenang dan tidak terprovokasi, pascakerusuhan, di Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016).

“Semua pemuka agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) sudah langsung berkoordinasi pascakerusuhan Tanjungbalai yang menyebabkan sejumlah vihara dibakar dan dirusak”,ujar Ketua FKUB Sumatera Utara Martua Simanjuntak di Medan, Sabtu (30/7/2016).

Laporan awal, ujar Martua, kerusuhan itu bukan bernuansa SARA, melainkan keberatan seorang warga soal suara adzan.

Keberatan itu sebelumnya sudah dibicarakan pada Jumat, 29 Juli usai Shalat Isya atau sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah warga yang keberatan dan dibicarakan sampai ke kantor polsek setempat.

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB terjadi amuk massa yang disebutkan berasal dari warga sekitar kawasan tersebut.

“FKUB meminta semua umat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus itu oleh pihak yang berwenang,” ucapnya.

Maratua menegaskan, selama ini kerukunan umat beragama di Tanjungbalai cukup bagus sehingga kasus ini semestinya cepat ditangani agar tidak meluas.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tanjungbalai telah aman dan terkendali.

“Berdasarkan keadaan lapangan, situasi sudah terkendali dan massa tidak lagi bergerombol,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Sahyu Gunawan.

Meski demikian, polisi dan tentara masih disiagakan di vihara dan klenteng di Tanjungbalai untuk pengamanan dan mencegah kerusuhan susulan.

“Kita ingin Tanjungbalai kondusif dan terkendali. Semua pihak diimbau untuk menahan diri”,katanya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...