Senin, 26 Juni 2017 | 17.32 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Rusuh di Tanjungbalai: 2 Akun Facebook Lakukan Hate Speech

Senin, 1 Agustus 2016 - 03:29 WIB

IMG-16462

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan

Tanjungbalai, kini.co.id – Kepala Polres Tanjungbalai AKBP Ayep Wahyu Gunawan mengungkapan, ada dua akun di Facebook yang terindikasi melakukan hate speech (ujaran kebencian), terkait rusuh massa, yang menyebabkan terbakarnya vihara dan kelenteng di Kota Tanjungbalai, Jumat (29/7/2016) malam.

“Team Cyber Crime Subdit 2 dipimpin oleh AKBP Dedy K sejak tadi malam sudah bergabung dalam penanganan kerusuhan Tanjungbalai. Tim juga berkoordinasi dengan Reskrim Umum dan Intel baik Polda dan Polres untuk mendapat informasi dan data awal”,katanya, Minggu (31/7/2016) malam.

Hasil sementara, lanjutnya, ada dua akun Facebook yang diduga kuat melanggar Undang Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE). Sejumlah akun lainnya masih dalam penyelidikan.

“Adapun proses selanjutnya adalah mengcapture pemilik akun Facebook yang diduga melakukan hate speech (ujaran kebencian). Selain meng-capture semua akun Facebook yang memberi comment menyangkut hate speech, kemudian melakukan profiling dan mengidentifikasi setiap pemilik akun Facebook terkait hate speech SARA”,jelasnya.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar mengaku, Polisi menurunkan Tim Cyber Crime untuk mem‎buru penyebar informasi provokatif melalui media sosial (medsos), terkait kerusuhan di Kota Tanjungbalai yang menyebabkan rusaknya rumah, dua vihara dan delapan kelenteng.(baca juga:Rusuh di Tanjungbalai: Polri Turunkan Tim Cyber Crime)

“Pelaku menyebarkan berita provokatifnya lewat Facebook ya, kita terus selidiki siapa yang punya akunnya”,kata Kadiv Humas Polri Irjen Boy Rafli Amar di Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu (31/7/2016).

Menurutnya, butuh Tim Cyber Crime untuk mengetahui, apakah akun infromasi provokatif itu, satu orang atau lebih

Editor: Andi

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Penyerangan Mapolda Sumut, IPW  Imbau Polri Lebih Siaga
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 17:00 WIB

Penyerangan Mapolda Sumut, IPW Imbau Polri Lebih Siaga

Jajaran Polri diminta agar lebih bersiaga menyusul serangan yang dilakukan oleh dua orang yang diduga pendukung Islamic State di ...
Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 14:25 WIB

Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi 30 Juni

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik Lebaran 1438 Hijriah di gerbang tol (GT) Cikarang Utama terjadi pada H+4 atau ...
Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 12:47 WIB

Hari Kedua Lebaran, Jumlah Kendaraan Melintas Tol Cipali Naik 20 Persen

Jumlah kendaraaan yang melintasi Tol Cikopo-Palimanan di Gerbang Tol Palimanan Utama hingga Senin (26/6) pagi mengalami kenaikan 20,5%. Kendaraan mudik ...
Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus
Peristiwa - Senin, 26 Juni 2017 - 10:13 WIB

Lima Orang Terkait Penyerangan Mapolda Sumut Diringkus

Polisi menangkap lima orang yang diduga terkait penyerangan pos jaga Mapolda Sumut yang terjadi pada Minggu (25/6). Dari kelima pelaku, ...
Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 23:02 WIB

Pemerintah Dukung Polri Tindak Pelaku Penyerangan di Sumut

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pemerintah mendukung aparat kepolisian untuk menindak pelaku penyerangan di Mapolda Sumatera Utara, Minggu (25/6) dini ...
GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran
Peristiwa - Minggu, 25 Juni 2017 - 22:46 WIB

GNPF-MUI Berharap Hubungan Dengan Pemerintah Cair Pasca Lebaran

Pengurus GNPF-MUI berharap agar hubungannya dengan pemerintah dapat mencair usai Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah."Kami diterima Presiden dalam rangka ...