Jumat, 21 Juli 2017 | 13.35 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Vihara Dibakar, Kapolri Perintahkan Kapolda Tinggal di Tanjungbalai

Sabtu, 30 Juli 2016 - 23:20 WIB

IMG-16439

Kapolri Jenderal Tito Karnavian

Jakarta, kini.co.id – Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian memerintahkan Kapolda Sumatera Utara (Kapolda Sumut), Irjen Pol Drs. Raden Budi Winarso untuk sementara tinggal di Kota Tanjungbalai, menyusul pembakaran dua vihara dan 8 kelenteng di “Kota Kerang” tersebut.

Selain itu, Tito juga meminta Kapolda Sumut segera mengusut tuntas kerusuhan bernuansa SARA di Tanjungbalai dan kerusuhan lain di Kabupaten Karo.

Terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalau, Tito langsung turun ke Medan untuk melakukan pertemuan dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sumatera Utara di Polda Sumut, Sabtu (30/7/2016).

“Kapolda untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai,” ungkap Tito, Sabtu (30/7/2016).(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Meliana dan Tujuh Penjara Masih Diperiksa Polisi)

Tito mengatakan kerusuhan yang terjadi di Tanjungbalai merupakan masalah individu yang hodup bertetangga. Tito menegaskan Sumatera Utara sebagai tempat toleransi umatberagama harus dipertahankan.

“Masyarakat diharapkan tidak terprovokasi, karena ini persoalan individu. Juga hendaknya berpikiran jernih dalam menyikapi masalah ini. Ini persoalan antarindividu yang bertetangga,” ujarnya.

Sebelumnya, Tito mengatakan beberapa cara dilakukan agar kerusuhan tidak meluas dan situasi kondusif terjaga.

Pertama, ia telah melakukan pertemuan dengan sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Polda Sumut dan meminta mereka menjaga situasi aman dan tidak menyebar di wilayah lainnya.

Kedua, dalam hal penegakan hukum telah dilakukan dengan menangkap 7 orang.

“Ketiga, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Raden Budi Winarso untuk sementara waktu akan tinggal di Tanjungbalai dan memimpin langsung pengaman di lokasi dengan memperkuat pasukan Brimob yang dibantu pasukan TNI,” tutupnya.

Sebelumnya, kerusuhan massa terjadi di Tanjungbalai Sumatera Utara pada Sabtu (30/7) dinihari.

Sekelompok massa merusak sejumlah vihara, klenteng dan bangunan yayasan sosial, bahkan delapan unit mobil juga dibakar.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial
Ekonomi - Jumat, 21 Juli 2017 - 13:21 WIB

Bos OJK Pangkas Deputi dan Kurangi Kegiatan Seremonial

Mulai lakukan efisiensi, Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso akan mengurangi jumlah deputi di bawah dewan komisioner.Hal ini bertujuan untuk ...
100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:32 WIB

100 Hari, Penyidik Hanya Dapat Sketsa Wajah Peneror Novel Baswedan

100 hari setelah peristiwa penyiraman air keras terhadap penyidik senior Novel Baswedan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), polisi masih belum berhasil ...
Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:19 WIB

Disebut Bakal Naik Pangkat, Begini Reaksi Irjen Iriawan

Disebut-sebut bakal naik pangkat, mantan Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan mengaku siap melakukan tugas yang lebih berat."Siap. Saya Bhayangkara ...
Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK
Peristiwa - Jumat, 21 Juli 2017 - 12:01 WIB

Tolak Pelemahan, MKKS Muhammadiyah Sambangi KPK

Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Muhammadiyah se-DKI Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang terletak di Jalan Kuningan Persada, ...
RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:38 WIB

RUU Pemilu, Habiburokhman: Om Ganteng dkk Gak Akan Tinggal Diam, Senin ke MK

Partai Gerindra bersama tiga partai lainnya memilih walk out pada sidang paripurna pengambilan keputusan RUU Pemilu.Alasan memilih tidak ikut dalam pengambilan keputusan ...
DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK
Politik - Jumat, 21 Juli 2017 - 10:05 WIB

DPR Sahkan RUU Pemilu, Yusril Akan Uji Materi ke MK

Pakar Hukum Tata Negara Yusril Ihza Mahendra menyatakan akan melakukan uji materi terkait Undang-Undang Penyelenggaraan Pemilu yang baru saja disetujui ...