Senin, 23 April 2018 | 03.22 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Senin, 1 Agustus 2016 - 03:29 WIB

IMG-16462

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan

Tanjungbalai, kini.co.id – Kepala Polres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan mengungkapan, ada dua akun di Facebook yang terindikasi melakukan hate speech (ujaran kebencian), terkait rusuh massa, yang menyebabkan terbakarnya vihara dan kelenteng di Kota Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016) malam.

“Team Cyber Crime Subdit 2 dipimpin oleh AKBP Dedy K sejak tadi malam sudah bergabung dalam penanganan kerusuhan Tanjungbalai. Tim juga berkoordinasi dengan Reskrim Umum dan Intel baik Polda dan Polres untuk mendapat informasi dan data awal”,katanya, Minggu (31/7/2016) malam.

Hasil sementara, lanjutnya, ada dua akun Facebook yang diduga kuat melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sejumlah akun lainnya masih dalam penyelidikan.

“Adapun proses selanjutnya adalah mengcapture pemilik akun Facebook yang diduga melakukan hate speech (ujaran kebencian). Selain meng-capture semua akun Facebook yang memberi comment menyangkut hate speech, kemudian melakukan profiling dan mengidentifikasi setiap pemilik akun Facebook terkait hate speech SARA”,jelasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku, Polisi menurunkan Tim Cyber Crime untuk mem‎buru penyebar informasi provokatif melalui media sosial (medsos), terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang menyebabkan rusaknya rumah, dua vihara dan delapan kelenteng.(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime)

“Pelaku menyebarkan berita provokatifnya lewat Facebook ya, kita terus selidiki siapa yang punya akunnya”,kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Menurutnya, butuh Tim Cyber Crime untuk mengetahui, apakah akun infromasi provokatif itu, satu orang atau lebih

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 18:22 WIB

KPK Tahan Tujuh Tersangka Kasus Suap DPRD Malang

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan tujuh tersangka kasus dugaan korupsi Malang, Jawa Timur.Ketujuh orang yang dimaksud antara lain enam ...
Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK
Peristiwa - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:47 WIB

Arief Hidayat kembali dilantik jadi hakim MK

Presiden Jokowi kembali melantik Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat sebagai hakim konstitusi untuk periode kedua, masa bakti 2018-2023. Arief mengucapkan sumpahnya ...
Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:28 WIB

Bahas RKP 2019, DPD berharap program pemerintah tepat sasaran

Dewan Perwakilan Daerah (DPD) melihat masih banyak kebijakan pembangunan di daerah yang tidak tepat sasaran. Untuk itu, diharapkan pemerintah dapat ...
PKS siapkan sembilan nama untuk  kalahkan Jokowi di Pilpres 2019
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 17:18 WIB

PKS siapkan sembilan nama untuk kalahkan Jokowi di Pilpres 2019

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menyatakan ada sembilan nama yang siap ditawarkan untuk posisi calon presiden atau calon ...
Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau
Politik - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:56 WIB

Awasi Pemilu 2019, Bawaslu Mulai Buka Pendaftaran Pemantau

Tahapan pelaksaan Pemilu legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sudah mulai berjalan. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pun mulai membuka ...
Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir
Hukum - Selasa, 27 Maret 2018 - 16:48 WIB

Tiga Kandidat Deputi Penindakan Jalani Tes Akhir

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengantongi nama-nama calon Deputi Penindakan usai ditinggal Inspektur Heru Winarko yang diangkat Presiden Joko Widodo ...