Senin, 24 April 2017 | 12.21 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Rabu, 3 Agustus 2016 - 13:38 WIB

IMG-16489

Ketua DPR, Ade Komarudin

Jakarta, kini.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komaruddin (Akom) menegaskan, dirinya secara total tidak akan menyetujui terkait permintaan tebusan (uang) yang diminta oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf untuk membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandranya.

Menurut Akom, Negara Indonesia telah telah dipermainkan oleh kelompok radikal yang tidak sah tersebut.

“Saya sudah sampaikan. Saya tidak menghendaki Abu Sayyaf dalam tanda petik manjakan, negeri ini dimainkan oleh Abu Sayyaf, menurut saya,” ujar Akom, Rabu (03/08/2016).

Lebih lanjut Akom menerangkan bahwa Indonesia tidak boleh menuruti kehendaknya meskipun Indonesia telah menjadi sasaran empuk oleh mereka. Hal ini dikarenakan kelompok tersebut bekerja tanpa berdasarkan ideologi yang jelas.

“Masa negeri ini kalah oleh satu orang Abu Sayyaf. Pokoknya pemerintah harus ambil tindakan,” jelasnya.

Bagi Akom hal ini sangat memalukan, jika pada akhirnya Indonesia memilih untuk menebus para Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Charles 001 itu.

“Saya tidak rekomendasikan itu, negeri ini kok terkucil amat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok Abu Sayyaf menyandra ABK Tugboat Charles 001 sejak 21 Juni 2016, lalu.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:42 WIB

Berikut Nama-Nama Korban Kecelakaan Beruntun di Puncak Bogor

Unit Lakalantas Polres Bogor Kabupaten, mengkonfirmasi data nama-nama korban meninggal dunia dan luka berat dalam kecelakaan beruntun yang terjadi di ...
Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas
Peristiwa - Sabtu, 22 April 2017 - 21:22 WIB

Tabrakan Beruntun 12 Kendaraan di Puncak, Bogor, 3 Tewas

Kecelakaan maut yang melibatkan 12 kendaaran terjadi di Jl Raya Puncak, tepatnya di tanjakan Selarong, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, Sabtu ...
Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:41 WIB

Tak Jadi Potong Kuping, Haji Lulung Potong Kambing

Kuping dan hidung milik Abraham Lunggana alias Haji Lulung terselamatkan. Karena tidak jadi dipotong, pasalnya Basuki Purnama alias Ahok terbukti ...
KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 17:02 WIB

KPK Perlu Selidiki Kasus Novel Baswedan

Sejumlah Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan KPK perlu melakukan penyelidikan sendiri ...
Menolak Forum Khilafah Internasional
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:18 WIB

Menolak Forum Khilafah Internasional

Rencana Forum Khilafah Internasional yang akan diselenggarakan oleh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), Minggu (23/4) besok mendapatakan penolakan dari salah satu ...
Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh
Nasional - Sabtu, 22 April 2017 - 15:01 WIB

Penistaan Agama oleh Ahok tak Boleh Dianggap Remeh

Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin menyatakan persoalan kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bukan ...