Minggu, 22 Oktober 2017 | 00.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Senin, 1 Agustus 2016 - 03:29 WIB

IMG-16462

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan

Tanjungbalai, kini.co.id – Kepala Polres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan mengungkapan, ada dua akun di Facebook yang terindikasi melakukan hate speech (ujaran kebencian), terkait rusuh massa, yang menyebabkan terbakarnya vihara dan kelenteng di Kota Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016) malam.

“Team Cyber Crime Subdit 2 dipimpin oleh AKBP Dedy K sejak tadi malam sudah bergabung dalam penanganan kerusuhan Tanjungbalai. Tim juga berkoordinasi dengan Reskrim Umum dan Intel baik Polda dan Polres untuk mendapat informasi dan data awal”,katanya, Minggu (31/7/2016) malam.

Hasil sementara, lanjutnya, ada dua akun Facebook yang diduga kuat melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sejumlah akun lainnya masih dalam penyelidikan.

“Adapun proses selanjutnya adalah mengcapture pemilik akun Facebook yang diduga melakukan hate speech (ujaran kebencian). Selain meng-capture semua akun Facebook yang memberi comment menyangkut hate speech, kemudian melakukan profiling dan mengidentifikasi setiap pemilik akun Facebook terkait hate speech SARA”,jelasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku, Polisi menurunkan Tim Cyber Crime untuk mem‎buru penyebar informasi provokatif melalui media sosial (medsos), terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang menyebabkan rusaknya rumah, dua vihara dan delapan kelenteng.(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime)

“Pelaku menyebarkan berita provokatifnya lewat Facebook ya, kita terus selidiki siapa yang punya akunnya”,kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Menurutnya, butuh Tim Cyber Crime untuk mengetahui, apakah akun infromasi provokatif itu, satu orang atau lebih

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 15:05 WIB

Mangkir Sidang e-KTP, Setya Novanto ke Cirebon

Mangkir sidang perkara kasus dugaan KTP elektronik (e-KTP), Ketua DPR RI Setya Novanto diketahui pergi ke Cirebon untuk menghadiri Haul ...
Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan
Politik - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 13:31 WIB

Dua persoalan di RUU Penyiaran Yang Masih Diperdebatkan

Rancangan Undang-undang (RUU) tentang Penyiaran masih terus dibahas DPR. Kini, tersisa dua hal yang masih menjadi perdebatan. Pertama, perdebatan mengenai ...
Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK
Peristiwa - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 10:19 WIB

Dua belas mahasiswa ditangkap pada aksi 3 tahun Jokowi-JK

Aksi unjukrasa mahasiswa dalam rangka evaluasi 3 tahun Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla, yang digelar sejak Jumat (20/10) siang kemarin, hingga larut ...
Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda
Pendidikan - Sabtu, 21 Oktober 2017 - 09:50 WIB

Rumah Tiba-tiba Bau Durian, Cek Tabung Elpiji Anda

Jika tercium aroma durian tiba-tiba di rumah, Anda sebaiknya pergi ke dapur untuk memeriksa tabung Elpiji Anda.Sebab, bisa jadi elpiji ...
Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah
Hukum - Jumat, 20 Oktober 2017 - 21:50 WIB

Lima tahun Andi Narogong mampu beli 23 mobil mewah

Andi Agustinus alias Andi Narogong sering gonta-ganti mobil mewah. Selama kurun waktu lima tahun dari 2012-2027, terdakwa kasus e-KTP ini ...
Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika
Ekonomi - Jumat, 20 Oktober 2017 - 19:41 WIB

Jokowi rayu Emir Qatar investasi di KEK Mandalika

Presiden Jokowi menawarkan KEK Mandalika kepada Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani. KEK Mandalika merupakan bagian dari 12 ...