Minggu, 25 Februari 2018 | 22.38 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

Sabtu, 30 Juli 2016 - 15:02 WIB

IMG-16434

Ketua FKUB Sumatera Utara, H Maratua Simanjuntak

Medan, kini.co.id – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sumut, meminta seluruh umat beragama wajib tenang dan tidak terprovokasi, pascakerusuhan, di Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016).

“Semua pemuka agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) sudah langsung berkoordinasi pascakerusuhan Tanjungbalai yang menyebabkan sejumlah vihara dibakar dan dirusak”,ujar Ketua FKUB Sumatera Utara Martua Simanjuntak di Medan, Sabtu (30/7/2016).

Laporan awal, ujar Martua, kerusuhan itu bukan bernuansa SARA, melainkan keberatan seorang warga soal suara adzan.

Keberatan itu sebelumnya sudah dibicarakan pada Jumat, 29 Juli usai Shalat Isya atau sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah warga yang keberatan dan dibicarakan sampai ke kantor polsek setempat.

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB terjadi amuk massa yang disebutkan berasal dari warga sekitar kawasan tersebut.

“FKUB meminta semua umat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus itu oleh pihak yang berwenang,” ucapnya.

Maratua menegaskan, selama ini kerukunan umat beragama di Tanjungbalai cukup bagus sehingga kasus ini semestinya cepat ditangani agar tidak meluas.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tanjungbalai telah aman dan terkendali.

“Berdasarkan keadaan lapangan, situasi sudah terkendali dan massa tidak lagi bergerombol,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Sahyu Gunawan.

Meski demikian, polisi dan tentara masih disiagakan di vihara dan klenteng di Tanjungbalai untuk pengamanan dan mencegah kerusuhan susulan.

“Kita ingin Tanjungbalai kondusif dan terkendali. Semua pihak diimbau untuk menahan diri”,katanya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut
Hukum - Minggu, 25 Februari 2018 - 19:26 WIB

Bawaslu berhentikan sementara Ketua Panwaslu Garut

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberhentikan sementara Ketua Panwaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri yang terjerat OTT Satgas Anti Money Politik ...
Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:58 WIB

Banjir landa sejumlah wilayah di pulau Jawa

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana Sutopo Purwo Nugroho mengatakan banjir melanda sejumlah daerah di ...
Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi
Peristiwa - Sabtu, 24 Februari 2018 - 20:51 WIB

Jalur kereta Cirebon-Tegal sudah bisa dilintasi

Petak jalan rel kereta api di kilometer 185 + 500 sampai dengan 186 + 600 (Stasiun Tanjung - Stasiun Losari  ...
Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi
Politik - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:25 WIB

Puan sebut PDI-P kantongi cawapres pendamping Jokowi

Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Puan Maharani mengatakan partainya telah mengantongi kriteria dan nama-nama calon wakil ...
Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun
Ekonomi - Sabtu, 24 Februari 2018 - 17:19 WIB

Bangun infrastruktur, Angkasa Pura I gelontorkan Rp18,8 triliun

PT Angkasa Pura I (Persero) di 2018 akan menginvestasikan Rp18,8 triliun untuk membangun sejumlah infrastruktur bandar udara untuk perbaikan dan ...
PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU
Hukum - Sabtu, 24 Februari 2018 - 14:17 WIB

PBB Tak Lolos, Yusril Kekeuh Polisikan Komisioner KPU

Tak terima partainya tak lolos verifikasi, Ketua Umum DPP Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Izha Mahendra kekeuh akan menyeret seluruh ...