Senin, 11 Desember 2017 | 09.12 WIB
KiniNEWS>Nasional>Hukum>Komisi III: TNI dan BNN Lebih Baik Klarifikasi Terlebih Dahulu

Komisi III: TNI dan BNN Lebih Baik Klarifikasi Terlebih Dahulu

Rabu, 3 Agustus 2016 - 17:05 WIB

IMG-16493

Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar.

Jakarta, kini.co.id – Anggota Komisi III DPR RI, Teuku Taufiqulhadi, mengatakan ada baiknya TNI, Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) tak meresponnya dengan menempuh melalui jalur hukum.

Hal ini diungkapkan terkait testimoni gembong Narkoba, Ferddy Budiman “Cerita Busuk Seorang Bandit” yang di unggah oleh Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Haris Azhar.

“Tapi pada tingkat awal ini, baiknya polisi tidak terlalu cepat memproses dalam kaitan langkah hukum,” ujar Teuku saat dihubungi, Rabu (3/8/2016).

Lebih lanjut Apabila Taufiqulhadi mengatakan, jika ketiga instansi tersebut terburu-buru memproses postingan testimoni Freddy Budiman itu sebagai pencemaran nama baik, bisa dikawatirkan akan menjadi boomerang bagi mereka di mata masyarakat.

“Terburu-buru memprosesnya sebagai kasus pencemaran nama baik, itu tidak akan menyelesaikan persoalan. Publik akan menafsirkan yang bukan- bukan,” jelasnya.

Dia juga menambahkan jika langkah yang diambil untuk klarifikasi, itu lebih baik untuk mencari fakta dukungan yang lebih jauh. paska tiga instansi tersebut disebut terlibat dalam peredaran narkoba di Indonesia dalam testimoni yang di unggah Haris tersebut.

“Tapi jika situasi klarifikasi tadi juga mendapatkan fakta dukungan lebih jauh, maka tentu saja kami peisilahkan polisi dan BNN untuk mengambil jalan lain,” pungkasnya.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Nasional Terkini Lainnya
Indonesia emas, siapa tahu?
Secangkir Kopi - Senin, 11 Desember 2017 - 08:47 WIB

Indonesia emas, siapa tahu?

Tolonglah saya. Bantu berikan pencerahan kepada saya: siapa yang pertama kali mencetuskan istilah 'Indonesia Emas 2045'? Kalau lembaga, lembaga yang ...
Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara
Peristiwa - Senin, 11 Desember 2017 - 06:52 WIB

Panglima Hadi ajak media ikut jaga kedaulatan negara

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahyanto mengajak media massa baik televisi, cetak maupun online agar bersama-sama ikut menjaga kedaulatan dan ...
Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan
Politik - Minggu, 10 Desember 2017 - 23:25 WIB

Zulkifli prihatin munculnya “kesalahpahaman” ancam persatuan

Ketua MPR Zulkifli Hasan mengaku prihatin dengan munculnya fenomena "kesalahpahaman" yang dapat dikhawatirkan merusak persatuan bangsa saat ini.Demikian hal ...
YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi
Ekonomi - Minggu, 10 Desember 2017 - 22:49 WIB

YLKI minta pemerintah perketat penyaluran gas elpiji bersubsidi

Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi menduga kelangkaan gas elpiji tiga kilogram yang terjadi di beberapa ...
Ngopi bareng Panglima TNI di udara
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:20 WIB

Ngopi bareng Panglima TNI di udara

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto punya cara tersendiri mengawali masa jabatan bersama awak media. Melalui kegiatan bertajuk 'Ngopi Bareng di ...
Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman
Peristiwa - Minggu, 10 Desember 2017 - 16:00 WIB

Panglima TNI bertekad lanjutkan perjuangan panglima besar Soedirman

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan bertekadnya untuk meneruskan perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman dengan membangun angkatan perang yang ...