Senin, 24 April 2017 | 12.27 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime

Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime

Reporter : Rakisa | Minggu, 31 Juli 2016 - 21:42 WIB

IMG-16457

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar

Jakarta, kini.co.id – Polisi menurunkan Tim Cyber Crime untuk mem‎buru penyebar informasi provokatif melalui media sosial (medsos), terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang menyebabkan rusaknya rumah, dua vihara dan delapan kelenteng, pada Sabtu (30/7/2016), dinihari.

“Pelaku menyebarkan berita provokatifnya lewat Facebook ya, kita terus selidiki siapa yang punya akunnya”,kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Menurutnya, butuh Tim Cyber Crime untuk mengetahui, apakah akun infromasi provokatif itu, satu orang atau lebih.(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Kapolri Lacak Penyebar Isu Provokasi)

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, insiden kerusuhan yang berujung pembakaran dan perusakan sejumlah rumah ibadah di Tanjung Balai akibat adanya provokasi yang tersebar secara viral di media sosial.

Usai meninjau lokasi kerusuhan di Tanjung Balai, Tito menjelaskan kerusuhan awalnya terjadi karena kesalahpahaman antartetangga yang dipicu pengeras suara dari salah satu masjid di sana.

Saat pihak yamg bertikai sedang didamaikan, tiba-tiba massa bergerak untuk melakukan perusakan karena mendapatkan informasi bersifat provokatif melalui media sosial.

“Nah, saat di polsek beredarlah pesan di media sosial yang berbau provokatif. Kemudian warga ramai secara sporadis melakukan aski kekerasan, ‎khususnya pembakaran di ada tiga rumah kalau tidak salah, kemudian ada kendaraan,” papar Tito.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...