Selasa, 28 Februari 2017 | 21.42 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Sabtu, 30 Juli 2016 - 23:20 WIB

IMG-16439

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Jakarta, kini.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Drs. Raden Budi Winarso untuk sementara tinggal di Kota Tanjungbalai, menyusul pembakaran dua vihara dan 8 kelenteng di “Kota Kerang” tersebut.

Selain itu, Tito juga meminta Kapolda Sumut segera mengusut tuntas kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai dan kerusuhan lain di Kabupaten Karo.

Terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalau, Tito langsung turun ke Medan untuk melakukan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara di Polda Sumut, Sabtu (30/7/2016).

“Kapolda untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai,” ungkap Tito, Sabtu (30/7/2016).(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Meliana dan Tujuh Penjara Masih Diperiksa Polisi)

Tito mengatakan kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai merupakan masalah individu yang hodup bertetangga. Tito menegaskan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi umatberagama harus dipertahankan.

“Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi, karena ini persoalan individu. Juga hendaknya berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini. Ini persoalan antarindividu yang bertetangga,” ujarnya.

Sebelumnya, Tito mengatakan beberapa cara dilakukan agar kerusuhan tidak meluas dan situasi kondusif terjaga.

Pertama, ia telah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Polda Sumut dan meminta mereka menjaga situasi aman dan tidak menyebar di wilayah lainnya.

Kedua, dalam hal penegakan hukum telah dilakukan dengan menangkap 7 orang.

“Ketiga, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Raden Budi Winarso untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai dan memimpin langsung pengaman di lokasi dengan memperkuat pasukan Brimob yang dibantu pasukan TNI,” tutupnya.

Sebelumnya, kerusuhan massa terjadi di Tanjungbalai Sumatera Utara pada Sabtu (30/7) dinihari.

Sekelompok massa merusak sejumlah vihara, klenteng dan bangunan yayasan sosial, bahkan delapan unit mobil juga dibakar.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 17:41 WIB

Rontok Turap Beton Kali Bekasi karena Konstruksi Bangunan

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bekasi, Dicky Irawan menyebutkan pihanya ...
TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman
Nasional - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:44 WIB

TNI Siapkan Pengamanan VVIP untuk Raja Salman

Tentara Nasional Indonesia (TNI) menggelar Apel Gabungan Pengamanan Very-Very Important Person (VVIP) kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi Salman bin Abdul ...
TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:24 WIB

TPPU Bambang Irianto, KPK Periksa Anak dan Istri Walikota Madiun

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Walikota Madiun, Bambang Irianto. Dalam mengusut ...
Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:22 WIB

Rampung Diperiksa KPK, Penyuap Emirsyah Satar Irit Bicara

Pendiri PT Mugi Rekso Abadi (MRA), Soetikno Soedarjo rampung diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa, (28/2/2017).Soetikno yang diperiksa sejak ...
Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…
Ekonomi - Selasa, 28 Februari 2017 - 16:18 WIB

Luhut Tegaskan Rakyat Papua Dapat Jatah Saham Freeport, Tapi…

Polemik perusahaan tambang di Papua, Freeport masih terus berlangsung.Masalah semakin melebar ketika Freeport berkeras ingin menentang peraturan pemerintah Indonesia. Dan ...
Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok
Hukum - Selasa, 28 Februari 2017 - 15:32 WIB

Ini Tanggapan Habib Rizieq Soal Permintaan Maaf Ahok

Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab hadir di sidang ke-12 dugaan penistaan agama sebagai ahli agama, Selasa (28/2/2017).Rizieq pun mengaku ...