Sabtu, 24 Juni 2017 | 05.33 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Akom Tegaskan Tolak Bayar Tebusan Abu Sayyaf Untuk Bebaskan WNI

Rabu, 3 Agustus 2016 - 13:38 WIB

IMG-16489

Ketua DPR, Ade Komarudin

Jakarta, kini.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Ade Komaruddin (Akom) menegaskan, dirinya secara total tidak akan menyetujui terkait permintaan tebusan (uang) yang diminta oleh kelompok bersenjata Abu Sayyaf untuk membebaskan Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandranya.

Menurut Akom, Negara Indonesia telah telah dipermainkan oleh kelompok radikal yang tidak sah tersebut.

“Saya sudah sampaikan. Saya tidak menghendaki Abu Sayyaf dalam tanda petik manjakan, negeri ini dimainkan oleh Abu Sayyaf, menurut saya,” ujar Akom, Rabu (03/08/2016).

Lebih lanjut Akom menerangkan bahwa Indonesia tidak boleh menuruti kehendaknya meskipun Indonesia telah menjadi sasaran empuk oleh mereka. Hal ini dikarenakan kelompok tersebut bekerja tanpa berdasarkan ideologi yang jelas.

“Masa negeri ini kalah oleh satu orang Abu Sayyaf. Pokoknya pemerintah harus ambil tindakan,” jelasnya.

Bagi Akom hal ini sangat memalukan, jika pada akhirnya Indonesia memilih untuk menebus para Anak Buah Kapal (ABK) tugboat Charles 001 itu.

“Saya tidak rekomendasikan itu, negeri ini kok terkucil amat,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kelompok Abu Sayyaf menyandra ABK Tugboat Charles 001 sejak 21 Juni 2016, lalu.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup
Ekonomi - Sabtu, 24 Juni 2017 - 04:43 WIB

Gagal Diakusisi, Seluruh Gerai 7-Eleven Resmi Tutup

PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memastikan tidak mengakuisisi semua gerai 7-eleven (sevel) yang dimiliki oleh PT Modern Sevel Indonesia, ...
Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa
Hukum - Jumat, 23 Juni 2017 - 21:42 WIB

Harry Tanoe Tersangka, Ini Kalimat SMS yang Dikirimkan ke Jaksa

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo resmi ditetapkan sebagai tersangka lantaran SMS yang dikirimkan kepada jaksa Yulianto diduga mengandung unsur ancaman. ...
Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina
Politik - Jumat, 23 Juni 2017 - 20:41 WIB

Dari Rakyat Indonesia untuk Palestina

Ribuan massa dari Voice of Palestine, Garda Suci Merah Putih dan Solidaritas Muslimin Indonesia untuk Al-Quds mendatangi Kedutaan Besar Amerika ...
Jalanan Jakarta Mulai Lengang
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 17:18 WIB

Jalanan Jakarta Mulai Lengang

Ibukota Jakarta tak lagi sesumpek biasanya. Setiap tahun menjelang Lebaran, puluhan bahkan ratusan ribu orang pergi menuju kampung halaman untuk berkumpul ...
Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun
Nasional - Jumat, 23 Juni 2017 - 16:36 WIB

Wakapolri: Ramadhan Angka Kriminalitas Menurun

Polisi menyebutkan selama Ramadhan, angka kriminalitas cukup mengalami penurunan hingga antara 20 sampai 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Termasuk arus ...
Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik
Peristiwa - Jumat, 23 Juni 2017 - 10:56 WIB

Melalui Twitter, Presiden Jokowi Ucapkan Selamat Mudik

Presiden Jokowi yang direncakan merayakan Hari Raya Idul Fitri 1438 Hijriyah di Jakarta turut mengucapkan selamat mudik kepada masyarakat ...