Rabu, 18 Januari 2017 | 00.04 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime

Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime

Reporter : Rakisa | Minggu, 31 Juli 2016 - 21:42 WIB

IMG-16457

Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar

Jakarta, kini.co.id – Polisi menurunkan Tim Cyber Crime untuk mem‎buru penyebar informasi provokatif melalui media sosial (medsos), terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang menyebabkan rusaknya rumah, dua vihara dan delapan kelenteng, pada Sabtu (30/7/2016), dinihari.

“Pelaku menyebarkan berita provokatifnya lewat Facebook ya, kita terus selidiki siapa yang punya akunnya”,kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Menurutnya, butuh Tim Cyber Crime untuk mengetahui, apakah akun infromasi provokatif itu, satu orang atau lebih.(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Kapolri Lacak Penyebar Isu Provokasi)

Sebelumnya Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyebutkan, insiden kerusuhan yang berujung pembakaran dan perusakan sejumlah rumah ibadah di Tanjung Balai akibat adanya provokasi yang tersebar secara viral di media sosial.

Usai meninjau lokasi kerusuhan di Tanjung Balai, Tito menjelaskan kerusuhan awalnya terjadi karena kesalahpahaman antartetangga yang dipicu pengeras suara dari salah satu masjid di sana.

Saat pihak yamg bertikai sedang didamaikan, tiba-tiba massa bergerak untuk melakukan perusakan karena mendapatkan informasi bersifat provokatif melalui media sosial.

“Nah, saat di polsek beredarlah pesan di media sosial yang berbau provokatif. Kemudian warga ramai secara sporadis melakukan aski kekerasan, ‎khususnya pembakaran di ada tiga rumah kalau tidak salah, kemudian ada kendaraan,” papar Tito.

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi
Hukum - Selasa, 17 Januari 2017 - 23:40 WIB

Tak Hanya Sebagai Pembina GMBI, Kapolda Jabar Mengaku membina 35 Orgnisasi

Kapolda Jabar, Irjen Anton Charliyan secara gentle mengakui dirinya memang sebagai pembina ormas Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI). Tak hanya ...
PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:17 WIB

PLN Diduga Lakukan Pemerasan kepada Warga Bekasi Utara

Achmad Sugandi (53) warga perumahan Taman Wisma Asri RT 006 RW 014, Kelurahan Teluk pucung, Kecamatan Bekasi Utara, mengaku ...
Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 22:13 WIB

Anggaran Besar jadi Alat Kampanye Walikota Bekasi

Praktisi Politik dan Pemilhan kepala daerah, Jiwang Jiputro, menduga program kartu sakti berbasis Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang diluncurkan oleh ...
Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:43 WIB

Komisi III Akan Panggil Kapolri Terkait Aduan FPI

Komisi III DPR berjanji akan menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan pimpinan Front Pembela Islam terkait dugaan penyalahgunaan jabatan yang dilakukan Kapolda ...
Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III
Peristiwa - Selasa, 17 Januari 2017 - 21:21 WIB

Habib Rizieq Beberkan Insiden Bandung kepada Komisi III

Pimpinan GNPF-MUI dan FPI mengadukan beberapa persoalan kepada Komisi III DPR yang akhir-akhir mencuat, salah satunya terkait insiden penyerangan yang ...
Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami
Nasional - Selasa, 17 Januari 2017 - 20:56 WIB

Gempa 5,6 SR di Sabang tak Berpotensi Tsunami

Laman www.bmkg.go.id menyebutkan gempa bumi mengguncang Aceh dan Sabang. Goncangan sekuat 5,6 SR itu tak berpotensi tsunami. Bunyi dalam pernyataan ...