Selasa, 16 Januari 2018 | 23.49 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Sabtu, 30 Juli 2016 - 23:20 WIB

IMG-16439

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Jakarta, kini.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Drs. Raden Budi Winarso untuk sementara tinggal di Kota Tanjungbalai, menyusul pembakaran dua vihara dan 8 kelenteng di “Kota Kerang” tersebut.

Selain itu, Tito juga meminta Kapolda Sumut segera mengusut tuntas kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai dan kerusuhan lain di Kabupaten Karo.

Terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalau, Tito langsung turun ke Medan untuk melakukan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara di Polda Sumut, Sabtu (30/7/2016).

“Kapolda untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai,” ungkap Tito, Sabtu (30/7/2016).(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Meliana dan Tujuh Penjara Masih Diperiksa Polisi)

Tito mengatakan kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai merupakan masalah individu yang hodup bertetangga. Tito menegaskan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi umatberagama harus dipertahankan.

“Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi, karena ini persoalan individu. Juga hendaknya berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini. Ini persoalan antarindividu yang bertetangga,” ujarnya.

Sebelumnya, Tito mengatakan beberapa cara dilakukan agar kerusuhan tidak meluas dan situasi kondusif terjaga.

Pertama, ia telah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Polda Sumut dan meminta mereka menjaga situasi aman dan tidak menyebar di wilayah lainnya.

Kedua, dalam hal penegakan hukum telah dilakukan dengan menangkap 7 orang.

“Ketiga, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Raden Budi Winarso untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai dan memimpin langsung pengaman di lokasi dengan memperkuat pasukan Brimob yang dibantu pasukan TNI,” tutupnya.

Sebelumnya, kerusuhan massa terjadi di Tanjungbalai Sumatera Utara pada Sabtu (30/7) dinihari.

Sekelompok massa merusak sejumlah vihara, klenteng dan bangunan yayasan sosial, bahkan delapan unit mobil juga dibakar.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 21:39 WIB

KPK sita tas mewah hingga mobil milik Rita Widyasari

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Kutai Kertanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari yang diduga berasal dari hasil ...
Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 19:43 WIB

Oso: Kalau Wiranto mau jadi ketua lagi saya kasihkan

Ketua Umum DPP Partai Hanura Oesman Sapta Odang (Oso) mengaku tidak masalah jika Ketua Dewan Pembina Partai Hanura Wiranto ingin ...
Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak
Hukum - Selasa, 16 Januari 2018 - 17:36 WIB

Polri keluarkan 13 aturan untuk anggotanya di Pilkada serentak

Mabes Polri menegaskan jika 10 orang anggota Polri yang ikut maju dalam Pilkada serentak masih berstatus polisi hingga penetapan pasangan ...
JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan
Politik - Selasa, 16 Januari 2018 - 16:14 WIB

JK Sebut Prabowo Tak Minta Mahar Ketika Sodorkan Anies Baswedan

Pernyataan La Nyalla terkait mahar politik yang diminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto menuai banyak reaksi di masyarakat.Sebagaian masyarakat tak menyangka ...
Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani
Ekonomi - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:16 WIB

Zulhas: Sebentar Lagi Panen Raya, Impor Beras Akan Rugikan Petani

Zulkifli Hasan Selaku Ketua MPR RI mengkritisi rencana pemerintah yang akan mengimport beras dari Vietnam dan Thailand. Ia juga menyapaikan ...
12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS
Peristiwa - Selasa, 16 Januari 2018 - 15:13 WIB

12 Pasien Korban Ambruknya Gedung BEI Sudah Dibolehkan Pulang dari RS

Dua belas pasien korban ambruknya selasar Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit (RS)."Kedua belas ...