Senin, 26 Juni 2017 | 00.11 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

FKUB Sumut: Rusuh di Tanjungbalai, Umat Beragama Jangan Terprovokasi

Sabtu, 30 Juli 2016 - 15:02 WIB

IMG-16434

Ketua FKUB Sumatera Utara, H Maratua Simanjuntak

Medan, kini.co.id – Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Sumut, meminta seluruh umat beragama wajib tenang dan tidak terprovokasi, pascakerusuhan, di Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016).

“Semua pemuka agama yang tergabung dalam FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama) sudah langsung berkoordinasi pascakerusuhan Tanjungbalai yang menyebabkan sejumlah vihara dibakar dan dirusak”,ujar Ketua FKUB Sumatera Utara Martua Simanjuntak di Medan, Sabtu (30/7/2016).

Laporan awal, ujar Martua, kerusuhan itu bukan bernuansa SARA, melainkan keberatan seorang warga soal suara adzan.

Keberatan itu sebelumnya sudah dibicarakan pada Jumat, 29 Juli usai Shalat Isya atau sekitar pukul 20.00 WIB, di rumah warga yang keberatan dan dibicarakan sampai ke kantor polsek setempat.

Namun, sekitar pukul 23.00 WIB terjadi amuk massa yang disebutkan berasal dari warga sekitar kawasan tersebut.

“FKUB meminta semua umat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kasus itu oleh pihak yang berwenang,” ucapnya.

Maratua menegaskan, selama ini kerukunan umat beragama di Tanjungbalai cukup bagus sehingga kasus ini semestinya cepat ditangani agar tidak meluas.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di Kota Tanjungbalai telah aman dan terkendali.

“Berdasarkan keadaan lapangan, situasi sudah terkendali dan massa tidak lagi bergerombol,” kata Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Sahyu Gunawan.

Meski demikian, polisi dan tentara masih disiagakan di vihara dan klenteng di Tanjungbalai untuk pengamanan dan mencegah kerusuhan susulan.

“Kita ingin Tanjungbalai kondusif dan terkendali. Semua pihak diimbau untuk menahan diri”,katanya.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...
Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:32 WIB

Ini Poin-poin Hasil Pertemuan Jokowi dengan GNPF-MUI

Tim GNPF-MUI menggelar pertemuan dengan Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/6). Pertemuan Presiden dengan GNPF MUI cukup mendadak ...
Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut
Nasional - Minggu, 25 Juni 2017 - 21:37 WIB

Polisi Geledah Percetakan Logo IS usai Penyerangan Mapolda Sumut

Paska insiden penyerangan yang dilakukan Hendra dan Sawaludin Pakhpahan, yang diduga merupakan pendukung Islamic State terhadap anggota polisi di ...
Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 20:59 WIB

Dua Orang Pelaku Diduga Pendukung IS Serang Anggota Polda Sumut

Dua orang pelaku yang diduga merupakan pendukung Islamic State , melakukan penyerangan terhadap dua anggota Polda Sumatera Utara yang tengah ...
Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 11:01 WIB

Ketua GNPF-MUI: Berislamlah Secara Kaffah, Jangan Berikan yang Sisa

Ketua GNPF-MUI, KH Bachtiar Nasir dalam khutbah Idul Fitri 1438 Hijriyah di Masjid Al-Azhar, Jakarta Selatan, Minggu (25/6) menyebutkan ...