Rabu, 17 Oktober 2018 | 11.18 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Rabu, 3 Augu 2016 - 13:38 WIB

IMG-16489

Ketua DPR, Ade Komarudin

Jakarta, kini.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komaruddin (Akom) menegaskan, dirinya secara total tidak akan menyetujui terkait permintaan tebusan (uang) yang diminta oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf untuk membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandranya.

Menurut Akom, Negara Indonesia telah telah dipermainkan oleh kelompok radikal yang tidak sah tersebut.

“Saya sudah sampaikan. Saya tidak menghendaki Abu Sayyaf dalam tanda petik manjakan, negeri ini dimainkan oleh Abu Sayyaf, menurut saya,” ujar Akom, Rabu (03/08/2016).

Lebih lanjut Akom menerangkan bahwa Indonesia tidak boleh menuruti kehendaknya meskipun Indonesia telah menjadi sasaran empuk oleh mereka. Hal ini dikarenakan kelompok tersebut bekerja tanpa berdasarkan ideologi yang jelas.

“Masa negeri ini kalah oleh satu orang Abu Sayyaf. Pokoknya pemerintah harus ambil tindakan,” jelasnya.

Bagi Akom hal ini sangat memalukan, jika pada akhirnya Indonesia memilih untuk menebus para Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Charles 001 itu.

“Saya tidak rekomendasikan itu, negeri ini kok terkucil amat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok Abu Sayyaf menyandra ABK Tugboat Charles 001 sejak 21 Juni 2016, lalu.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Peristiwa - Rabu, 17 Oktober 2018 - 11:12 WIB

Polisi Sebut Tersangka Tak Bermaksud Tembak Kaca DPR

Peristiwa penembakan kaca kantor DPR RI sempat menghebohkan publik. Netizen pun bertanya apakah ada maksud pembunuhan atau penembakan misterius di ...
Nasional - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:52 WIB

Sidang IPU 139 Jenewa, Jazuli: 36 Negara Tolak Pelegalan LGBT

Anggota Komisi I DPR RI, Jazuli Juwaini menyebut dalam sidang Inter-Parliamentary Union (IPU) 139 di Jenewa sebanyak 36 negara yang ...
Hukum - Rabu, 17 Oktober 2018 - 09:15 WIB

Berkasus Lagi, KPK Pertimbangkan Tuntutan Hukuman Maksimal terhadap Billy Sindoro

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mempertimbangkan tuntutan hukuman maksimal kepada Bos Lippo Group, Billy Sindoro. Hal ini ...
- Selasa, 16 Oktober 2018 - 20:05 WIB

KPK sebut Bupati Bekasi tak sampaikan sedang hamil

Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (Jubir KPK), Febri Diansyah mengatakan bahwa selama menjalani pemeriksaan Bupati Bekasi non-aktif, Neneng Hasnah Yasin tidak ...
Peristiwa - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:59 WIB

Ternyata penembak gedung DPR lulus sertifikasi menembak

KETUA Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Bambang Soesatyo menuturkan bahwa terduga penembak peluru nyasar yang mengenai ruang kerja anggota DPR pada ...
Hukum - Selasa, 16 Oktober 2018 - 19:24 WIB

Meikarta, mengejar mimpi beralas upeti

OPERASI tangkap tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap sejumlah pejabat di Kabupaten Bekasi, berbuntut pada penetapan tersangka ...